ahhhhhh males ah kalau peminatnya 'itu' semua...ngga bangga ;p

--- Pada Sel, 12/5/09, Perananta Ginting <[email protected]> 
menulis:

Dari: Perananta Ginting <[email protected]>
Topik: ~ aga ~ Re: FW: Rantai Kebaikan
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 12 Mei, 2009, 10:43 AM




 
 

 

 

 







Harus nya bangga dunk Yu,
artinya banyak peminat nya 

xi…xi…xi.. 

   

   









From:
 [email protected] [mailto:
 [email protected] ] On Behalf Of Ayu Puspa Malani

Sent: Tuesday, May 12, 2009 10:31
AM

To: [email protected]

Subject: Bls: ~ aga ~ Re: FW:
Rantai Kebaikan 



   


 
  
  Hayah....cepet amat sih balik jadi setannya oom....

  kalau lurus yang lain ngga mau ah...dah di gelar kemana2 sih wkwkwkwkwkwkwkw

  

  --- Pada Sel, 12/5/09, Perananta Ginting <[email protected]>
  menulis: 
  

  Dari: Perananta Ginting <[email protected]>

  Topik: ~ aga ~ Re: FW: Rantai Kebaikan

  Kepada: [email protected]

  Tanggal: Selasa, 12 Mei, 2009, 10:21 AM 
  
  
  Syukur lah kalau ayu senang… 
  Mau lihat sisi « lurus » yang lain
  gak yu?? Nyang ini ga Cuma
  lurus, tapi juga gede dan dasyat… 
  Kali aja jadi lebih seneng lagi… 
    
  xi...xi..xi... 
  “Back to demon mode on” 
    
  
  
  
  
  From: [email protected] 
  [mailto: [email protected] 
  ] On Behalf Of Ayu Puspa Malani

  Sent: Tuesday, May 12, 2009
  10:06 AM

  To: [email protected]

  Subject: Bls: ~ aga ~ FW: Rantai
  Kebaikan 
  
    
  
   
    
    Senang
    juga mengetahui sisi lurusnya 'oom' PG ^^

    

    --- Pada Sel, 12/5/09, Perananta Ginting <[email protected]>
    menulis: 
    

    Dari: Perananta Ginting <[email protected]>

    Topik: ~ aga ~ FW: Rantai Kebaikan

    Kepada: [email protected]

    Tanggal: Selasa, 12 Mei, 2009, 9:01 AM 
    
    
    
      
    
    
    
    
    
    Mungkin
    r eka n-r eka 
    n s eka lian sudah pernah
    menerima dan membaca email ini,namun tidak mengapa jika memang saya
    mengirim kembali agar kita sama-sama mengingat dan memperoleh
    penyegaran dari cerita dibawah ini sambil melakukan akivitas
    kita. mungkin juga dengan membaca cerita ini akan bermamfaat bagi kita
    semua dengan mengambil makna dari cerita ini.   
    
    
    
      
    
    
    
    
    
    
    
    
      
    
     
      
      
       
        
        
         
          
          
           
            
            
             
              
              
               
                
                Rantai Kebaikan  
                   
                

                Pada suatu hari seorang pria melihat seorang wanita lanjut usia
                sedang berdiri kebingungan di pinggir jalan. Meskipun hari agak
                gelap, pria itu dapat melihat bahwa sang nyonya sedang
                membutuhkan pertolongan. Maka pria itu menghentikan mobilnya di
                depan mobil Benz wanita itu dan keluar menghampirinya. Mobil
                Pontiac-nya masih menyala ketika pria itu mend
 eka ti sang nyonya.

                

                Meskipun pria itu tersenyum, wanita itu masih ketakutan. Tak
                ada seorangpun berhenti menolongnya selama beberapa jam ini.
                Apakah pria ini akan melukainya? Pria itu kelihatan tak baik.
                Ia kelihatan miskin dan kelaparan.

