Yth. Peserta ZOA-BIOTEK-2001,

Berikut kami forwardkan diskusi di ruang diskusi website ZOA-BIOTEK,
http://sinergy-forum.net/zoa/ruangdiskusi.html, tentang Bioprospecting,
Biopiracy dan LSM. Diskusi berlangsung antara Ibu Suzanna dan Dr.
Tantono menanggapi makalah Dr. Sugiono Moeljopawiro tentang bioprospecting.


Moderator

Dedy H.B. Wicaksono

===================================================

Tanggapan Ibu Suzanna:
-----------------------

4. "RE: Tanggapan dari Dr. Tantono" 
Posted by suzanna setiawaty  on Feb-10-01, 02:24 PM (GMT)  
Yth. bapak Tantono,
Saya setuju dengan pendapat bapak bahwa masalah utama bioprospecting 
adalah ketidakjelasan peraturan dan siapa yang berhak. Cuma menurut 
saya, tidak benar bahwa LSM menganggap bioprospecting itu sama dengan 
biopiracy. Hanya saja, bioprospecting yang tidak transparan dan adil 
dapat mengarah ke biopiracy. Untuk itu sebaiknya memang pemerintah 
segera membuat peraturan tentang bioprospeksi, supaya ada rambu-rambunya.
Jangan sampai kita kecolongan terus.
salam,

suzanna setiawaty - YPBB
>
>Posted by Tantono Subagyo on 
>Feb-03-01, 01:17 AM (GMT) 
>
>Pak Sugiono yth, 
>Masalah utama bioprospecting adalah tidak jelasnya 
>peraturan dan siapa yang berhak. 
>UU yang berkenaan dengan itupun 
>simpang siur, dari UU No 
>5 th 84 (CBD), Permen 
>Kehutanan, SK 100 LIPI dan 
>sebagainya. Disamping itu masih ada 
>masalah dengan LSM yang cenderung 
>menganggap bahwa bioprospecting identik dengan 
>biopiracy. Contoh yang sukses adalah 
>di Costa Rica dengan INBionya, 
>seharusnya Kehati atau Naturindo berani 
>mempelopori untuk itu dan kita 
>juga harus mulai berpikir soal 
>hukum lingkungan mengenai kerjasama pengelolaan 
>sumber daya hayati dengan negara 
>lain atau dengan swasta. Soal 
>ini rumit karena hukumnya harus 
>dapat dilaksanakan, peraturan seperti di 
>Filipina yang terlalu rumit malah 
>tidak dapat dilaksanakan dan toh 
>akhirnya dicuri juga. Salam, Tantono 
>

 
Jawaban Dr. Tantono:
=====================

Posted by moderator (a.n. Dr. Tantono Subagyo)  on Feb-11-01, 01:
13 AM (GMT)  
From: "Tantono Subagyo" <[EMAIL PROTECTED]> 
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: Bioprospecting, Biopiracy, LSM
Date: Saturday, 10 February 2001 23:02:12 +0700

Salam Sdri Suzanna,
Mungkin saya salah dalam menyampaikannya. Memang ada tiga macam LSM,
ada 
yang sama sekali mengharamkan kerjasama dengan Multi National Corportaion 

dan menganggap bioprospecting = biopiracy, ada yang dapat menerima 
bioprospecting dan adapula yang melaksanakan bioprospecting tersebut. 
Masalah utamanya adalah belum ada peraturan yang baku dan masing-masing 
bertindak sendiri-sendiri. Disamping itu bioprospecting selain pengetahuan 

akan sumber daya alam juga melibatkan faktor hukum dan bisnis dan 
tenaga 
ahli kita di bidang itu belum cukup. Masalah lain sekarang siapa 
yang harus 
buat UU ?. Mengajukan UU cukup mahal >500 juta dan dibebankan ke 
instansi, 
dengan keterbatasan anggaran dewasa ini pihak manapun juga rasanya 
mengelak. 
Maaf, saya katakan sebenarnya disini bahwa rasanya KLH lebih galak 
terhadap tanaman transgenik daripada mengurus tentang regulasi akses, 
demikian juga dengan Dep Kehutanan, sedang pertanian mengeluarkan 
UU PVT 
saja sudah kehabisan nafas?. Salam, Tantono

 







Reply via email to