kalo yang bengkok berarti mau yah jeng pus.. ixixixi...
*sambil ngelus-ngelus benda pusaka*
  ----- Original Message ----- 
  From: Ayu Puspa Malani 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, May 12, 2009 10:31 AM
  Subject: Bls: ~ aga ~ Re: FW: Rantai Kebaikan


        Hayah....cepet amat sih balik jadi setannya oom....
        kalau lurus yang lain ngga mau ah...dah di gelar kemana2 sih 
wkwkwkwkwkwkwkw

        --- Pada Sel, 12/5/09, Perananta Ginting 
<[email protected]> menulis:


          Dari: Perananta Ginting <[email protected]>
          Topik: ~ aga ~ Re: FW: Rantai Kebaikan
          Kepada: [email protected]
          Tanggal: Selasa, 12 Mei, 2009, 10:21 AM


          Syukur lah kalau ayu senang…

          Mau lihat sisi « lurus » yang lain gak yu?? Nyang ini ga Cuma lurus, 
tapi juga gede dan dasyat…

          Kali aja jadi lebih seneng lagi…



          xi...xi..xi...

          “Back to demon mode on”




----------------------------------------------------------------------

          From: [email protected] [mailto: 
[email protected] ] On Behalf Of Ayu Puspa Malani
          Sent: Tuesday, May 12, 2009 10:06 AM
          To: [email protected]
          Subject: Bls: ~ aga ~ FW: Rantai Kebaikan



                Senang juga mengetahui sisi lurusnya 'oom' PG ^^

                --- Pada Sel, 12/5/09, Perananta Ginting 
<[email protected]> menulis:


                Dari: Perananta Ginting <[email protected]>
                Topik: ~ aga ~ FW: Rantai Kebaikan
                Kepada: [email protected]
                Tanggal: Selasa, 12 Mei, 2009, 9:01 AM



                Mungkin r eka n-r eka n s eka lian sudah pernah menerima dan 
membaca email ini,namun tidak mengapa jika memang saya mengirim kembali agar 
kita sama-sama mengingat dan memperoleh penyegaran dari cerita dibawah ini 
sambil melakukan akivitas kita. mungkin juga dengan membaca cerita ini akan 
bermamfaat bagi kita semua dengan mengambil makna dari cerita ini.  





                                Rantai Kebaikan 

                                    
                                Pada suatu hari seorang pria melihat seorang 
wanita lanjut usia sedang berdiri kebingungan di pinggir jalan. Meskipun hari 
agak gelap, pria itu dapat melihat bahwa sang nyonya sedang membutuhkan 
pertolongan. Maka pria itu menghentikan mobilnya di depan mobil Benz wanita itu 
dan keluar menghampirinya. Mobil Pontiac-nya masih menyala ketika pria itu mend 
eka ti sang nyonya.

                                Meskipun pria itu tersenyum, wanita itu masih 
ketakutan. Tak ada seorangpun berhenti menolongnya selama beberapa jam ini. 
Apakah pria ini akan melukainya? Pria itu kelihatan tak baik. Ia kelihatan 
miskin dan kelaparan.

                                Sang pria dapat melihat bahwa wanita itu 
ketakutan, sementara berdiri di sana kedinginan. Ia mengetahui bagaimana 
perasaan wanita itu. Ketakutan itu membuat sang nyonya tambah kedinginan.

                                Kata pria itu, "Saya di sini untuk menolong 
anda, Nyonya. Masuk ke dalam mobil saja supaya anda merasa hangat! 
Ngomong-ngomong, nama saya Bryan Anderson .."

                                Wah, sebenarn ya ia hanya mengalami ban kempes, 
namun bagi wanita lanjut seperti dia, kejadian itu cukup buruk. Bryan merangkak 
ke bawah bagian sedan, mencari tempat untuk memasang dongkrak. Selama 
mendongkrak itu beberapa kali jari-jarinya membentur tanah. Segera ia dapat 
mengganti ban itu.. Namun akibatnya ia jadi kotor dan tangannya terluka.

                                Ketika pria itu mengencangkan baut-baut roda 
ban, wanita itu menurunkan kaca mobilnya dan mencoba ngobrol dengan pria itu. 
Ia mengatakan kepada pria itu bahwa ia berasal dari St. Louis dan hanya sedang 
lewat di jalan ini. Ia sangat berutang budi atas pertolongan pria itu.

                                Bryan hanya tersenyum ketika ia menutup bagasi 
mobil wanita itu. Sang nyonya menanyakan berapa yang harus ia bayar sebagai 
ungkapan terima kasihnya. Berapapun ju mlahnya tidak menjadi masalah bagi 
wanita kaya itu. Ia sudah membayangkan semua hal mengerikan yang mungkin 
terjadi seandainya pria itu tak menolongnya.
                                Bryan tak pernah berpikir untuk mendapat 
bayaran. Ia menolong orang lain tanpa pamrih. Ia biasa menolong orang yang 
dalam kesulitan, dan Tuhan mengetahui bahwa banyak orang telah menolong dirinya 
pada waktu yang lalu. Ia biasa menjalani kehidupan seperti itu, dan tidak 
pernah ia berbuat hal sebaliknya.

