jadi inget pepatah kuno,,
"tuntutlah ilmu sampai ke negeri cina"
apa sekarang saatnya kita ikuti ilmu disana??


><><><><><><><
la vita è la semplicità, non significa non condividere con altri utenti.
life is simplicity, not mean not to share with others.
*Considerazione*
"ined_mail
by:
DENY TRI SURYODINOTO
email  : deny[dot]dino[at]gmail[dot]com


2010/4/13 maHen <[email protected]>

> sapa ya tokoh indonesia yg pnya karakter sprti Zhu ini..very impessive..
> koruptor go to hell..!!!!!
>
>
> [email protected] wrote:
>
>>
>>
>> Rabu, 21 Juli 2004
>>
>> *Bangsa Ini Memerlukan Zhu*
>> Oleh : Asro Kamal Rokan
>>
>> Xiao Hongbo telah dihukum mati pekan lalu. Delapan orang pacarnya --yang
>> dibiayai dalam kehidupan mewah-- mungkin hanya menangisi lelaki berusia 37
>> tahun. Tidak ada yang bisa membantunya.
>>
>> Deputi manajer cabang Bank Konstruksi China, salah satu bank milik negara,
>> di Dacheng, Provinsi Sichuan, itu dihukum mati karena korupsi. Xiao telah
>> merugikan bank sebesar 4 juta yuan atau sekitar Rp 3,9 miliar sejak 1998
>> hingga 2001. Uang itu digunakan untuk membiayai kehidupan delapan pacarnya.
>>
>> Xiao Hongbo satu di antara lebih dari empat ribu orang di Cina yang telah
>> dihukum mati sejak 2001 karena terbukti melakukan kejahatan, termasuk
>> korupsi. Angka empat ribu itu, menurut Amnesti Internasional (AI), jauh
>> lebih kecil dari fakta sesungguhnya. AI mengutuk cara-cara Cina itu, yang
>> mereka
>> sebut sebagai suatu yang mengerikan.
>>
>> Tapi, bagi Perdana Menteri Zhu Rongji inilah jalan menyelamatkan Cina dari
>> kehancuran. Ketika dilantik menjadi perdana menteri pada 1998, Zhu dengan
>> lantang mengatakan, *''Berikan kepada saya seratus peti mati, sembilan puluh
>> sembilan untuk koruptor, satu untuk saya jika saya melakukan hal yang
>> sama.*''
>>
>> Zhu tidak main-main. Cheng Kejie, pejabat tinggi Partai Komunis Cina,
>> dihukum mati karena menerima suap lima juta dolar AS. Tidak ada
>> tawar-menawar. Permohonan banding wakil ketua Kongres Rakyat Nasional itu
>> ditolak pengadilan. Bahkan istrinya, Li Ping,yang membantu suaminya meminta
>> uang suap, dihukum penjara.
>>
>> Wakil Gubernur Provinsi Jiangxi, Hu Chang-ging, pun tak luput dari peti
>> mati. Hu terbukti menerima suap berupa mobil dan permata senilai Rp 5
>> miliar. Ratusan bahkan mungkin ribuan peti mati telah terisi, tidak hanya
>> oleh para pejabat korup, tapi juga pengusaha, bahkan wartawan.
>>
>> Selama empat bulan pada 2003 lalu, 33.761 polisi dipecat. Mereka dipecat
>> tidak hanya karena menerima suap, tapi juga berjudi, mabuk-mabukan, membawa
>> senjata di luar tugas, dan kualitas di bawah standar. Agaknya Zhu Rongji
>> paham betul *pepatah Cina: bunuhlah seekor ayam untuk menakuti seribu ekor
>> kera*.
>>
>> Dan, sejak ayam-ayam dibunuh, kera-kera menjadi takut, kini pertumbuhan
>> ekonomi Cina mencapai 9 persen per tahun dengan nilai pendapatan domestik
>> bruto sebesar 1.000 dolar AS. Cadangan devisa mereka sudah mencapai 300
>> miliar dolar AS. Sukses Cina itu, menurut guru besar Universitas Peking,
>> Prof Kong Yuanzhi, karena Zhu serius memberantas korupsi. Perang terhadap
>> korupsi diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Zhu
>> mengeluarkan dana besar untuk pendidikan manajemen, mengirim ribuan siswa
>> belajar ke luar negeri, dan juga mengundang pakar bisnis berbicara di Cina.
>>
>> Kini, lihatlah apa yang terjadi di Indonsia. Pengangguran terus bertambah,
>> anak-anak gadis dari desa terpaksa menjadi pelacur di kota, lulusan SMU
>> menjadi pengamen, anak-anak SD yang malu tidak dapat membayar uang sekolah,
>> bunuh diri. Ratusan ribu orang tumpah ke kota-kota karena di desa tidak ada
>> harapan. Ratusan ribu orang menjadi tenaga kerja di luar negeri, ditipu calo
>> dan disiksa majikannya.
>>
>> Mereka adalah korban. Koruptor menghisap hidup mereka, bertahun-tahun
>> tanpa ada yang menolong. Koruptor mengambil hak mereka atas tanah, hak
>> mereka atas air, hak mereka untuk sekolah, hak mereka untuk berdagang, hak
>> mereka untuk bekerja, hak mereka untuk mendapatkan layanan, hak mereka untuk
>> kesehatan. Apalagi hak yang tersisa untuk orang-orang miskin itu?
>> Pemerintah bukan penolong orang-orang miskin, terkadang mereka juga
>> mengambil uang dari orang-orang miskin.
>>
>> Bangsa ini memerlukan orang seperti Zhu Rongji, bukan pesolek. Sebab,
>> inilah keadaan utama Indonesia: Jatuhkanlah tiga buah batu dari pesawat
>> udara di wilayah Indonesia, maka yakinlah satu di antara batu itu akan
>> mengenai kepala koruptor!
>>
>> *Republika*, 21 Juli 2004
>>
>> _
>> http://www.republika.co.id/detail.asp?katakunci=+Bangsa%20%20+Ini%20%20+Memerlukan%20%20+Zhu&id=176378_<
>> http://www.republika.co.id/detail.asp?katakunci=+Bangsa%20%20+Ini%20%20+Memerlukan%20%20+Zhu&id=176378>
>>
>> --
>> you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
>> to post emails, just send to :
>> [email protected]
>> to join this group, send blank email to :
>> [email protected]
>> to quit from this group, just send email to :
>> [email protected]
>> if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
>> or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
>> thanks for joinning this group.
>>
>
> --
> you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
> to post emails, just send to :
> [email protected]
> to join this group, send blank email to :
> [email protected]
> to quit from this group, just send email to :
> [email protected]
> if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
> or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
> thanks for joinning this group.
>
> To unsubscribe, reply using "remove me" as the subject.
>

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

Kirim email ke