iya katanya hari ini gerhana Matahari neeh....
ada yg bisa ngelihat ngga..?? atau ada yg udah punya poto2nya ngga...???







[email protected] 
Sent by: [email protected]
15/01/2010 13:40
Please respond to
[email protected]


To

cc

Subject
~ aga ~ Fw: Gerhana Matahari







- 
Thank's to "Edwin Irmanto" 
















Doddy Al Jambary mengirim pesan kepada anggota Majelis Al Fath.

--------------------
Judul: Gerhana Matahari

Dari Group "Jadikan Facebook lebih bermanfaat untuk dunia dan akhirat
mu..."

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
"Apakah kamu tidak memperhatikan penciptaan Tuhanmu bagaimana Dia
memanjangkan dan (memendekkan bayang-bayang) dan kalau Dia menghendaki
niscaya Dia jadikan tetap bayang-bayang itu. Kemudian Kami jadikan
matahari sebagai penunjuk atas bayang-bayang itu. Kemudian Kami menarik
bayang-bayang itu kepada Kami dengan tarikan yang perlahan-lahan." (QS.
Al-Furqaan 45-46)

Dalam rentang waktu dua tahun berturut-turut, yakni 2009-2010, kita akan
menyaksikan salah satu dari kekuasaan ALLAH di alam semesta ini yaitu
Gerhana Matahari. Walaupun tidak semua bagian di wilayah Indonesia dapat
melihat fenomena ini. Karena, gerhana yang terjadi sekarang ini adalah
Gerhana Matahari Cincin (GMC) dan hanya melewati bagian barat dan/atau
utara Indonesia.

Pada tahun 2009 tercatat ada dua gerhana yang telah melewati Indonesia,
yaitu pada tanggal 26 Januari dan 22 Juli , sementara itu pada tahun
2010 ini gerhana matahari kembali datang pada tanggal 15 Januari. Yang
InsyaALLAH akan terjadi pada puncak gerhana di antara jam 15.19 - 15.23
WIB, bergantung pada lokasinya. Pada saat puncak, matahari akan nampak
benjol (robek) sedikit di bagian kanan bawah (sisi utara).

Yang perlu diperhatikan adalah jenis gerhana inimerupakan gerhana
matahari anular (bukan total) artinya ukuran bulan tidak cukup besar
untuk menutupi seluruh priringan matahari berbeda dengan gerhana
matahari total dimana bulan menutupi seluruh piringan matahari. Jadi,
untuk melihatnya, perlu digunakan lensa pelindung mata, serta bagi
fotografer, ingat untuk melindungi lensa kameranya sebelum mengabadikan
fenomena langka ini.

Bagaimana Islam menghadapi fenomena semacam ini? Tentu saja, Nabi kita
telah menuntun ummatnya dalam menyikapi kebesaran ALLAH ini dengan
beberapa tuntunan, agar ummatnya semakin dekat dan memiliki kesadaran
akan kebesaran ALLAH SWT.
Sebagian masyarakat seringkali mengaitkan peristiwa gerhana dengan
kejadian-kejadian tertentu, seperti adanya kematian atau kelahiran, dan
kepercayaan ini dipercaya secara turun temurun sehingga menjadi
keyakinan umum masyarakat.

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pun membantah keyakinan tadi. Dari
'Aisyah radhiyallahu 'anha, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda
kekuasaan ALLAH. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang
atau lahirnya seseorang. Jika melihat gerhana tersebut, maka berdo'alah
kepada ALLAH.. bertakbirlah.. kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.."
(HR. Bukhari)

Memang pada saat terjadinya gerhana matahari, bertepatan dengan
meninggalnya anak Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yang bernama
Ibrahim. Dari Al Mughiroh bin Syu'bah, beliau berkata, "Di masa
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah terjadi gerhana matahari
ketika hari kematian Ibrahim. Kemudian orang-orang mengatakan bahwa
munculnya gerhana ini karena kematian Ibrahim. Untuk mengklarifikasi hal
tersebut Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
'Sesungguhnya gerhana matahari dan bulan tidak terjadi karena kematian
atau lahirnya seseorang. Jika kalian melihat gerhana tersebut, maka
shalat dan berdo'alah..'" (HR. Bukhari)

Ibrahim adalah anak dari budak Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yang
bernama Mariyah Al Qibthiyyah Al Mishriyyah. Ibrahim hidup selama 18
bulan. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak memiliki anak kecuali
dari Khadijah dan budak ini. Tatkala Ibrahim meninggal, Nabi shallallahu
'alaihi wa sallam menetaskan air mata dan begitu sedih. Rasulullah
shallallahu 'alaihi wa sallam pun mengatakan ketika kematian anaknya
ini, "Air mata ini mengalir dan hati ini bersedih. Kami tidak mengatakan
kecuali yang diridhoi ALLAH. Sungguh (wahai Ibrahim) karena kepergianmu
ini, kami bersedih." (HR. Bukhari)

Kejadian gerhana, baik bulan maupun matahari, memang merupakan kejadian
yang langka. Bisa jadi dalam rentang waktu bertahun-tahun, tapi mungkin
juga dalam satu tahun yang sama, seperti yang terjadi pada tahun 2009.