                                Pria itu mengatakan kepada sang nyonya bahwa 
seandainya ia ingin membalas kebaikannya, pada waktu berikutnya wanita itu 
melihat seseorang yang memerlukan bantuan, ia dapat memberikan bantuan yang 
dibutuhkan kepada orang itu, dan Bryan menambahkan, "Dan ingatlah kepada saya."

                                Bryan menunggu sampai wanita itu menyalakan 
mobilnya dan berlalu. Hari itu dingin dan membuat orang depresi, namun pria itu 
merasa nyaman ketika ia pulang ke rumah, menembus kegelapan senja.

                                Beberapa kilometer dari tempat itu sang nyonya 
melihat sebuah kafe kecil. Ia turun dari mobilnya untuk sekedar mencari makanan 
kecil, dan menghangatkan badan sebelum pulang ke rumah. Restoran itu nampak 
agak kotor. Di luar kafe itu ada dua pompa bensin yang sudah tua. Pemandangan 
di sekitar tempat itu sangat asing baginya.

                                Sang pelayan mendatangi wanita itu dan 
membawakan handuk bersih untuk mengelap rambut wanita itu yang basah. Pelayan 
itu tersenyum manis meskipun ia tak dapat menyembunyikan kelelahannya berdiri 
sepanjang hari. Sang nyonya melihat bahwa pelayan wanita itu sedang hamil 
hampir delapan bulan, namun pelayan itu tak membiarkan keadaan dirinya 
mempengaruhi sikap pelayanannya kepada para pelanggan restoran. Wanita lanjut 
itu heran bagaimana pelayan yang tidak punya apa-apa ini dapat memberikan suatu 
pelayanan yang baik kepada orang asing seperti dirinya.
                                Dan wanita lanjut itu ingat kepada Bryan .

                                Setelah wanita itu menyelesaikan makanannya, ia 
membayar dengan uang kertas $ 100. Pelayan wanita itu dengan cepat pergi untuk 
memberi uang kembalian kepada wanita itu. Ketika kembali ke mejanya, sayang s 
eka li wanita itu sudah pergi. Pelayan itu bingung kemana perginya wanita itu.
                                Kemudian ia melihat sesuatu tertulis pada lap 
di meja itu.

                                Ada butiran air mata ketika pelayan itu membaca 
apa yang ditulis wanita itu: "Engkau tidak berutang apa-apa kepada saya.. Saya 
juga pernah ditolong orang. Seseorang yang telah menolong saya, berbuat hal 
yang sama seperti yang saya lakukan. Jika engkau ingin membalas kebaikan saya, 
inilah yang harus engkau lakukan: 'Jangan biarkan rantai kasih ini berhenti 
padamu.'"

                                Di bawah lap itu terdapat empat lembar uang 
kertas $ 100 lagi.

                                Wah, masih ada meja-meja yang harus 
dibersihkan, toples gula yang harus diisi, dan orang-orang yang harus dilayani, 
namun pelayan itu memutuskan untuk melakukannya esok hari saja. Malam itu 
ketika ia pulang ke rumah dan setelah semuanya beres ia naik ke ranjang. Ia 
memikirkan tentang uang itu dan apa yang telah ditulis oleh wanita itu. 
Bagaimana wanita baik hati itu tahu tentang berapa jumlah uang yang ia dan 
suaminya butuhkan? Dengan ke lahiran bayinya bulan depan, sangat sulit 
mendapatkan uang yang cukup.

                                Ia tahu betapa suaminya kuatir tentang keadaan 
mer eka , dan ketika suaminya sudah tertidur di sampingnya, pelayan wanita itu 
memberikan ciuman lembut dan berbisik lembut dan pelan, "Se galanya akan beres. 
Aku mengasihimu, Bryan Anderson!"

                                Ada pepatah lama yang berkata, "Berilah maka 
engkau diberi." Hari ini saya mengirimkan kisah menyentuh ini dan saya harapkan 
anda meneruskannya. Biarkan terang kehidupan kita bersinar. Jangan hapus kisah 
ini, jangan biarkan saja! Kirimkan kepada teman-teman anda! Teman baik itu 
seperti bintang-bintang di langit. Anda tidak selalu dapat melihatnya, namun 
anda tahu mer eka selalu ada.. Tuhan memberkati anda! 
                                 

                                 

                                 

                                 

                                 

                            HAVE A WONDERFUL DAY AHEAD & EVERY DAY!!!
                           

                     
                          



                                                                      




----------------------------------------------------------------

                This e-mail and any files transmitted with it are confidential 
and intended solely for the use of the individual or entity to whom they are 
addressed. If you have received this email by mistake please notify the sender 
by return e-mail and delete this message from your system. Any unauthorized use 
or dissemination of this e-mail in whole or in part is strictly prohibited. PT 
Federal International Finance, which has its seat at North of Jakarta, 
Indonesia, including its affiliated companies, shall not be liable for the 
improper or incomplete transmission of the information contained in this e-mail 
nor for any delay in its receipt or damage to your system. PT Federal 
International Finance (or its affiliated companies) does not guarantee that the 
integrity of this communication has been maintained nor that this communication 
is free of viruses, interceptions or interference.


               




----------------------------------------------------------------------

          Lebih aman saat online. 
          Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan 
untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!</a





       


------------------------------------------------------------------------------
  Apa dia selingkuh? 
  Temukan jawabannya di Yahoo! Answers
  

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke