> Gali Kata > Alkitab
> Rubrik ini menyediakan artikel yang berisi makna > suatu kata dalam Alkitab yang diteliti dengan menggali akar > kata dalam bahasa > Ibrani Kuno. Artikel yang dimuat di rubrik ini merupakan > pengembangan dari > artikel pendek dalam "Pelayanan via SMS" yang > disebarkan setiap hari > Rabu dengan rubrik "Gali Kata Alkitab" dari > telepon selular > nomor 085294397157, > 08987403198, > dan 08986864954 > atas nama Hery Setyo Adi. Sedangkan rubrik “Gali Kata > Alkitab” –yang disebarkan > melalui e-mail ini -- mempostingkan satu artikel seminggu > sekali setiap hari > Kamis. Artikel yang sama disebarkan juga melalui blog > dengan alamat: http://herysa.blogs.friendster.com/gali_kata dan > http://www.sabdaspace.org/blog/hery_setyo_adi Harap artikel-artikel ini > menjadi berkat > bagi > kita semua. Tuhan Yesus memberkati. > > Pelayanan via > E-mail > > Edisi 66: Kamis, 11 > Juni 2009 > > > > Lukamu > akan “Pulih” > > Kata “pulih” > merupakan salah satu kata yang > diterjemahkan dari kata Ibrani arukah > (Alef-Patah-Resh-Sureq-Kaf-Qames-He). Kata arukah > diturunkan dari akar-kata induk RK (Resh-Kaf). Setiap huruf Ibrani, pada > awalnya bukan sekedar lambang bunyi, melainkan juga lambang > ide atau gagasan. > Setiap gagasan diujudkan dalam bentuk gambar, yang kemudian > dikenal sebagai > tulisan-gambar (piktograf). > > Huruf Resh adalah > sebuah gambar kepala orang, > sedangkan huruf Kaf adalah gambar telapak tangan yang > antara lain berarti > menutupi. Gabungan kedua gambar tersebut berarti “seorang > menutup.” > > Apa hubungan kata > “pulih” dengan makna harfiah “seorang > menutup”? Dalam budaya orang Ibrani, seseorang yang > mengalami luka dan > memborok, maka luka itu dibuka dan dibersihkan. Berikutnya, > luka yang telah > terbuka dan bersih itu ditutup dengan ramuan obat dari > tumbuh-tumbuhan tertentu > dan dibalut. Inilah tahap > memulihkan > tubuh yang terluka, sehingga menjadi sembuh. > > Makna kata > “pulih” ini berhubungan erat dengan makna > kata “menyembuhkan” (lihat: edisi 008). Kata > “menyembuhkan” berarti “seorang > membuka”, sebagaimana borok pada tubuh seseorang harus > dibuka lebih dulu untuk > diobati. > > Ketika saya kecil, > saya memiliki teman yang > mempunyai borok di kakinya. Beberapa macam obat dioleskan > diboroknya itu, tapi > tidak membuahkan hasil. Karena boroknya semakin parah dan > melebar dibawalah ia > ke seorang mantri kesehatan. Mantri itu membuka borok di > kaki rekan saya itu. > Borok itu diangkatnya sampai bersih. Ia menggunakan alkohol > agar lukanya bebas > dari kuman. Setelah bersih, bekas borok itu dibubuhi obat > dan dibalut dengan > kain kasa. Pendek cerita, rekan saya itu menjadi sembuh. > > > Itulah arti kata > “pulih” yang bermakna “seorang > menutup”, yaitu menutup luka dengan obat dan membalutnya. > Apabila saya dan Anda > memiliki borok dosa, mari kita buka borok itu di hadapan > Tuhan. Tuhan akan > mengangkatnya. Jika kita telah menanggung resiko akibat > dosa itu dengan > menerima peringatan atau penghukuman Tuhan, maka kita akan > mengalami pemulihan > dari Tuhan itu. > > Luka > Yehuda > > Nabi Yesaya > menyerukan firman Tuhan kepada Yehuda karena > bangsa itu berdosa. Mereka mencari > Tuhan > dan mereka menyukai jalanNya, tapi