Pak Marno yth,
Pembuatan UU selama ini ya oleh pemerintah lewat Departemen terkait,
belum ada presedennya pembuatan UU oleh masyarakat profesional, 
Memang bisa juga idenya diajukan oleh masyarakat profesional, tapi 
siapa yang mau mempelopori ?.  Apa ITB mau menggelindingkan ide tersebut,
apa MPI ?, pada pertemuan dengan KEHATI beberapa hari yang lalu 
KEHATI minta Deptan (Deptan diam saja karena nggak punya duwit). 
Ironis ya semua bilang penting tetapi nggak ada yang mau menangani.
Kalau ada organisasi profesi atau Universitas yang bisa dan mau 
menghimpun Deptan, Dephut dan KLH baik sekali.  Salam, Tantono
At Monday, 12 February 2001, you wrote:

>Pak Tantono Yth.
>
>Saya kira dari lingkungan profesional perlu segera mengajukan
>kepada pemerintah, agar mekanisme pembuatan UU yang berkaitan dengan
>hal-hal seperti bioprospecting dan biodiversity serta bioteknologi agar
>diberikan mekanisme spesial, tak perlu mempersulit departemen
>terkait. Memang departemen sebagai salah satu alat negara untuk
>menjalankan pemerintahannya, namun apabila selalu sulit seperti itu
>malahan negara akan jadi mengalami kerugian karena trik pihak luar.
Bukan
>berarti curiga tetapi langkah waspada tetap perlu diterapkan, karena 
untuk
>kepentingan negeri sendiri, kita tak bisa berharap pihak asing
>memperhatikan negeri ini kok saya kira meski ada PBB. Dan memang usaha
>sendiri jauh lebih baik daripada dikasih (dimanjakan) pihak asing.
>
>Penggunaan produk-produk yg menurut hasil studi di LN aman terhadap
>lingkungan juga tidak bisa diterapkan langsung di sini, karena Indonesia
>berada di daerah Tropis, dan katanya
>memiliki ciri ekosistem beragam namun kelimpahan individunya
>sedikit. Berbeda dengan daerah temperata. 
>
>Dengan demikian nampaknya memang amat mendesak bagi pemerintah untuk 
dapat
>menampung aspirasi kaum profesional IPTEK agar keharmonisan lingkungan
>hidup nasional bisa dipertahankan, dan tetap bisa memberi manfaat pada
>generasi-generasi selanjutnya. Dan sampai saat inipun studi biodiversitas
>nasional belum lengkap. Sehingga bila tidak dilakukan pengaturan yang
>baik atas pemaiakain produk-produk biotek, maka kelangkaan beberapa
>species akan segera dihadapi dan itu ongkosnya jauh lebih mahal apabila
>tidak dimulai sekarang. 
>Selain itu pada beberapa species yg belum diketahui kegunaannya,
padahal
>memberikan manfaat besar pada generasi mendatang, terancam hilang
>juga. Inipun dapat memberikan kerugian di masa datang.
>
>-JPN. Sumarno-
>



Salam, Tantono







Reply via email to