                

                Sang pria dapat melihat bahwa wanita itu ketakutan, sementara
                berdiri di sana 
                kedinginan. Ia mengetahui bagaimana perasaan wanita itu.
                Ketakutan itu membuat sang nyonya tambah kedinginan.

                

                Kata pria itu, "Saya di sini untuk menolong anda, Nyonya.
                Masuk ke dalam mobil saja supaya anda merasa hangat!
                Ngomong-ngomong, nama saya Bryan Anderson .."

                

                Wah, sebenarn ya ia hanya mengalami ban kempes, namun bagi
                wanita lanjut seperti dia, kejadian itu cukup buruk.
 Bryan 
                merangkak ke bawah bagian sedan, mencari tempat untuk memasang
                dongkrak. Selama mendongkrak itu beberapa kali jari-jarinya
                membentur tanah. Segera ia dapat mengganti ban itu.. Namun
                akibatnya ia jadi kotor dan tangannya terluka.

                

                Ketika pria itu mengencangkan baut-baut roda ban, wanita itu
                menurunkan kaca mobilnya dan mencoba ngobrol dengan pria itu.
                Ia mengatakan kepada pria itu bahwa ia berasal dari
 St. Louis 
                dan hanya sedang lewat di jalan ini. Ia sangat berutang budi
                atas pertolongan pria itu.

                

 Bryan hanya
                tersenyum ketika ia menutup bagasi mobil wanita itu. Sang
                nyonya menanyakan berapa yang harus ia bayar sebagai ungkapan
                terima kasihnya. Berapapun ju mlahnya tidak menjadi masalah
                bagi wanita kaya itu. Ia sudah membayangkan semua hal
                mengerikan yang mungkin terjadi seandainya pria itu tak
                menolongnya.

 Bryan tak
                pernah berpikir untuk mendapat bayaran. Ia menolong orang lain
                tanpa pamrih. Ia biasa menolong orang yang dalam kesulitan, dan
                Tuhan mengetahui bahwa banyak orang telah menolong dirinya pada
                waktu yang lalu. Ia biasa menjalani kehidupan seperti itu, dan
                tidak pernah ia berbuat hal sebaliknya.

                

                Pria itu mengatakan kepada sang nyonya bahwa seandainya ia
                ingin membalas kebaikannya, pada waktu berikutnya wanita itu
                melihat seseorang yang memerlukan bantuan, ia dapat memberikan 
bantuan
                yang dibutuhkan kepada orang itu, dan
 Bryan menambahkan, "Dan
                ingatlah kepada saya."

                

 Bryan menunggu
                sampai wanita itu menyalakan mobilnya dan berlalu. Hari itu
                dingin dan membuat orang depresi, namun pria itu merasa nyaman
                ketika ia pulang ke rumah, menembus kegelapan senja.

                

                Beberapa kilometer dari tempat itu sang nyonya melihat sebuah
                kafe kecil. Ia turun dari mobilnya untuk sekedar mencari
                makanan kecil, dan menghangatkan badan sebelum pulang ke rumah.
                Restoran itu nampak agak kotor. Di luar kafe itu ada dua pompa
                bensin yang sudah tua. Pemandangan di sekitar tempat itu sangat
                asing baginya.

                

                Sang pelayan mendatangi wanita itu dan membawakan handuk bersih
                untuk mengelap rambut wanita itu yang basah. Pelayan itu
                tersenyum manis meskipun ia tak dapat menyembunyikan
                kelelahannya berdiri sepanjang hari. Sang nyonya melihat bahwa
                pelayan wanita itu sedang hamil hampir delapan bulan, namun
                pelayan itu tak membiarkan keadaan dirinya mempengaruhi sikap
                pelayanannya kepada para pelanggan restoran. Wanita lanjut itu
                heran bagaimana pelayan yang tidak punya apa-apa ini dapat
                memberikan suatu pelayanan yang baik kepada orang asing seperti
                dirinya.

                Dan wanita lanjut itu ingat kepada
 Bryan .

