Japri juga bakalan ga bisa loe sedot bro...

Rata2x file size nya 8MB, mo nyedot pakai apa brur? Pakai pompa air kali
yach...

xi....xi...xi...xi....

________________________________

From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of Widi W
Sent: Monday, May 18, 2009 3:38 PM
To: [email protected]
Subject: ~ aga ~ Re: Mahasisiwa UIB

 

gw ngak bisa nyedot,japri aja dong bos...........thanks




2009/5/18 Perananta Ginting <[email protected]>

Silahkan di sedot bro..

 

http://rapidshare.com/files/232353855/MOV0025A_1_.3gp

http://rapidshare.com/files/232353856/MOV0026A_1_.3gp

http://rapidshare.com/files/232353857/MOV0027A_1_.3gp

 

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of windi irawan
Sent: Monday, May 18, 2009 2:48 PM


To: [email protected]

Subject: ~ aga ~ Re: Mahasisiwa UIB

 

Boss....ga ada perkmbanganya nech.....

        ----- Original Message ----- 

        From: Perananta Ginting <mailto:[email protected]>


        To: [email protected] 

        Sent: Friday, May 15, 2009 11:13 AM

        Subject: ~ aga ~ Re: Mahasisiwa UIB

         

        Ini beritanya,

        Vid nya gw tonton dulu yach, entar klo bagus gw share..

        xi...xi..xi...

         

Polisi Datangi Rumah JW Pukul 10 Malam 

         

Kamis, 14 Mei 2009 


Kenapa Rekaman Itu Bisa Beredar Luas? 

  

  

  

GE dan JW tak lagi menjalin hubungan cinta. Putus sudah. Kenapa dan
siapa yang membuat rekaman pribadi itu beredar luas? Polisi gagal
menjemput JW. 



TIM BATAM POS, Batam 

  

Sejumlah teman GE dan JW, menduga film itu sengaja diedarkan sebagai
pelampiasan sakit hati JW setelah diputuskan GE. Sumber Batam Pos yang
mengaku teman dekat GE ditemui kemarin, mengaku video porno itu direkam
sejak beberapa bulan lalu dan sengaja diedarkan oleh teman-teman
keduanya. 


GE sendiri disebut-sebut mengetahui video yang melibatkannya itu
tersebar luas. "Dia (GE-red) pernah ngomong kalau punya masalah dengan
pacarnya. Tapi dia tak menyebutkan apa masalahnya," ujar sumber
tersebut. 


Di mata teman-temannya, GE adalah sosok pendiam dan tak banyak bicara.
Ia juga menyebutkan, sejak beberapa bulan lalu GE sempat mempolisikan
pacarnya JW dalam kasus penganiayaan. 


Diduga JW pernah bermain kasar dan memukul GE hingga harus berurusan
dengan polisi. Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja Edi Wiyanto belum bisa
memastikan apakah benar ada laporan kasus penganiayaan itu. 




''Kami harus buka dulu data-datanya, dan itu lama, karena kan banyak
kasus," katanya. 


Sejak perselisihan itu, hubungan asmara keduanya tak terjalin mulus. GE
disebut-sebut telah memutuskan pacarnya, namun belum diketahui pasti apa
penyebabnya. "Dia itu pendiam. Tak pernah mau curhat masalah pribadinya
dengan teman lain," katanya. 


Polisi sendiri masih belum bisa memastikan motif di balik beredarnya
video porno itu. Kasat Reskrim Poltabes Barelang, Kompol Christian Tori
mengatakan dugaan yang dikemukakan rekan-rekan GE masih diselidiki
polisi. 


Korps baju cokelat ini sudah mengetahui keberadaan dua mahasiswa yang
menjadi artis video porno itu. Dua mahasiswa berprestasi itu belum
berhasil ditemukan.  


Satreskrim Poltabes Barelang dan Polsekta Lubukbaja mendatangi rumah JW
di Baloi Center sekitar pukul 22.00 WIB, Selasa (12/5) lalu. Namun
polisi berpakaian preman itu tak berhasil menemukan JW karena rumahnya
terkunci rapat.
"Semalam banyak polisi ke sini (rumah JW, red). Katanya mau tangkap
orang yang terlibat video porno," ujar Roni Wisodo, satpam perumahan
setempat kemarin. 


Menurut dia, polisi bersama Ketua RT serta lurah setempat telah berusaha
membangunkan pemilik rumah yang berada di Jalan Kenanga itu. Tapi tak
berhasil. Rumah berlantai dua, lanjut Roni, tidak dalam keadaan kosong.
Sejak sore, warga sekitar sempat melihat penghuni rumah itu beraktivitas
seperti biasanya, namun pintu pagar tertutup rapat sejak berita
beredarnya video porno yang melibatkan salah satu anak pemilik rumah
tersebut. 


