Bagus, kl di Fb gw klik "Like this" nih dol

Goffard


________________________________
From: dollyciouz.- <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Mon, December 14, 2009 3:18:19 PM
Subject: ~ aga ~ Mencoba memahami perempuan

 
      
    Bacalah,
    dengan sedikit saja harap-harap cemas.  
    
    Bisakah
    Anda memahami 
perempuan? Saya segera melarikan diri jika ada yang menjawab
    
bisa. Bukan karena membingungkan, tapi karena perempuanlah makhluk 
yang
    paling ambigu. Kita t id ak pernah tahu pentingnya mereka bagi kita 
sampai
    kemudian kita kehilangan mereka. Kita t id ak akan pernah bisa memahami
    
kenapa mereka bersedia berpakaian seksi, kelayapan di mall, tapi 
menolak
    untuk dipelototi. Kita juga t id ak pernah bisa memahami kenapa mereka
  
  bersedia melakukan operasi pengencangan payudara (artinya payudara 
mereka
    selanjutnya terbuat dari plastik, sama dengan ember) 
padahal mereka tahu
    bukan bagian itu yang membuat kita 
mencintai mereka.  
    
     
  
   
    
    Saya
    
t id ak pernah bisa memahami mereka. 
Dan t id ak ingin mencoba lagi. 
Bukan
    karena saya kapok. Tapi karena saya t id ak akan pernah bisa. Bisakah Anda
    
memahami kenyataan berikut ini: mereka sangat seksi dengan pakaian dalam 
miu-miu
    tapi menjadi biasa saja ketika telanjang bulat? Mereka 
bisa sangat
    menggairahkan dengan rok yang tersingkap sedikit 
saja dan memaksa kita
    berpikir yang t id ak-t id ak, tapi kemudian malah terlihat lucu 
ketika
    telanjang sebab ada sisa lemak di sana-sini. Mereka 
jugalah yang bersedia
    memakai bra dengan penopang kawat, supaya 
kita memperhatikan dan
    mengaguminya dengan takjub. Minimal 
supaya kita t id ak melihat 'isi 
kawat'
    tetangga.  
    
    
Bisakah
    Anda pahami semua itu?  
    
     
     
    
  
  Semua
    perempuan matre:
    sebab mereka 
menyukai keindahan, dan keindahan adalah daftar harga yang harus
  
  kita bayar. Hanya alam yang memberikan keindahan secara gratis, 
meskipun
    jalan menuju ke sana tetap harus bayar. Semua perempuan suka 
dipuji: sebab
    mereka menikmati pujian. Tapi pujian yang 
berlebih dan t id ak tepat 
waktu
    justru membuat mereka jengah. P ujian Anda akan dimaknai gombal, walaupun
  
  mereka tetap suka digombali. Hampir semua perempuan mencintai anak 
kecil,
    dan mereka jugalah yang meng id ap baby blues. Hampir semua perempuan
  
  mengatakan hal ini: gue capek nangis mempertahankan hubungan kita. Dan 
itu
    dikatakan sambil menangis. Hampir semua perempuan 
meng id ap sindroma ini:
  
  pada usia 17 - 23 tahun selalu come up dengan pertanyaan siapa 
el-lu.
    P ada usia 24 
- 29 tahun come up dengan pertanyaan siapa gue.
    P ada usia 30 - 35 tahun come up dengan pertanyaan 
siapa aja deh
    pokoknya kawin.
     
  
  
     
     
    
    Hampir
    semua perempuan menangis usai 
mengucapkan ijab-kabul, dan membiarkan
    kita bingung sendiri 
mengartikan tangisan itu ekspresi rasa gembira atau
    ekspresi 
menyesal telah menikah dengan kita. P erempuan jugalah yang dianugerahi
    
kelebihan terutama mencium bau busuk selingkuh kita. Sesekali mungkin 
Anda
    bisa menipu mereka, tapi mereka cepat belajar.  P erempuan jugalah yang
  
  sanggup datang menemui wanita selingkuh kita, mengajaknya belanja 
dan
    nyalon bersama, mengajaknya meni-pedi, sambil meminta si 
wanita
    melepas kita untuk kembali ke rumah secara baik-baik, 
dan tak bercerita apa
    pun ke kita karena justru selingkuhan 
kita yang bercerita. P erempuan
    jugalah yang bisa menahan 
rasa sakit 9 kali lebih baik dari kita pria.  
    
  
  Masihkah Anda
    berusaha memahami mereka?  
  
  
     
     
    
    Usaha
    memahami perempuan, sejatinya, bukan 
usaha yang sia-sia. Minimal kita tahu
    pada akhirnya kita selalu 
gagal memahami mereka. Mereka bisa sangat tahu
    hadiah apa yang 
kita butuhkan di hari ulang tahun kita. Tapi kita harus
    
bertanya ke temannya hadiah apa yang pas untuknya di hari ulang 
tahunnya.
    Kita menyerahkan sepenuhnya kepada mereka pilihan 
film yang akan ditonton,
    dan sesampai di dalam kita memikirkan 
hal lain yang t id ak 
berhubungan
    dengan film tersebut. Ketika mereka bertanya apakah 
kita menikmati filmnya,
    dengan semangat tipsani (tipu 
sana-sini) kita berujar: owh, tentu.
    Kamu yang milih kan . Kita 
t id ak berani mengatakan film itu 
membosankan,
    hanya karena kita t id ak ingin menyinggung perasaan mereka. Kita selalu 
mengganggap
    mereka fragile, lemah. Tapi ketika mereka 
mengatakan enough is
    enough, kita yang datang menyembah 
termehek-mehek dengan janji sejuta
    surga. Anehnya, kadang 
mereka percaya akan ada sejuta surga.  
    
    
 
     
    
    Jika 
ada
    orang ke tiga di antara kita dan mereka, biasanya kita 
menyelesaikannya
    dengan ancaman, dengan hardikan. Sedangkan 
mereka menyelesaikannya dengan
    cara yang lebih elegan: mandi 
selama mungkin, berdandan secantik mungkin,
    tersenyum seyahud 
mungkin, dan menyapa seindah mungkin. Mereka hendak mengatakan,
    
hei..., see, saya lebih cantik dari perempuan yang hendak
    
mengganggumu itu. Cupunya kita, men's talk selalu sekitar paha dan
  
  dada: siapa sudah mencicipi siapa, siapa sudah merasakan siapa, 
siapa
    dengan ukuran berapa, siapa sempit siapa lebar, siapa 
basah siapa kering
    -seakan-akan ukuran, sempit, kering menjadi 
penting kalau t id ak akan
  
  terjadi kiamat. Sementara girl's talk selalu tentang siapa lebih 
charming
    dari siapa, siapa yang ingin mencium siapa. Sesekali 
mereka juga membahas
    ukuran, tapi biasanya dilakukan untuk 
lucu-lucuan saja.  
    
     
  
   
    
    Kita
    sering 
membahas ukuran mereka. P adahal 
ketika 'pertandingan mencangkul
    sawah' dilaksanakan, kita 
jarang 'menunggu' mereka. Bagi mereka, keluar
    bareng adalah 
ekspresi cinta sejati. Tapi bagi kita keluar bareng adalah
    
ekspresi usai nonton bioskop. Ini bukan soal jender, tapi kenyataan 
bahwa
    kita t id ak 
mampu memahami kedalaman cinta mereka. Kita selalu mahir
    
berkisah tentang pekerjaan-pekerjaan kita, tentang dunia yang hendak 
kita
    raih, dengan sedikit bumbu di sana-sini, dan mereka kita 
minta mendengarkan
    saja dengan takjim. Ketika mereka bercerita 
tengtang Zara, tentang Nine
    West, kita mulai menempelkan stiker 
matre ke kening mereka. P adahal,
    hei, mereka menyukai 
keindahan, yang ujung-ujungnya akan dipersembahkan kepada
    kita. 
Kita saja yang t id ak mampu memahami 
maknanya.  
    
      P ernahkah
    Anda memeriksa fakta 
berikut ini: dibanding ayah Anda, ternyata Ibu Anda
    lebih 
sering t id ur belakangan untuk 
membenahi semua hal, dan bangun lebih
    dulu untuk memulai semua 
hal. P eriksa baik-baik fakta berikut 
ini:
    dibanding ayah Anda, ibu Anda lebih sering mengkhawatirkan 
keselamatan
    Anda!  
    
    
 
     
    
    
Tahukah
    Anda kenapa perempuan suka menggunakan pakaian dalam 
warna hitam? Selain
    karena terlihat seksi, elegan, dan penuh 
misteri, juga karena mereka ingin
    mengh id upkan kenangan kita akan emak kita dulu. Selalu ada 
sifat
    kanak-kanak dalam diri semua laki-laki, dan selalu ada 
sifat ingin diasuh, oedipus
    complex, dalam diri kita. Dan 
mereka tahu itu. Mereka mungkin menyukai
    warna biru, sesekali 
warna krem atau pink dengan renda di sekeliling untuk
    membantu 
menghiasi hari-hari mereka. Mereka mungkin saja memilih warna
    
putih untuk memulai hari. Atau warna merah tua ketika mereka ingin 
tampak
    seksi. Tapi warna hitam tetap favorit mereka. Satu dari 
satu perempuan
    mempunyai pakaian dalam warna hitam. Jangan 
tanyakan ke mereka, karena
    mungkin saja mereka sedang 
memakainya.  
    
    Jangan
    
karena ayat suci menyatakan "istrimu adalah sawah, cangkullah sesukamu' 
maka
    kita merasa mendapat hak untuk menghampiri mereka kapan 
saja di mana saja.
    T id akkah Anda cukup mendapat informasi bahwa seminggu 
sebelum dan seminggu
    setelah mereka period adalah masa emas 
mereka untuk 'dicangkul'?
    T id ak perlu menjadi ahli roket untuk mengetahui hal 
remeh itu. Mereka
    bahkan bersedia mengingatkan kita akan 
tanggal-tanggal keramat itu. P ada
    tanggal 23 setiap bulan mereka 
akan suka cita berkata eh, tanggal 25an aku
    period loh. 
Ketahuilah, itu sign, tanda, bukan tanggal gajian. hahahaha....  
  
  
     
     
    
    Begitulah,
    kalau Anda masih mampu selingkuh 
setelah mendapatkan pelayanan sehebat itu,
    kini justru Anda 
yang sulit
    saya 
pahami. 

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.



      

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

Kirim email ke