                

                Setelah wanita itu menyelesaikan makanannya, ia membayar dengan
                uang kertas $ 100. Pelayan wanita itu dengan cepat pergi untuk
                memberi uang kembalian kepada wanita itu. Ketika kembali ke
                mejanya, sayang s eka 
                li wanita itu sudah pergi. Pelayan itu bingung kemana perginya
                wanita itu.

                Kemudian ia melihat sesuatu tertulis pada lap di meja itu.

                

 Ada butiran air
                mata ketika pelayan itu membaca apa yang ditulis wanita itu:
                "Engkau tidak berutang apa-apa kepada saya.. Saya juga
                pernah ditolong orang. Seseorang yang telah menolong saya,
                berbuat hal yang sama seperti yang saya lakukan. Jika engkau
                ingin membalas kebaikan saya, inilah yang harus engkau lakukan:
                'Jangan biarkan rantai kasih ini berhenti padamu.'"

                

                Di bawah lap itu terdapat empat lembar uang kertas $ 100 lagi.

                

                Wah, masih ada meja-meja yang harus dibersihkan, toples gula 
yang
                harus diisi, dan orang-orang yang harus dilayani, namun pelayan
                itu memutuskan untuk melakukannya esok hari saja. Malam itu
                ketika ia pulang ke rumah dan setelah semuanya beres ia naik ke
                ranjang. Ia memikirkan tentang uang itu dan apa yang telah 
ditulis
                oleh wanita itu. Bagaimana wanita baik hati itu tahu tentang
                berapa jumlah uang yang ia dan suaminya butuhkan? Dengan ke
                lahiran bayinya bulan depan, sangat sulit mendapatkan uang yang
                cukup.

                

                Ia tahu betapa suaminya kuatir tentang keadaan mer
 eka , dan ketika suaminya sudah
                tertidur di sampingnya, pelayan wanita itu memberikan ciuman
                lembut dan berbisik lembut dan pelan, "Se galanya akan
                beres. Aku mengasihimu, Bryan Anderson!"

                

 Ada pepatah
                lama yang berkata, "Berilah maka engkau diberi." Hari
                ini saya mengirimkan kisah menyentuh ini dan saya harapkan anda
                meneruskannya. Biarkan terang kehidupan kita bersinar. Jangan
                hapus kisah ini, jangan biarkan saja! Kirimkan kepada
                teman-teman anda! Teman baik itu seperti bintang-bintang di
                langit. Anda tidak selalu dapat melihatnya, namun anda tahu mer
                eka selalu ada..
                Tuhan memberkati anda!  
                
               
               
                
                  
                
               
              
               
              
             
            
             
            
           
          
           
          
         
        
        HAVE A WONDERFUL DAY AHEAD & EVERY DAY!!! 
        
       
      
       
      
     
    
    
    
    
    
    
    
    
    
    
               
    
      
    
                                                         
     
    
    
    
    
      
    
    
    
    This e-mail and any files transmitted with it
    are confidential and intended solely for the use of the individual or
    entity to whom they are addressed. If you have received this email by
    mistake please notify the sender by return e-mail and delete this message
    from your system. Any unauthorized use or dissemination of this e-mail in
    whole or in part is strictly prohibited. PT Federal International Finance,
    which has its seat at North of Jakarta, Indonesia, including its affiliated
    companies, shall not be liable for the improper or incomplete transmission
    of the information contained in this e-mail nor for any delay in its
    receipt or damage to your system. PT Federal International Finance (or its
    affiliated companies) does not guarantee that the integrity of this
    communication has been maintained nor that this communication is free of
    viruses, interceptions or interference. 
    
      
    
    
   
  
    
  
  
  
  Lebih aman saat
  online. 

  Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang
  dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 
di sini!</a

  

   
  
     
  
  
 


   







Apa
dia selingkuh? 

Temukan jawabannya di Yahoo! Answers







 






      Yahoo! Upcoming: Singapore Arts Festival 2009 15 Mei - 14 Juni 2009. 
Lihat!  http://upcoming.yahoo.com/event/2166746/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke