-

Alfin arifin 














  السلام عليكم ورحمته الله وبركا تها

semoga bermanfaat....
wass....zainal


Hukum Menggunakan Kata "Seandainya.."
 

 
 
Soal :
Tentang seorang yang mengatakan: Seandainya dahulu Anda dahulu melakukan 
begini, tentu tidak akan terjadi demikian." 
Orang lain yang mendengarnya berujar: "Kata-kata semacam itu sudah 
dilarang oleh Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Itu kata-kata yang dapat 
mengiring orang yang mengucapkannya kepada kekufuran." 
Lalu ada lagi yang bilang: "Tetapi dalam kisah tentang Musa dan Khidir, 
Nabi pernah bersabda: "Semoga Allah memberi rahmat kepada Musa. Kalaulah 
beliau mau bersabar, tentu Allah akan menceritakan kepada kita lanjutan 
kisah mereka.." 
Orang yang lain lagi berdalil dengan sabda Rasulullah: "Mukmin yang kuat 
itu lebih baik dari mukmin yang lemah," hingga ucapan: "…karena kata 
"seandainya" itu membuka amalan syetan." Apakah hukum dalam hadits ini 
menghapus hukum dalam kisah Musa di atas atau tidak?

Jawab :
Semua yang dikatakan oleh Allah dan Rasul-Nya itu benar. Kata 'seandainya' 
itu Apabila digunakan sebagai ungkapan kesedihan menyesali yang telah 
lampau dan kecewa terhadap takdir, itulah yang dilarang, sebagaimana dalam 
firman Allah:
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu seperti orang-orang kafir 
(orang-orang munafik) itu, yang mengatakan kepada saudara-saudara mereka 
apabila mereka mengadakan perjalanan di muka bumi atau mereka 
berperang:"Kalau mereka tetap bersama-sama kita tentulah mereka tidak mati 
dan tidak dibunuh". Akibat (dari perkataan dan keyakinan mereka) yang 
demikian itu, Allah menimbulkan rasa penyesalan yang sangat di dalam di 
hati mereka.." (Ali Imraan : 156)
Itulah yang dilarang oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika 
beliau bersabda:
"Kalau engkau tertimpa musibah, janganlah engkau mengatakan: "Kalau tadi 
aku lakukan begini, tentu jadinya akan begini dan begini..". Tapi 
katakanlah: "Sudah takdir Allah, Allah melakukan apa saja yang Dia 
kehendaki. Karena kata "seandainya," itu membuka pintu amalan syetan 
(yakni akan membuka pintu kesedihan dan kekecewaan. Yang demikian itu 
hanya berbahaya dan tidak bermanfaat. Tapi ketahuilah, bahwa apa saja yang 
menimpamu tidak akan pernah meleset. Dan segala yang meleset tidak akan 
pernah menimpamu. Allah berfirman:
"Tidak ada sesuatu musibahpun yang menimpa seseorang kecuali denga izin 
Allah; Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan 
memberi petunjuk kepada hatinya.." (At-Taghaabun : 11)
Para ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud dalam ayat itu adalah seseorang 
yang tertimpa satu musibah lalu ia menyadari bahwa musibah itu berasal 
dari Allah, sehingga ridha dan berserahdiri.
Yang kedua, penggunaan kata "seandainya," untuk menjelaskan satu 
pengetahuan yang bermanfaat. Seperti firman Allah:
"Sekiranya ada di langit dan di bumi ilah-ilah selain Allah, tentulah 
keduanya itu sudah rusak binasa.." (Al-Anbiya : 22)
Atau untuk menunjukkan kecintaan terhadap perbuatan baik dan keinginan 
melakukannya. Seperti ucapan:"Kalau saja aku memiliki apa yang dimiliki 
oleh Fulan, tentu aku akan melakukan apa yang dia lakukan.." dan 
sejenisnya. Ungkapan semacam itu boleh-boleh saja. Adapun sabda Nabi 
Shallallahu 'alaihi wa sallam: "Kalaulah beliau mau bersabar, tentu Allah 
akan menceritakan kepada kita lanjutan kisah mereka.." Itu termasuk jenis 
yang kedua. Seperti juga firman Allah:
"Maka mereka menginginkan supaya kamu bersikap lunak lalu mereka bersikap 
lunak (pula kepadamu.." (Al-Qalam : 3)
Sesungguhnya Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam akan senang dapat 
mencerikan kisah kedua Nabi itu. Maka beliau mengutarakan dengan kata-kata 
itu untuk menjelaskan kesenangan beliau bila kesabaran yang seandainya 
dilakukan Musa kala itu. Beliau memberitahukan manfaat yang ada dalam 
kesabaran itu. Tak ada unsur kekecewaan dan kesedihan dalam unggkapan 
beliau, juga tidak meninggalkan kewajiban bersabar terhadap 
takdir..Wallahu A'lam.

Majmu' Al-Fatawa Ibnu Taimiyyah IX : 1033


 



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke