dolly baby can u practice what u preach darling? hihihihihi
2009/12/14 arka prasetya <[email protected]> > setuju saya juga suka kalimat terkahir nya... > > 2009/12/14 Ear-One <[email protected]> > > Emang wanita susah dipahami… tapi gw paling suka kalimat terakhirnya tuh >> : >> >> >> >> kalau Anda masih mampu selingkuh setelah mendapatkan pelayanan sehebat >> itu, >> kini justru Anda yang sulit >> saya pahami. >> >> >> >> Jadi yang sulit dipahami siapa sih hehehe J >> >> >> >> >> >> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] >> *On Behalf Of *dollyciouz.- >> *Sent:* Monday, December 14, 2009 3:18 PM >> >> *To:* [email protected] >> *Subject:* ~ aga ~ Mencoba memahami perempuan >> >> >> >> >> Bacalah, >> >> dengan sedikit saja harap-harap cemas. >> >> Bisakah >> Anda memahami perempuan? Saya segera melarikan diri jika ada yang >> menjawab >> bisa. Bukan karena membingungkan, tapi karena perempuanlah makhluk >> yang >> paling ambigu. Kita tidak pernah tahu pentingnya mereka bagi kita >> sampai >> kemudian kita kehilangan mereka. Kita tidak akan pernah bisa memahami >> kenapa mereka bersedia berpakaian seksi, kelayapan di mall, tapi >> menolak >> untuk dipelototi. Kita juga tidak pernah bisa memahami kenapa mereka >> bersedia melakukan operasi pengencangan payudara (artinya payudara >> mereka >> selanjutnya terbuat dari plastik, sama dengan ember) padahal mereka >> tahu >> bukan bagian itu yang membuat kita mencintai mereka. >> >> >> >> >> Saya >> tidak pernah bisa memahami mereka. Dan tidak ingin mencoba lagi. Bukan >> karena saya kapok. Tapi karena saya tidak akan pernah bisa. Bisakah >> Anda >> memahami kenyataan berikut ini: mereka sangat seksi dengan pakaian >> dalam miu-miu >> tapi menjadi biasa saja ketika telanjang bulat? Mereka bisa sangat >> menggairahkan dengan rok yang tersingkap sedikit saja dan memaksa kita >> berpikir yang tidak-tidak, tapi kemudian malah terlihat lucu ketika >> telanjang sebab ada sisa lemak di sana-sini. Mereka jugalah yang >> bersedia >> memakai bra dengan penopang kawat, supaya kita memperhatikan dan >> mengaguminya dengan takjub. Minimal supaya kita tidak melihat 'isi >> kawat' >> tetangga. >> >> Bisakah >> Anda pahami semua itu? >> >> >> >> >> Semua >> perempuan matre: >> sebab mereka menyukai keindahan, dan keindahan adalah daftar harga >> yang harus >> kita bayar. Hanya alam yang memberikan keindahan secara gratis, >> meskipun >> jalan menuju ke sana tetap harus bayar. Semua perempuan suka dipuji: >> sebab >> mereka menikmati pujian. Tapi pujian yang berlebih dan tidak tepat >> waktu >> justru membuat mereka jengah. Pujian Anda akan dimaknai gombal, >> walaupun >> mereka tetap suka digombali. Hampir semua perempuan mencintai anak >> kecil, >> dan mereka jugalah yang mengidap baby blues. Hampir semua perempuan >> mengatakan hal ini: gue capek nangis mempertahankan hubungan kita. Dan >> itu >> dikatakan sambil menangis. Hampir semua perempuan mengidap sindroma >> ini: >> pada usia 17 - 23 tahun selalu come up dengan pertanyaan siapa el-lu. >> Pada usia 24 - 29 tahun come up dengan pertanyaan siapa gue. >> Pada usia 30 - 35 tahun come up dengan pertanyaan siapa aja deh >> pokoknya kawin. >> >> >> >> >> >> Hampir >> semua perempuan menangis usai mengucapkan ijab-kabul, dan membiarkan >> kita bingung sendiri mengartikan tangisan itu ekspresi rasa gembira >> atau >> ekspresi menyesal telah menikah dengan kita. Perempuan jugalah yang >> dianugerahi >> kelebihan terutama mencium bau busuk selingkuh kita. Sesekali mungkin >> Anda >> bisa menipu mereka, tapi mereka cepat belajar. Perempuan jugalah yang >> sanggup datang menemui wanita selingkuh kita, mengajaknya belanja dan >> nyalon bersama, mengajaknya meni-pedi, sambil meminta si wanita >> melepas kita untuk kembali ke rumah secara baik-baik, dan tak >> bercerita apa >> pun ke kita karena justru selingkuhan kita yang bercerita. Perempuan >> jugalah yang bisa menahan rasa sakit 9 kali lebih baik dari kita >> pria. >> >> Masihkah Anda >> berusaha memahami mereka? >> >> >> >> >> Usaha >> memahami perempuan, sejatinya, bukan usaha yang sia-sia. Minimal kita >> tahu >> pada akhirnya kita selalu gagal memahami mereka. Mereka bisa sangat >> tahu >> hadiah apa yang kita butuhkan di hari ulang tahun kita. Tapi kita >> harus >> bertanya ke temannya hadiah apa yang pas untuknya di hari ulang >> tahunnya. >> Kita menyerahkan sepenuhnya kepada mereka pilihan film yang akan >> ditonton, >> dan sesampai di dalam kita memikirkan hal lain yang tidak berhubungan >> dengan film tersebut. Ketika mereka bertanya apakah kita menikmati >> filmnya, >> dengan semangat tipsani (tipu sana-sini) kita berujar: owh, tentu. >> Kamu yang milih kan . Kita tidak berani mengatakan film itu >> membosankan, >> hanya karena kita tidak ingin menyinggung perasaan mereka. Kita selalu >> mengganggap >> mereka fragile, lemah. Tapi ketika mereka mengatakan enough is >> enough, kita yang datang menyembah termehek-mehek dengan janji sejuta >> surga. Anehnya, kadang mereka percaya akan ada sejuta surga. >> >> >> >> >> Jika ada >> orang ke tiga di antara kita dan mereka, biasanya kita >> menyelesaikannya >> dengan ancaman, dengan hardikan. Sedangkan mereka menyelesaikannya >> dengan >> cara yang lebih elegan: mandi selama mungkin, berdandan secantik >> mungkin, >> tersenyum seyahud mungkin, dan menyapa seindah mungkin. Mereka hendak >> mengatakan, >> hei..., see, saya lebih cantik dari perempuan yang hendak >> mengganggumu itu. Cupunya kita, men's talk selalu sekitar paha dan >> dada: siapa sudah mencicipi siapa, siapa sudah merasakan siapa, siapa >> dengan ukuran berapa, siapa sempit siapa lebar, siapa basah siapa >> kering >> -seakan-akan ukuran, sempit, kering menjadi penting kalau tidak akan >> terjadi kiamat. Sementara girl's talk selalu tentang siapa lebih >> charming >> dari siapa, siapa yang ingin mencium siapa. Sesekali mereka juga >> membahas >> ukuran, tapi biasanya dilakukan untuk lucu-lucuan saja. >> >> >> >> >> Kita >> sering membahas ukuran mereka. Padahal ketika 'pertandingan mencangkul >> sawah' dilaksanakan, kita jarang 'menunggu' mereka. Bagi mereka, >> keluar >> bareng adalah ekspresi cinta sejati. Tapi bagi kita keluar bareng >> adalah >> ekspresi usai nonton bioskop. Ini bukan soal jender, tapi kenyataan >> bahwa >> kita tidak mampu memahami kedalaman cinta mereka. Kita selalu mahir >> berkisah tentang pekerjaan-pekerjaan kita, tentang dunia yang hendak >> kita >> raih, dengan sedikit bumbu di sana-sini, dan mereka kita minta >> mendengarkan >> saja dengan takjim. Ketika mereka bercerita tengtang Zara, tentang >> Nine >> West, kita mulai menempelkan stiker matre ke kening mereka. Padahal, >> hei, mereka menyukai keindahan, yang ujung-ujungnya akan >> dipersembahkan kepada >> kita. Kita saja yang tidak mampu memahami maknanya. >> >> Pernahkah >> Anda memeriksa fakta berikut ini: dibanding ayah Anda, ternyata Ibu >> Anda >> lebih sering tidur belakangan untuk membenahi semua hal, dan bangun >> lebih >> dulu untuk memulai semua hal. Periksa baik-baik fakta berikut ini: >> dibanding ayah Anda, ibu Anda lebih sering mengkhawatirkan keselamatan >> Anda! >> >> >> >> >> Tahukah >> Anda kenapa perempuan suka menggunakan pakaian dalam warna hitam? >> Selain >> karena terlihat seksi, elegan, dan penuh misteri, juga karena mereka >> ingin >> menghidupkan kenangan kita akan emak kita dulu. Selalu ada sifat >> kanak-kanak dalam diri semua laki-laki, dan selalu ada sifat ingin >> diasuh, oedipus >> complex, dalam diri kita. Dan mereka tahu itu. Mereka mungkin menyukai >> warna biru, sesekali warna krem atau pink dengan renda di sekeliling >> untuk >> membantu menghiasi hari-hari mereka. Mereka mungkin saja memilih warna >> putih untuk memulai hari. Atau warna merah tua ketika mereka ingin >> tampak >> seksi. Tapi warna hitam tetap favorit mereka. Satu dari satu perempuan >> mempunyai pakaian dalam warna hitam. Jangan tanyakan ke mereka, karena >> mungkin saja mereka sedang memakainya. >> >> Jangan >> karena ayat suci menyatakan "istrimu adalah sawah, cangkullah >> sesukamu' maka >> kita merasa mendapat hak untuk menghampiri mereka kapan saja di mana >> saja. >> Tidakkah Anda cukup mendapat informasi bahwa seminggu sebelum dan >> seminggu >> setelah mereka period adalah masa emas mereka untuk 'dicangkul'? >> Tidak perlu menjadi ahli roket untuk mengetahui hal remeh itu. Mereka >> bahkan bersedia mengingatkan kita akan tanggal-tanggal keramat itu. >> Pada >> tanggal 23 setiap bulan mereka akan suka cita berkata eh, tanggal 25an >> aku >> period loh. Ketahuilah, itu sign, tanda, bukan tanggal gajian. >> hahahaha.... >> >> >> >> >> Begitulah, >> kalau Anda masih mampu selingkuh setelah mendapatkan pelayanan sehebat >> itu, >> kini justru Anda yang sulit >> saya pahami. >> >> >> >> -- >> you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. >> to post emails, just send to : >> [email protected] >> to join this group, send blank email to : >> [email protected] >> to quit from this group, just send email to : >> [email protected] >> if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected] >> or add me in Yahoo Messenger at [email protected] >> thanks for joinning this group. >> -- >> you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. >> to post emails, just send to : >> [email protected] >> to join this group, send blank email to : >> [email protected] >> to quit from this group, just send email to : >> [email protected] >> if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected] >> or add me in Yahoo Messenger at [email protected] >> thanks for joinning this group. >> > > -- > you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. > to post emails, just send to : > [email protected] > to join this group, send blank email to : > [email protected] > to quit from this group, just send email to : > [email protected] > if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected] > or add me in Yahoo Messenger at [email protected] > thanks for joinning this group. > -- best regards, Astrid "Hide the pain and fear far The one who's right will win Know that everything is in your hands" RISE ~ Yoko Kanno, Origa -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected] or add me in Yahoo Messenger at [email protected] thanks for joinning this group.
