From: Selvy Yunita [mailto:[email protected]]
Sent: Thursday, May 07, 2009 3:17 PM
To: 'Vidi'; 'Santi Evadesi'; [email protected]; 'Atih'; 'Arfina';
'Yanti_SEA'; [email protected]; [email protected]
Subject: FW: Waspada, Teh Botol Sosro RACUNNYA teh!!!
Waspada, Teh Botol Sosro Racunnya Teh
Marini tidak mengerti kenapa anaknya bertingkah aneh malam itu,
terus-terusan rewel. "Rasanya dia tidak sakit apa-apa." Sudah tiga dokter yang
dia temui, semuanya menunjukkan gejala kecanduan yang akut. Tapi kecanduan apa,
anaknya belum bisa bicara, bagaimana dia bisa cari tahu?
Sampai akhirnya dia menemukan berita mengenai kandungan berlebihan
hidroxylic acid (atau nama resminya dalam format IUPAC adalah dihidrogen
monoksida) di dalam Teh Botol Sosro dari internet. Ia langsung ingat, anaknya
tadi siang baru saja menghabiskan tiga botol teh yang dibungkus dalam berbagai
kemasan dan merk ini. Celaka!
Ya, selama ini orang menganggap Teh Botol Sosro dibuat dari daun teh
alami seperti yang diiklankan. Nyatanya itu semua bohong, daun teh hanyalah
sebagian kecil dari bahan utama. Hidroxylic acid lah yang bertahun-tahun telah
dipakai sebagai bahan utama teh botol sosro, sehingga menyebabkan teh ini
terasa lebih enak daripada merk-merk lain.
Scientist dari seluruh Universitas terkenal di Amerika sepakat, tanpa
kita sadari hydroxylic acid sudah menguasai industri makanan. Dengan adanya
hydroxylic acid, rasa pahit yang sering muncul bila kita memakai pemanis buatan
bisa hilang tidak bersisa. Nyaris tidak ada makanan dan minuman olahan yang
tidak disentuh bahan ini. Dalam batasan wajar memang bisa berguna bagi tubuh
kita, dan tubuh kita punya mekanisme untuk menetralisir kelebihan zat ini.
Namun begitu melebihi ambang batas, tidak ada satupun manusia yang bisa
selamat.
Gejala kelebihan hydroxylic acid meliputi pusing, diare, pecahnya sel-sel
tubuh (plasmolisis) , bahkan jika konsentrasinya di dalam tubuh naik
signifikan, bisa menyebabkan rusaknya sel batang otak (neurolisis) dan kematian
mendadak. Hal ini telah memusingkan banyak petugas medis di dunia. "Sedetik
saja gejala kelebihan ini terlambat ditangani, nyawa pasien melayang," jawab
Dr. Priyadi Handoko, ahli kesehatan dari IKDN. Kalau sudah begini,
pengobatannya bisa sampai jutaan rupiah. Lalu mampukah orang-orang seperti
Marini menyembuhkan anaknya?
Yang membuat masalah ini jadi runyam adalah tidak adanya regulasi
pemerintah tentang penggunaan hydroxylic acid dalam industri. Pemakaiannya
tercampur baur. Data menunjukkan bahwa sebagian besar industri berbahaya
memakai Hydroxylic acid. Reaktor nuklir, pabrik pupuk, pewarna tekstil, semua
memakai bahan yang termasuk kategori senyawa kuat ini dalam konsentrasi tinggi.
Bahkan beberapa tahun belakangan hydroxylic acid juga dipakai sebagai
agen reaktif dalam pengangkatan minyak bumi. Dengan bantuan hydroxylic acid,
sumur-sumur tua bisa kembali berproduksi.
Saat dihubungi, Humas PT Sosro tidak berkomentar banyak. "Kami sudah
menggunakannya secara bertanggung jawab. Seluruh lini produk Teh Botol Sosro
sudah lewat pengawasan badan POM". Masalahnya, berapa kadar hydroxylic acid
dalam makanan yang bisa dianggap bertanggung jawab? Kenapa selama ini terkesan
ditutup-tutupi dari sorotan publik? Saat pertanyaan itu diajukan, "Brak!",
telepon dibanting.
Hydroxylic acid adalah simbol keangkuhan industri besar makanan.
Penggunaannya tidak melalui transparansi yang jelas. Bahkan bahayanya tidak
pernah diumumkan ke masyarakat.. Tutup matanya pemerintah terhadap isu ini
wajar jika menimbulkan kecurigaan, berapa besar dana gelap yang sudah mengalir
untuk menyembunyikan bau busuk isu hydroxylic acid? Merk apa saja yang sudah
nekat memakai hydroxylic acid demi mendapatkan keuntungan besar?
Kini anak Marini masih tergolek di tempat tidur dengan menangis. Marini
bingung, apa yang harus dilakukan sekarang. Untuk mengobati kecanduan anaknya,
dia tidak punya biaya..
Please spread the words. Sebarkan berita ini kepada orang-orang yang kamu
sayangi, sebelum semuanya terlambat! Perangi hydroxylic acid!
Perangi Teh Botol Sosro!
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---