Christian Tori membenarkan adanya upaya penjemputan terhadap JW di rumah
tersebut. Ia mengatakan pihaknya belum bertemu dengan JW karena ketika
didatangi rumah itu tertutup rapat. "Keduanya masih dibersembunyikan
oleh orang tuanya. Tapi kami telah mendatangi rumah mereka," ujar
Christian di Mapoltabes Barelang, kemarin. 


Mantan Kabag Ops Polresta Tanjungpinang itu mengatakan, dua mahasiswa
itu hingga kini masih menutup diri. Namun ia berharap kedua pelaku
adegan porno itu dapat mengikuti prosedur hukum. Apalagi keduanya diduga
merupakan korban dari pelaku pengedar rekaman video. 


"Kalau mereka berdua merasa dirugikan dengan peredaran video itu,
silakan melapor ke polisi agar dapat ditindaklanjuti," ujar Christian. 


Menurut Christian, pihaknya masih menyelidiki peredaran video berdurasi
hampir satu jam itu. Pelaku pengedar video tersebut saat ini menjadi
target utama polisi. Untuk mengungkap kasus ini, ia menyatakan dua
mahasiswa tersebut adalah kuncinya karena mereka lebih mengetahui video
tersebut. "Kenapa barang itu bisa tersebar. Itu yang akan diselidiki,"
ujar pria asal Ambon itu. 


Ia menurutkan, jika keduanya bisa dimintai keterangan, berarti polisi
dapat menyelidiki apakah peredaran video tersebut akibat unsur
kesengajaan atau pemerasan yang dilakukan orang-orang tertentu. 


UIB: Mahasiswa Non-Aktif 


Pemeran video porno yang marak beredar belakangan ini, GE dan JW,
berstatus sebagai mahasiswa nonaktif di Fakultas Hukum Universitas
Internasional Batam (UIB). GE telah lulus kuliah sejak awal April 2009,
sedangkan JW resmi mengundurkan diri dari UIB, 7 Mei lalu. 


"Keduanya memang pernah kuliah di UIB, tapi sekarang tak lagi," ujar
Dekan Fakultas Hukum UIB, Lu Sudirman dalam jumpa pers di kampus
tersebut, Rabu (13/5). Sudirman menambahkan, saat ini GE tinggal
menunggu wisuda yang rencananya akan digelar Agustus mendatang.
Menurutnya, pihak kampus tidak akan memberikan sanksi apapun, termasuk
tidak akan menahan ijazah GE. "Ijazah itu hak dia. Jadi akan tetap kami
berikan," kata pria berkacamata ini. 


Sementara itu, JW sudah tidak pernah mengikuti kuliah sejak pekan lalu.
Menurut Sudirman, kemungkinan JW sudah mengetahui videonya banyak
beredar di masyarakat. Sehingga JW memiliki inisiatif untuk mengundurkan
diri sebelum pihak kampus mengeluarkannya. "Dia memang mengundurkan
diri, bukan kami keluarkan," tegas Sudirman.Sebagai dekan dan dosen,
Sudirman mengaku menyayangkan aksi GE dan JW itu. Menurutnya, ulah kedua
alumni tersebut merupakan cobaan sekaligus musibah. Untuk itu, ia
meminta supaya masyarakat tidak menghakimi keduanya. 


Sudirman sendiri pernah mengajar keduanya selama dua semester. Selama
mengikuti kelasnya, kata Sudirman, GE dan JW termasuk mahasiswa yang
rajin, santun dam kritis. Keduanya nyaris tak pernah absen. Selain itu
mereka juga aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler. 


"Makanya, saya sendiri tak pernah berfikir mereka akan berbuat seperti
ini," kata Sudirman yang saat itu didampingi Kabag Humas UIB, Sonny. 


Meski status keduanya bukan mahasiswa UIB lagi, Sudirman mengaku masih
memiliki rasa tanggung jawab terhadap keduanya. Tak jarang dirinya
berkomunikasi melalui telepon atau SMS dengan GE untuk memberikan
semangat dan nasihat. "Saya juga pernah bertemu keluarganya. Mereka
sangat down," katanya. 


Lebih lanjut Sudirman mengatakan, dari segi hukum kasus video mesum
tersebut dapat dilihat dari dua sudut pandang. Yakni GE dan JW sebagai
pelaku, atau sebagai korban. Sebab, kata dia, tidak menutup kemungkinan
video tersebut sengaja disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung
jawab. 


"Kalau itu benar, berarti mereka adalah korban. Kita harus membuka pintu
maaf untuk mereka dan menyerahkan kasus ini pada polisi," terang
Sudirman, panjang lebar. 


Sayangnya, saat wartawan koran ini mendatangi kampus UIB kemarin, tak
satupun ditemui mahasiswa Fakultas Hukum. Sebab, seluruh kelas fakultas
ini hanya dibuka pada malam hari. 


Mencuatnya kasus video mesum tersebut di media massa, membuat para
mahasiswa penasaran dan berburu untuk mendapatkannya. Berita ini juga
menjadi perbincangan hangat di kalangan mahasiswa. 