Islam sebagai ajaran yang lengkap tak luput juga menuntun kita untuk
menyikapi kejadian itu dengan tuntuan syariat yang akan lebih
meningkatkan ketauhidan dan aqidah islamiyah.
Pakar bahasa Arab, memberi istilah berbeda pada gerhana matahari dan
bulan. Gerhana matahari mereka namakan dengan kusuf adalah artinya
terhalangnya cahaya matahari atau berkurangnya cahaya matahari
disebabkan bulan yang terletak di antara matahari dan bumi. Sedangkan
khusuf sebutan untuk gerhana bulan.

Namun, ada pula yang berpendapat bahwa jika kusuf dan khusuf tidak
disebut berbarengan, maka itu bermakna satu yaitu gerhana matahari atau
gerhana bulan. Namun kalau kusuf dan khusuf disebut berbarengan, maka
kusuf bermakna gerhana matahari, sedangkan khusuf bermakna gerhana
bulan.

Dalam beberapa hadits, kadang menggunakan kata khusuf, namun yang
dimaksudkan adalah gerhana matahari atau gerhana bulan karena khusuf
pada saat itu disebutkan tidak berbarengan dengan kusuf.

Fenomena kejadian gerhana merupakan bukti kebesaran ALLAH yang
ditunjukkan kepada makhluk-Nya untuk dijadikan bahan tafakkur. Gerhana
sering juga disebut sebagai gejala alam yang bisa diprediksi kapan
kejadiannya. Namun, semua itu adalah kehendak ALLAH. Bagi Dia bisa saja
andaikata tidak mengembalikan posisi bulan dan matahari sebagaimana
sebelumnya. Jika hal ini terjadi tentu akan datang bencana yang hebat di
muka bumi ini, karena selamanya matahari, yang menjadi sumber kehidupan
bagi makhluk di bumi ini, akan terhalang oleh bulan dan kita akan
mengalami seperti malam yang sangat panjang. Inilah mungkin yang disebut
KIAMAT. Na'udzubillah.

Oleh karena itu, sikap yang tepat ketika fenomena gerhana ini adalah
takut dan khawatir namun tetap berpengharapan kepada ALLAH. Jangan
mengikuti kebiasaan orang-orang yang hanya ingin menyaksikan peristiwa
gerhana dengan membuat album kenangan fenomena tersebut, tanpa mau
mengindahkan tuntunan dan ajakan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam
ketika itu. Siapa tahu peristiwa ini adalah tanda datangnya bencana atau
adzab, atau tanda semakin dekatnya hari kiamat.

Mari kita renungkan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berikut ini
:

Abu Musa Al Asy'ari radhiyallahu 'anhu menuturkan, "Pernah terjadi
gerhana matahari pada zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.
Nabi lantas berdiri takut karena khawatir akan terjadi hari kiamat,
sehingga beliau pun mendatangi masjid kemudian beliau mengerjakan shalat
dengan berdiri, ruku' dan sujud yang lama. Aku belum pernah melihat
beliau melakukan shalat sedemikian rupa."
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lantas bersabda, "Sesungguhnya ini
adalah tanda-tanda kekuasaan ALLAH yang ditunjukkan-Nya. Gerhana
tersebut tidaklah terjadi karena kematian atau hidupnya seseorang. Akan
tetapi ALLAH menjadikan demikian untuk menakuti hamba-hamba-Nya. Jika
kalian melihat sebagian dari gerhana tersebut, maka bersegeralah untuk
berdzikir, berdo'a dan memohon ampun kepada ALLAH." (HR. Muslim)

Wallahu a'lam, wal 'ilmu 'indallah..

(berbagai sumber)
--------------------

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

__________________________________________________________________

Think before you Print!  Do you really need to print this email?
PACIFIC BRANDS is an Environmental Endorsed Company.
____________________________________________________________________________________________________________________

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

Kirim email ke