Siapapun anda tentu sudah pernah mengalami dan merasakan suara klik atau
gemeretak pada jari tangan, kaki ataupun persendian tubuh yang lain. Ada
kepuasan tersendiri ketika menggeliat atau kalau orang jawa bilang "mulet"
dan bagian tubuh kita yang terasa capai mengeluarkan suara gemeretak
"kretek..krek". Suara itu bisa keluar karena diputar, di tekan, ditarik
tergantung jenis sendinya.

Sehabis di pijat juga rasanya nyaman kalau jari tangan atau kaki kita di
"jethutin". Tapi mungkin banyak di antara kita yang belum mengetahui asal
muasal suara unik itu. Apakah karena engsel kita yang sudah berkarat dan
butuh oli ? atau tulang keropos seperti kata iklan susu berkalsium tinggi ?

Nah mari kita selidiki hal yang menarik ini..

http://blogunik.com/wp-content/uploads/2008/10/tulangruastangan.jpg


Yah persendian di tubuh kita ada berbagai jenis ada yang merupakan sendi
engsel seperti lutut, siku. Ada yang mampu kita putar dan gerakkan ke banyak
arah seperti tulang leher dengan sendi putarnya. Ada sendi yang hanya mampu
bergeser seperti tulang belakang kita. Ada juga sendi peluru yang berada
pada tulang bahu kita. Masing-masing mempunyai fungsi dan gerakan
tersendiri.

Sebagaimana mesin membutuhkan pelumas maka tubuh kita juga butuh "oli"
alami. Tulang persendian kita mempunyai selaput sendi atau membran sinovial
yang menghasilkan minyak sinovial. Cairan ini berfungsi sebagai pelumas
sehingga gesekan berjalan lancar dan halus dan tidak menimbulkan rasa nyeri
atau sakit . Minyak sinovial juga mengandung berbagai jenis nutrisi dan
campuran gas oksigen, nitrogen, dan karbon dioksida.

Letusan gas dan pergeseran jaringan

Nah, saat Anda mematah-matahkan tangan, ruangan berisi cairan di sekitar
sendi akan meregang. Karena regangan itulah, gas di dalam cairan akan
dilepaskan. Letusan gas-gas itulah yang menghasilkan bunyi di persendian.
Menurut para ilmuwan, cairan sendi harus menyerap gas kembali beberapa saat
sebelum Anda dapat membuat bunyi yang sama.

Tendon dan ligamen juga penyebab timbulnya suara. Jaringan lunak di
persendian ini mirip dengan karet yang mengikat otot dengan ujung-ujung
tulang agar tidak lepas. Begitu pula dengan ligamen yang menghubungkan
tulang dengan tulang lainnya.

Saat persendian digerakkan, kadang-kadang tendon dan ligamen lepas dari
tempatnya, namun segera kembali. Misalnya, saat lutut Anda berbunyi karena
berdiri dari posisi duduk.

Pada penderita arthritis, suara gemeretak sangat mudah terjadi dan rasanya
sangat nyeri. Tulang belulang kehilangan jaringan tulang rawan sehingga
ujung-ujung tulangnya kasar. Cairan sinovial bertambah banyak sehingga sendi
terasa kaku dan sakit.

Para ilmuwan telah mempelajari apakah kebiasaan mematah-matahkan sendi dapat
memicu arthritis atau merusak organ tubuh. Beberapa hasil penelitian
menunjukkan bahwa kegiatan tersebut dapat dilakukan kapan saja tanpa
berisiko apa pun. Meskipun demikian, penelitian lainnya menunjukkan bahwa
aktivitas yang berlebihan akan merusak jaringan lembut di sekitar sendi
sehingga tangan bengkak dan sulit digerakkan.

So sudahkah anda gemeretakkan sendi anda hari ini 
Sumber: LiveScience.com dan Kompas

 

Salam,

 

 

Rochmad Sigit

 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<inline: image001.jpg>>

Kirim email ke