MANFAAT DONOR DARAH

oleh Ustadz H. M. Haris Damrah

"Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah 
dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya." ( QS Al Maidah ayat 32 )

Darah sangat penting bagi kehidupan manusia. Sebab darah menjadi ukuran 
kesehatan. Pada kejadian-kejadian tertentu, seseorang mengalami kekurangan 
darah. Misalnya, setelah seseorang dioperasi, seseorang yang mengalami 
kecelakaan lalu lintas, seorang penderita DBD ( Demam Berdarah Dengue ) Stadium 
3, dan sebagainya. Orang-orang yang mengalami kejadian tersebut akan sangat 
memerlukan darah. Di saat itulah transfusi darah amat dibutuhkan.

Transfusi Darah

Transfusi darah adalah tindakan medis pemberian darah kepada penderita, yang 
darahnya telah tersedia dalam kemasan yang memenuhi syarat kesehatan dan telah 
melalui pemeriksaan-pemeriksaan dan diberikan secara langsung. Islam tidak 
melarang seorang Muslim atau Muslimah menyumbangkan darahnya untuk tujuan 
kemanusiaan, bukan demi komersialisasi. Dalam hal ini, baik darahnya 
disumbangkan secara langsung kepada orang yang memerlukan transfusi darah, 
misalnya untuk anggota keluarga sendiri, maupun diserahkan kepada Palang Merah 
atau Bank Darah untuk disimpan sewaktu-waktu untuk menolong orang yang 
memerlukan. Penerima darah dan donornya tidak disyaratkan harus sama 
agama/kepercayaan, bangsa / suku bangsanya dan sebagainya. Karena menyumbangkan 
darah dengan ikhlas itu termasuk amal kemanusiaan yang sangat dihargai dan 
dianjurkan oleh Islam. Sebab dapat menyelamatkan jiwa manusia, sesuai dengan 
firman Allah diatas.

Manfaat Donor Darah

Donor darah atau penyumbang darah adalah orang yang secara sukarela memberikan 
darah untuk maksud dan tujuan transfusi darah.Unit Transfusi Darah PMI DKI 
Jakarta atau Bank Darah di rumah sakit-rumah sakit membutuhkan darah yang sehat 
dan aman untuk ditransfusikan pada yang membutuhkannya. Dalam formulir 
pendaftaran donor darah terdapat pertanyaan-pertanyaan yang sangat diperlukan 
untuk mencegah pengambilan darah selama periode "Jendela" dari virus-virus 
tertentu, misalnya Virus AIDS, Hepatitis C. Periode ini dapat berlangsung 
selama 2(tiga) bulan atau lebih. Yang disebut periode "Jendela" ialah ada virus 
di dalam aliran darah, tetapi belum ada antibody virus yang dapat diperiksa 
melalui pemeriksaan darah di laboratorium, dan virus dapat masuk ke dalam darah 
pasien yang menerima darah dalam periode ini. Kelangsungan hidup pasien yang 
menerima darah sangat tergantung pada kejujuran calon donor darah menjawab 
pertanyaan-pertanyaan tersebut.
Pertanyaan-pertanyaan yang diberikan merupakan upaya mencegah sehubungan risiko 
terhadap calon donor darah atau pada calon penerima darah dan juga untuk 
menentukan bagaimana dapat menggunakan darah dari donor darah seefektif 
mungkin. Tidak mungkin memeriksa darah untuk setiap infeksi penyakit, 
pertanyaan-pertanyaan yang diberikan pada formulir pendaftaran merupakan cara 
untuk meyakinkan keselamatan darah yang akan ditransfusikan.
Apabila calon donor darah merasa bahwa ia perlu diperiksa untuk sesuatu sebab 
atau termasuk berisiko tinggi "Jangan Donor Darah". Apabila calon donor darah 
ragu-ragu tentang boleh tidaknya menyumbangkan darahnya, dapat bertanya pada 
petugas atau dapat langsung pulang meninggalkan ruangan. Berdasarkan pengalaman 
para donor yang telah menyumbangkan darahnya, telah banyak manfaat yang mereka 
peroleh setelah menyumbangkan darahnya. Antara lain :

1. Mengetahui golongan darahnya.

2. Mengetahui tekanan darah secara berkala (tiga bulan sekali) pada setiap akan 
menyumbangkan darahnya.

3. Dapat memperbarui darah di tubuhnya, karena telah menyumbangkan darahnya 
sebanyak 350 cc. Kemudian memperoleh darah yang baru pada bulan berikutnya.

4. Dapat tidur nyenyak.

5. Nafsu makan bertambah.

Maha Benar firman Alloh : " Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik 
bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi 
dirimu sendiri ( QS Al Isra ayat 7 )

Marilah kita saling membantu sesama manusia, salah satunya dengan cara 
menyumbangkan darah kita untuk orang yang membutuhkan (donor darah). Janganlah 
kita memelihara kebencian, kedengkian, kemurkaan dan permusuhan yang sering 
menimbulkan pertumpahan darah, sehingga banyak nyawa yang melayang karena 
kehabisan darah.

Bersedekah itu bukan hanya dengan harta saja, namun bisa dengan apa saja yang 
kita miliki, misalnya bersedekah dengan menyumbangkan darah demi untuk menolong 
orang lain.

sumber : Risalah Tabligh Korps Muballigh Jakarta (KMJ) No.43 Jum'at ke-1 Tahun 
XIV, 21 Syawal 1428 H / 2 November 2007


Kirim email ke