Bapak Timotiwu dan peserta ZoA Yth.

>From: "Timotiwu" <[EMAIL PROTECTED]> 
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>CC: <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: Re: Tanggapan Dr. Abdul Hadi
>Date: Monday, 5 February 2001 21:50:45 +0900
>
>Maaf mungkin saya terlambat masuk kediskusi biotek pertanian ini.
>Saya tertarik dengan pemanfaatan mikroorganisma sebagai salah satu
>bagian dari bioteknologi.  Secara umum apa yang dijelaskan P. Hadi
>mengenai bakteri methanogen yang dapat mentransfer methan dari tanah
>ke atmosfer.  Ada hal yang saya ingin tanyakan yaitu bagaimana mekanisme
>terjadinya
>interaksi antara padi sawah dan bakteri methanogen tersebut?. Apakah

Ada beberapa kata kunci yang harus kita fahami terlebih dahulu berhubungan 
dengan matan (CH4); (1) 'emisi' dan (2) 'produksi/formasi' dan (3) 
oksidasi/konsumsi.  Emisi adalah perpindahan CH4 menuju atmosphere 
dan merupakan selisih anatara laju produksi dan laju konsumsi. Sedang 
produksi adalah proses pembentukannya CH4 didalam tanah atau media 
lain (e.g., pencernaan hewan rumen, tumpukan sampah etc.). Sedang 
oksidasi adalah proses perombakan CH4 menjadi senyawa lain. 
 
Produksi CH4 terjadi melalui reduksi CO2 di dalam tubuh bacteri methanogens.
Methanogens juga mampu mereduksi methanol, asam format, asam asetat,
methylamine, methylfurfural dll. Uraian detail tentang proses biokimia 
produksi CH4 bisa didapatkan di Zeikus, J.G.  1977, The biology of 
methanogenic bacteria, Bacteriological Reviews, 41 (2), 514-541 dan 
Revee et al., 1997.

Tanaman padi berperan dalam mensuplai substrat (berupa CO2 dan asam-
asam organic pembentuk asam acetat etc) kepada methanogens dan menjadi 
sarana transportasi CH4 dari tanah ke atmosphere.

Metan di dalam tubuh tanaman diangkut melalui aerinchima; jaringan 
khusus yang dimiliki umumnya oleh vegetasi lahan basah.  Metan yang 
berada sekitas akar masuk ke dalam akar dan didnding sel cortex dengan 
proses didifusi akibat perbedaan konsentrasi gas di zone perakaran 
dan lysigenous intercellular spaces di dalam akar.  Metan kemudian 
diangkut ke batang melalui lysigenous intercellular spaces dan aerenchyma.


Sebelum mencapai atmosfir, sebagian CH4 dikonsumsi pada lapisan 
oksidasi tanah. Konsumsi metan dalam tanah terjadi melalui reaksi 
oksidasi oleh sekelompok mikro organisma yang disebut methanotrophs.


Penelitian menunjukkan bahwa tanaman menyumbang lebih dari 90% dari 
emisi CH4 dari tanah sawah.

>pernah diteliti pengaruhnya terhadap tanaman padi sendiri?

Pada tanah sawah, asam-asam organic (seperti acetat) akan terbentuk 
dan pada konsentrasi tinggi akan meracun bagi tanaman padi.  Pada 
kondisi anaerobik methanogens merombak asam-asam organik ini menjadi 
gas CH4 yang dapat ditransfer ke atmosfir.  Pada keadaan aerobik,
asam-asam organik akan dioksidasi menjadi CO2.  Dibanding CH4, CO2 
jauh lebih aman bagi lingkungan.  Karena itu, di negara-negara maju,
petani melakukan intermittent drainage pada periode tertentu, untuk 
mengakselerasi reaksi oksidatif.

>Terimakasih.
>
>Paul


Dr. Abdul Hadi 
IASA - Indonesian Agricultural Sciences Association







Reply via email to