Seperti pengakuan Ester dan Handi. Mahasiswa semester II Sistem
Informasi UIB ini mengaku penasaran dengan film 'trilogi' tersebut.
Seperti diketahui, film panas tersebut diambil di tiga lokasi berbeda
dengan durasi masing-masing 22 menit, 19 menit dan 12 menit. "Penasaran
saja. Soalnya teman-teman banyak yang membicarakan video itu," kata
Ester.
Namun demikian, hingga kemarin keduanya belum berhasil mendapatkan video
hot dari kedua seniornya itu. Bahkam mereka masih belum yakin, jika
pelaku adegan mesum tersebut merupakan alumni dari uneversitas berjuluk
digital campus tersebut. 


Tetangga Kaget 


Beredarnya video porno GE dan JW juga mengejutkan warga RT 04/RW 03
Baloi Center.  Ketika ditemui Batam Pos, beberapa tetangga korban
mengaku kaget dan tak percaya pemeran pria dalam video itu adalah anak
salah seorang pejabat di sebuah BUMN di Batam. 


"Kami tak tahu apa yang terjadi. Tapi semalam ada banyak polisi yang ke
rumah itu (rumah JW, red)," ujar Yanto yang turut diiyakan warga lainnya
kemarin. Hanya ada beberapa orang saja yang tahu yakni sekuriti, ketua
RT dan lurah setempat karena diberitahu oleh polisi yang Selasa (12/5)
malam mendatangi rumah JW tersebut. 


Warga  menyatakan pria dalam video itu adalah anak kedua dari lima
bersaudara si pemilik rumah. Mereka hampir tak mengetahui nama jelas dan
tempat kuliah JW. JW serta anggota keluarganya yang lain tergolong
tertutup dengan tetangga. Pintu pagar selalu tertutup rapat. Penghuni
rumah juga tak pernah bergaul dengan warga sekitar termasuk tetangga
dekatnya. "Mereka jarang keluar rumah. Pintu selalu ditutup. Tapi
orangnya ada kok di dalam," kata warga lainnya kemarin. Batam Pos
mencoba mendekati rumah dua lantai yang berdinding keramik krem di
bagian depannya itu. 

  

Tak hanya pintu pagar yang terkunci, jendela kamar ikut terkunci rapat
dari lantai satu hingga lantai dua. Hanya ada beberapa anjing peliharaan
pemilik rumah warna oranye yang terikat dan tak henti-hentinya
menggonggong saat ada tamu asing yang mendekati rumah tersebut. 


Sebuh mobil sedan Toyota Corolla warna biru bernomor polisi BP 1029 XG
terparkir di samping kanan sedangkan sebuah motor Yamaha Vega R  oranye
dengan nomor polisi BM 5710 HI yang diduga milik JW diparkirkan di
samping kiri rumah tersebut. "Motor itu biasa dipakai dia (JW, red),"
kata warga sekitar. 


Sebagian tahu JW adalah mahasiswa UIB yang kuliah di fakultas hukum.
Tiga saudara JW juga kuliah di universitas ternama itu. Kakak JW
berinisial HS adalah alumni UIB dan kini melanjutkan strata II  di
Universitas Indonesia. Adik JW berinisial IS juga kuliah di UIB. 


Menurut warga, JW mempunyai empat saudara. Ibu JW disebut-sebut seorang
ibu rumah tangga sedangkan bapaknya berinisial TS adalah salah satu
pejabat di BUMN di Batam. 


Rumah milik orang tua JW tersebut tertutup rapat sejak tiga hari lalu,
tepatnya sejak berita video  yang menyedot perhatian warga Batam saat
ini beredar. Kasus ini juga menjadi perbincangan yang hangat di instansi
pemerintahan tempat GE pernah magang dan menjadi tenaga honorer.
Khususnya teman-teman satu ruangannya di bagian pidana. 


"Seperti apa sih videonya, kami tidak yakin itu dia sebelum kami lihat.
Intinya gunakan azas praduga tak bersalah saja," ujar Dd salah satu staf
di kantor tersebut. 


Beda dengan Yu yang mengaku sudah melihat ketiga adegan syur tersebut.
"Iya benar itu dia. Kemeja yang digunakan itu saya kenali, gaya
rambutnya juga, putihnya serta suaranya juga. Cuma dia sudah tidak masuk
lagi," ujarnya. Kebanyakan di antara mereka tidak menyangka GE nekat
berbuat seperti itu. Yang mereka tahu GE pendiam, ramah dan sopan.
(a/c/d) 

         

         

        
________________________________


        From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of
[email protected]
        Sent: Friday, May 15, 2009 11:07 AM
        To: [email protected]
        Subject: ~ aga ~ Mahasisiwa UIB

         

        
        barusan baca di koran, ada video mahasiswa univ. internasional
batam, 
        kalo ada yg punya share donk..... 
        
        
        
        
        </font

        <BR

 

 





--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke