Salam,

Sekedar ingin urun rembug.


--- ISBU IM <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Yth.Bpk. Agus Supriyanto
> >Pengomposan tampaknya bersifat sentralistik,
> membutuhkan lahan cukup besar, dan dalam skala
> besar.
> Bila harus dikumpulkan lebih dahulu untuk di
> Indonesia
> akan merupakan perjuangan tersendiri karena harus
> meminta dari masing-masing keluarga di rumah, tukang
> sampah, sampai ke pembuangan akhir untuk konsisten
> membagi sampah menurut jenisnya sehingga tidak
> tercampur materi yang tidak diinginkan atau yang
> berbahaya. 
> >Tidak bisakah dibuat tempat/alat yang kompak bentuk
> dan ukurannya untuk pengomposan sehingga dapat
> dimiliki oleh masing-masing rumah tangga dengan
> begitu
> masalah sudah diatasi dari sumbernya sehingga akan
> dapat banyak dilakukan penghematan. Apalagi lahan
> terbuka saat ini sudah sulit didapat dilingkungan
> perumahan. Saya kira investasi untuk alat tersebut
> akan dapat ditutupi oleh pengeluaran yang harus
> dilakukan bila pengomposan dilakukan secara terpusat
> dari daerah ( barangkali ?)paling tidak kita tidak
> lagi melihat onggokan sampah dipojokan, truk-truk
> sampah dan ceceran atau bau sampah diperjalanan.
> 

Mungkin salah satu sebab harus dipusatkan adalah untuk
memudahkan pembusukan sampah tsb (??). Saya kira bisa
saja pengomposan dilakukan di alat yang kompak,
misalnya di tong khusus. TApi, mungkin dengan proses
yang harus dipercepat. Misal, selain menambahkan
active sludge,juga menambahkan lain-lain organisme yg
dpt mempercepat proses.

Mohon maaf, sekedar ingin urun rembug.

Dedy




__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get personalized email addresses from Yahoo! Mail - only $35 
a year!  http://personal.mail.yahoo.com/

Reply via email to