"Edwin " 













Sent: Tuesday, March 02, 2010 8:17 AM
Subject: Tidur Pagi Pasti Ada Sebabnya
 

Tidur Pagi Pasti Ada Sebabnya 
 
Tidak mungkin sesuatu terjadi tanpa sebab. Itu mustahil. Begitu juga 
kebiasaan tidur pagi, pasti ada sebabnya. Apa saja sebabnya menurut agama 
ini? Berikut penjelasan empat sebab tidur pagi dan solusinya. 
 
[Sebab pertama] Tidak shalat malam
Tidak shalat malam dapat menyebabkan malas di pagi harinya. Cara mengatasi 
hal ini adalah dengan mengerjakan sholat malam karena dengan melakukan hal 
tersebut akan terlepaslah ikatan-ikatan setan.
 
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
 
عَقِدَ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ 
ثَلاَثَ عُقَدٍ ، يَضْرِبُ كُلَّ عُقْدَةٍ عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ فَارْقُدْ 
، فَإِنِ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ 
تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ صَلَّى انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ 
فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ ، وَإِلاَّ أَصْبَحَ خَبِيثَ 
النَّفْسِ كَسْلاَنَ
 
"Setan membuat tiga ikatan di tengkuk (leher bagian belakang) salah 
seorang dari kalian ketika tidur. Di setiap ikatan setan akan mengatakan, 
"Malam masih panjang, tidurlah!". Jika dia bangun lalu berdzikir pada 
Allah, lepaslah satu ikatan. Kemudian jika dia berwudhu, lepas lagi satu 
ikatan. Kemudian jika dia mengerjakan sholat, lepaslah ikatan terakhir. Di 
pagi hari dia akan bersemangat dan bergembira. Jika tidak melakukan 
seperti ini, dia tidak ceria dan menjadi malas." (HR. Bukhari no. 1142 dan 
Muslim no. 776)
 
Benar pula perkataan seorang tabi’in bahwa dengan mengerjakan shalat 
malam, wajah akan menjadi berseri di pagi hari. Yaitu seorang ulama hadits 
dari Kufah, Syarik An Nakho’i bin ‘Abdillah, ketika mendiktekan hadits 
kepada murid-muridnya, di sela-sela mendikte, beliau mengatakan kepada 
seorang muridnya –yaitu Tsabit bin Musa Az Zahid-,
 
مَنْ كَثُرَتْ صَلاَتُهُ بِاللَّيْلِ حَسُنَ وَجْهُهُ بِالنَّهَارِ
 
“Barangsiapa banyak mengerjakan shalat di malam hari, wajahnya akan 
berseri di pagi harinya.” (HR. Ibnu Majah no. 1333. Syaikh Al Albani 
mengatakan bahwa hadits ini dho’if dalam Shohih wa Dho’if Sunan Ibnu Majah
)
Tsabit bin Musa menyangka bahwa ini adalah hadits Nabi shallallahu ‘alaihi 
wa sallam. Padahal ini hanyalah perkataan gurunya Syarik karena melihat 
kezuhudan dan kewaro’an yang ada padanya. (Lihat Taysir Mushtholahul 
Hadits, hal. 86, Darul Fikr dan Laysa Min Qoulin Nabi shallallahu ‘alaihi 
wa sallam, hal. 89, Maktabah Awladu Syaikh)
 
Juga disebutkan dalam sebuah hadits bahwa orang yang tidak shalat malam 
berarti telah dikencingi oleh setan.
 
Dari Abu Wa’il, dari Abdullah, beliau berkata, “ Ada yang mengatakan 
kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa terdapat seseorang 
yang tidur malam hingga shubuh (maksudnya tidak bangun malam, pen). Beliau 
shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas mengatakan,
 
« ذَلِكَ الشَّيْطَانُ بَالَ فِى أُذُنَيْهِ ».
 
“Demikianlah setan telah mengincingi kedua telinganya.” (HR. An Nasa’i no. 
1609 dan Ibnu Majah no. 1330. Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa 
At Tarhib no. 640 mengatakan bahwa hadits ini shohih)
 
[Sebab kedua] Sering begadang
Begadang bisa menyebabkan lelah dan ngantuk di pagi harinya.
Cara mengatasinya adalah dengan tidur di awal malam.
Dari Abu Ishaq, beliau berkata bahwa beliau menanyakan kepada Al Aswad bin 
Yazid tentang perkataan ‘Aisyah mengenai shalat malam Rasulullah 
shallallahu ‘alaihi wa sallam. ‘Aisyah berkata,
 
كَانَ يَنَامُ أَوَّلَ اللَّيْلِ وَيُحْيِى آخِرَهُ ثُمَّ إِنْ كَانَتْ لَهُ 
حَاجَةٌ إِلَى أَهْلِهِ قَضَى حَاجَتَهُ ثُمَّ يَنَامُ فَإِذَا كَانَ عِنْدَ 
النِّدَاءِ الأَوَّلِ - قَالَتْ - وَثَبَ - وَلاَ وَاللَّهِ مَا قَالَتْ 
قَامَ - فَأَفَاضَ عَلَيْهِ الْمَاءَ - وَلاَ وَاللَّهِ مَا قَالَتِ 
اغْتَسَلَ. وَأَنَا أَعْلَمُ مَا تُرِيدُ - وَإِنْ لَمْ يَكُنْ جُنُبًا 
تَوَضَّأَ وُضُوءَ الرَّجُلِ لِلصَّلاَةِ ثُمَّ صَلَّى الرَّكْعَتَيْنِ.
 
"Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa tidur di awal malam dan 
beliau menghidupkan akhir malam (dengan shalat). Jika beliau memiliki 
hajat (baca : hubungan badan dengan istrinya), beliau menunaikan hajat 
tersebut kemudian beliau tidur. Pada adzan shubuh pertama, beliau 
shallallahu ‘alaihi wa sallam duduk (‘Aisyah tidak mengatakan bahwa beliau 
bangun). Kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menuangkan air 
(‘Aisyah tidak mengatakan bahwa beliau mandi, dan aku mengetahui apa yang 
‘Aisyah maksudkan). Jika beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak dalam 
keadaan junub, beliau berwudhu seperti wudhu seseorang yang hendak shalat. 
Kemudian beliau shalat dua raka’at." (HR. Muslim no. 739)
Diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata,
 
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ 
قَبْلَ الْعِشَاءِ وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا
 
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat 
Isya' dan ngobrol-ngobrol setelahnya.” (HR. Bukhari no. 568)
 
[Sebab ketiga] Terpengaruh dengan teman yang punya kebiasaan tidur pagi
Ingatlah karena dekat dengan teman atau tetangga yang sering 
malas-malasan, kita juga bisa terpengaruh.
Cara mengatasi hal ini adalah dengan memilih teman yang rajin, yang selalu 
menjaga waktunya di pagi hari, sehingga kita bisa tertular kerajinannya.
 
[Sebab keempat] Kebiasaan
Ini juga adalah sebab orang sering tidur pagi karena kesehariannya memang 
seperti ini. Selepas shalat shubuh, kebiasaannya adalah menghampiri kasur, 
mengambil selimut dan bantal, sehingga pulas tidur hingga matahari 
meninggi lalu beranjak kerja atau kuliah. Orang yang punya kebiasaan 
seperti ini telah hilang keberkahan dari dirinya di waktu pagi.
Cara mengatasinya dengan bersungguh-sungguh menghilangkan kebiasaan buruk 
tersebut dan senantiasa dibarengi dengan meminta tolong pada Allah. Allah 
Ta'ala berfirman,
 
وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ 
لَمَعَ الْمُحْسِنِين
 
“Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh di dalam jalan Kami, maka sungguh 
akan Kami tunjukkan mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah 
benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik." (QS. Al 'Ankabut [29) 
: 69)
 
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
 

Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang! 

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

Kirim email ke