Thanks Bunda...

________________________________

From: Astrid Habie [mailto:[email protected]] 
Sent: 03 Desember 2009 21:07
To: [email protected]
Subject: ~ aga ~ live with no regrets .....


Penyesalan memang selalu datang di belakang. Namun bukan berarti hal ini
membuat Anda menjadi tidak berani bertindak, bukan?

Merasa tidak yakin pada apa yang Anda lakukan? Atau bahkan tidak yakin
dengan apa yang Anda inginkan? Hmm, memang tidak mudah mengambil sebuah
keputusan. Sebagai contoh, salah seorang sahabat Cosmo pernah berkata,
"Saya selalu kebingungan saat harus menentukan pilihan. Bukannya
apa-apa, pengalaman beberapa kali menyesali keputusan yang telah saya
ambil sepertinya membuat saya jadi lebih berhati-hati."  
   
Pilihan dalam hidup memang sangat banyak. Semenjak Anda bangun di pagi
hari, Anda sudah mulai mengambil keputusan. Mulai dari hal sederhana
seperti pakaian yang akan dikenakan, rute perjalanan ke kantor, atau
akan makan siang di mana, sampai keputusan besar dalam hidup Anda.
Misalnya dalam memilih pekerjaan dan pasangan hidup. Untuk itu, Cosmo
menanyakan pada beberapa ahli mengenai cara yang tepat untuk mengambil
keputusan yang tidak akan Anda sesali. Semoga bermanfaat!

Tip 1: Dari Yang Kecil
Mulailah dengan membuat keputusan dalam skala kecil sebelum berani
menentukan pilihan yang berdampak luas, dan mungkin juga melibatkan
orang banyak. Biasakan untuk membuat opsi sendiri terhadap
masalah-masalah yang sederhana. Misalnya alternatif menu makan malam, ke
mana akan pergi di akhir pekan, atau film apa yang akan Anda tonton.

Tip 2: Ikuti Kata Hati
Sebuah studi menemukan bahwa saat menentukan pilihan yang sederhana,
diperlukan pemikiran yang rasional. Namun bila hubungannya dengan
masalah yang jauh lebih besar, sebaiknya dengarkan juga kata hati Anda.
Maksudnya, jika belum memeroleh hasil juga walaupun setelah
mempertimbangkan pro dan kontra yang ada, biarkan naluri Anda yang
bekerja. Lakukan apa yang Anda rasa benar.

Tip 3: Jangan Takut Salah
Setiap orang bisa saja salah dalam memutuskan sesuatu. Yang penting
ialah bagaimana kita bisa belajar dari kesalahan tersebut. Jangan sampai
Anda menyesal sebelum bertindak. Karena persoalan yang ada itu selalu
akan datang tanpa disadari, dan tidak dapat dihindari. Jadi Anda memang
harus siap untuk menghadapi masalah yang datang. Ingat, jangan menyesali
apa yang terjadi, namun bagaimana sikap terbaik Anda dalam
menghadapinya.

Tip 4: Bicarakan Pada Orang Tertentu
Terkadang memang dibutuhkan pendapat atau masukan dari orang lain.
Biasanya kita akan membicarakan persoalan yang ada dengan orang-orang
terdekat, seperti sahabat atau keluarga. Namun sebaiknya Anda selektif
dalam memilih siapa yang akan mendengarkan masalah Anda. Jangan sampai
berbagai pandangan yang Anda terima malah membuat Anda semakin bingung.
Sebelum menanyakan opini orang lain, tanyakan pada diri sendiri apakah
orang tersebut berada pada posisi di mana ia tahu apa yang terbaik untuk
Anda. Bila tidak, batalkan niat Anda untuk bercerita.

Tip 5: Tidur Dengan Masalah
Bukan berarti menunda-nunda persoalan yang ada. Namun penelitian
menyatakan pertimbangan tanpa disadari juga dapat membantu Anda
menganalisa opsi yang ada dan menghasilkan sebuah kesimpulan. Mungkin
ini dia alasannya mengapa orang sering menyarankan untuk memberi waktu
pada diri Anda untuk tidur sebelum mengambil sebuah keputusan.

Tip 6: Tinggalkan Mojito!
Baiklah, minuman beralkohol mungkin dapat membuat Anda merasa lebih
mudah untuk beraksi. Segelas bir atau cocktail akhirnya membantu Anda
relaks saat sedang  memikirkan kembali pilihan-pilihan yang ada. Lebih
dari itu? Hanya mendatangkan awan tebal yang menyelimuti pertimbangan
Anda!

Tip 7: Konsekuensi Jangka Panjang
Beberapa keputusan memang masuk akal untuk jangka pendeknya, namun
nantinya bisa mendatangkan bencana. Misalnya saja, mengakui pada si dia
bahwa dua tahun yang lalu Anda pernah selingkuh mungkin membuat perasaan
Anda menjadi lega. Tapi hal ini dapat membuat ia mengambil keputusan
untuk berpisah. Aturan permainan yang baik: kembangkan setiap skenario
yang mungkin ada dalam pikiran Anda. Kemudian pertimbangkan hasilnya
sebelum Anda melakukan tindakan tersebut.

Tip 8: Lepas Dari Fase Stres
Mengubah gaya rambut dengan ekstrim sesaat setelah si dia mengakhiri
hubungan dengan Anda bisa mendatangkan angin baru. Tapi pikirkan alasan
yang tepat, karena bisa saja aksi Anda itu sekadar dipengaruhi stres dan
emosi. Kenyataannya, kegelisahan bukan hanya membuat Anda semakin sulit
untuk menentukan pilihan. Namun juga dapat menghasilkan kesimpulan yang
salah. Jadi jangan tergesa-gesa untuk menentukan pilihan saat sedang
dipengaruhi emosi.

Tip 9:  Pengalaman
Yang perlu diketahui, Anda tidak dapat selalu menggunakan pengalaman
masa lalu untuk memprediksi masa depan. Terutama dalam mengambil
keputusan yang secara serius akan memengaruhi keuangan dan gaya hidup
Anda. Para ahli di bidang finansial menyarankan Anda untuk menghampiri
setiap kesempatan yang ada dengan pola pikir yang baru. Tidak hanya
berdasarkan pengalaman semata.

Tip 10: Hargai Usaha Anda
Setiap usaha yang telah Anda lakukan patut untuk diberi nilai.
Menyelesaikan suatu persoalan terkadang butuh waktu yang tidak sebentar.
Karena itu, hargai setiap kemajuan yang telah Anda capai, meskipun baru
lima sampai 10 persen dari keseluruhannya. Ingat, jangan fokus pada
durasi Anda menyelesaikan persoalan, tapi pikirkan mengenai kemampuan
yang Anda miliki dalam mengatasi masalah tersebut.

Sumber: Anita Pratanti, psikolog. Susan Axtell, psikolog. Daniel
Ellenberg, PHD, penulis buku Lovers For Life

-- 
best regards,

Astrid


"Hide the pain and fear far
The one who's right will win
Know that everything is in your hands"

RISE ~ Yoko Kanno, Origa


-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

Kirim email ke