perilakunya tidak > sejalan (Yesaya 58:1-2). > Mereka hanya melakukan ibadah secara formal, bukan > beribadah dengan hatinya. > Karenanya, perilakunya tidak menjadi > lebih baik (ayat 3-7). Mereka tidak menguduskan hari Sabat > (bandingkan ayat 13). > > Seruan Yesaya > tersebut merupakan peringatan hukuman terhadap > Yehuda “yang akan datang” apabila mereka tidak > bertobat. Dosa-dosa yang > tergambar dalam pasal 58 adalah dosa-dosa yang mereka > lakukan pada zaman Yesaya > itu, sedangkan ketidakpedulian Tuhan merupakan gambaran > hukuman pada masa yang > akan datang. Sebab, bangsa itu memang tidak bertobat. > > > Yesaya menyerukan > firman Tuhan ini antara tahun > 740-690 SM dan hukuman Yehuda mulai terjadi pada tahun 605 > SM, pada waktu > bangsa itu jatuh ke tangan Babel. Puncak kejatuhannya > terjadi tahun 586 SM, yaitu > hancurnya Yerusalem dan Bait Allah dan diangkutnya penduduk > Yerusalem ke Babel. > > > Pada saat > peringatan itu > disampaikan, Tuhan pun memberi janji kepada bangsa Yehuda, > umatNya. Jika mereka > berbalik kepada Tuhan, maka terang mereka akan merekah dan > lukanya dipulihkan > (bandingkan ayat 8). Lebih lanjut, Tuhan menjanjikan kepada > umatNya: kebenaran > dan kemuliaan Tuhan (ayat 8), pertolongan Tuhan (ayat 9), > terbitnya terang > (ayat 10), tuntunan Tuhan, kepuasan hati, pembaruan > kekuatan (ayat 11), dan pemulihan > negerinya (ayat 12). > > Apakah “luka” > Yehuda itu? Luka > mereka adalah penderitaan yang dialami akibat dosa-dosanya. > Mereka menderita > dengan mengalami pembuangan. Sekalipun luka mereka itu > terjadi akibat > perbuatannya sendiri, namun Tuhan mau memulihkan luka > bangsa itu. > > Seperti halnya > janji Tuhan akan > memulihkan luka bangsa Yehuda itu, begitu juga janji itu > pun berlaku bagi saya > dan Anda yang mau bertobat, sehingga luka akibat dosa-dosa > kita akan dipulihkan > Tuhan. > > Implikasi > > Setiap orang > Kristen pernah > jatuh dalam dosa. Akibat kejatuhannya itu kita menanggung > resiko dari perbuatan > dosa itu. Mungkin kita menderita, entah fisik, atau pun > mental, bahkan rohani. > > Seorang pemuda yang > jatuh ke > dalam dosa harus dikeluarkan dari tempat ia menjalani > persiapan sebagai seorang > hamba Tuhan. Ia menderita secara mental. Perasaannya > hancur. Bahkan, ia merasa > Tuhan tidak menyertainya. > > Dalam suatu proses > konseling, > saya mengajaknya untuk membahas Roma 8:28-30. Sekalipun ia > menderita secara > mental dan perasaannya hancur, semua itu dipakai Tuhan > untuk mendatangkan > kebaikan bagi dirinya. Sebab, ia seorang yang terpanggil > menurut rencana Allah, > ia dipilihNya, dan ditentukan untuk menjadi serupa dengan > gambaran Kristus. > Puncaknya, ia akan dimuliakanNya. Puji Tuhan, pemuda itu > merasa dikuatkan. Ia > merasakan dan mengalami kebersamaan dengan > Tuhan. > > Apakah Anda > mengalami luka > akibat dosa yang Anda lakukan? Maukah luka Anda ditutup > sendiri oleh Tuhan? Syaratnya: > bertobat dan bersedia menjalani pendisiplinan yang Tuhan > kenakan! > > (Artikel ini > ditulis > oleh Hery Setyo Adi, yang menggunakan > rujukan dari berbagai sumber). > > -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected] or add me in Yahoo Messenger at [email protected] thanks for joinning this group.
