klo menurut gw seehh...

indonesia secara gak langsung merdeka karena 'sedikit' bantuan dari amerika, coz sejak amerika nge-bom atom nagasaki-japan-langsung tarik mundur pasukan dan hengkang dari indonesia.

cmiiw

~brebet boros~

----- Original Message ----- From: "maHen" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, April 20, 2010 1:40 PM
Subject: Re: ~ aga ~ ROKET Indonesia Getarkan Australia, Singapura, Malaysia


kl mnurut konsep yg gw pahami indonesia merdeka krn bom atom buatan om
einstein
coba aja kl gk ada bom atom, gk mgkin amerika bs hancurin hiroshima ama
nagasaki
n gk mgkin jepang menyerah tanpa syarat di perang dunia ke 2
kl jepang gk menyerah pasti negara tsb ttp menjajah indonesia
so thanks to om einstein ^_^

Muhammad Fadholly wrote:
tapi negara ini merdeka dari hasil pemberian bangsa jepang bukan..?
hehehehe..
ga paham sejarah, kerjaannya tidur ama bolos klo pelajaran sejarah kwakwkak...
 */..dengan kekuatan bulan akan menghukummu../*

    ----- Original Message -----
    *From:* ade budi <mailto:[email protected]>
    *To:* [email protected]
    <mailto:[email protected]>
    *Sent:* Tuesday, April 20, 2010 10:22 AM
    *Subject:* Re: ~ aga ~ ROKET Indonesia Getarkan Australia,
    Singapura, Malaysia

    ehuehuehue... gini bro... khan lu tau gimana negara ini bisa
    berdiri setelah dijajah bangsa lain, gimana pahlawan2 kita
    berjuang sampai nyawa taruhannya contohnya ya Jenderal Sudirman yg
    berjuang sambil ditandu karena penyakit yg diderita, tapi setelah
    semua itu kok ya tega2nya terjadi kondisi Indonesia yg seperti
    sekarang ini. gitu bro maksudnya. "secuil" karya ini bisa sedikit
    memberi senyum lagi tuk Indonesia.

    -a-

    2010/4/20 Muhammad Fadholly <[email protected]
    <mailto:[email protected]>>

        kwakwkakwa...
        apa hubungannya jenderal sudirman ama roket kakwakwka..
        btw ntu jenderal sudirman tidur siang apa ngapain ya..? kok
        bisa tersenyum yah hahahaha...
         */..dengan kekuatan bulan akan menghukummu../*

            ----- Original Message -----
            *From:* ade budi <mailto:[email protected]>
            *To:* [email protected]
            <mailto:[email protected]>
            *Sent:* Tuesday, April 20, 2010 9:32 AM
            *Subject:* Re: ~ aga ~ ROKET Indonesia Getarkan Australia,
            Singapura, Malaysia

            mantab nih hasil karya anak bangsa kita. jempol deh
            setelah heboh century, markus dan korupsi lainnya, yg ini
            bisa membuat Jendral Sudirman tersenyum di pembaringannya.

            -a-

            2010/4/12 maHen <[email protected]
            <mailto:[email protected]>>

                 
------------------------------------------------------------------------

                Roket RX-420 & CN-235 Militer:
                Getarkan Australia, Singapura, Malaysia
                Oleh Cardiyan HIS

                 rkt


                Momentum ini harus dijaga terus dan ditingkatkan
                sebagai kebanggaan atas kemampuan teknologi sendiri.
                Jangan sampai karya insinyur Indonesia ini dijegal
                justru oleh orang Indonesia sendiri (biasa) para
                ekonom-ekonom Pemerintah yang sering menganggap karya
                bangsa sendiri sebagai terlalu mahal dan hanya
                buang-buang uang saja untuk riset ....! Inilah musuh
                yang sebenarnya. Waspadailah kawan-kawan insinyur
                Indonesia.

                Meski sudah berlangsung 2 pekan yang lalu, peluncuran
                roket RX-420 Lapan ternyata masih jadi buah bibir.
                Anehnya bukan jadi buah bibir di Indonesia yang lebih
                senang ceritera Pilpres, tetapi di Australia,
                Singapura dan tentu saja di negara tetangga yang suka
                siksa TKI dan muter-muterin Ambalat yakni Malaysia.

                Seperti diketahui roket RX-420 ini menggunakan
                propelan yang dapat memberikan daya dorong lebih besar
                sehingga mencapai 4 kali kecepatan suara. Hal itu
                membuat daya jelajahnya mencapai 100 km. Bahkan bisa
                mencapai 190 km bila struktur roket bisa dibuat lebih
                ringan. Yang punya nilai tambah tinggi ini adalah 100%
                hasil karya anak bangsa, para insinyur Indonesia.
                Begitu pula semua komponen roket-roket balistik dan
                kendali dikembangkan sendiri di dalam negeri, termasuk
                software. Hanya komponen subsistem mikroprosesor yang
                masih diimpor. Anggaran yang dikeluarkan untuk
                peluncurannya pun “cuma” Rp 1 milyar. Kalah jauh
                dengan yang dikorupsi para anggota DPR untuk traveller
                checks pemenangan Miranda Gultom sebagai Deputi Senior
                Gubernur BI yang lebih dari Rp. 50 milyar. Apalagi
                kalau dibandingkan dengan korupsi BLBI yang lebih dari
                Rp. 700 trilyun.

                Mengapa malah menjadi buah bibir di Australia,
                Singapura dan Malaysia? Karena keberhasilan peluncuran
                roket Indonesia ini ke depan akan membawa Indonesia
                mampu mendorong dan mengantarkan satelit Indonesia
                bernama Nano Satellite sejauh 3.600 km ke angkasa.
                Satelit Indonesia ini nanti akan berada pada
                ketinggian 300 km dan kecepatan 7,8 km per detik. Bila
                ini terlaksana Indonesia akan menjadi negara yang bisa
                menerbangkan satelit sendiri dengan produk buatan
                sendiri. Indonesia dengan demikian akan masuk member
                "Asian Satellite Club" bersama Cina, Korea Utara,
                India dan Iran.

                Nah kekhawatiran Australia, Singapura dan Malaysia ini
                masuk akal, bukan? Kalau saja Indonesia mampu
                mendorong satelit sampai 3.600 km untuk keperluan
                damai atau keperluan macam-macam tergantung
                kesepakatan rakyat Indonesia. Maka otomatis pekerjaan
                ecek-ecek bagi Indonesia untuk mampu meluncurkan roket
                sejauh 190 km untuk keperluan militer bakal sangat
                mengancam mereka sekarang ini pun juga!!! Kalau tempat
                peluncurannya ditempatkan di Batam atau Bintan, maka
                Singapura dan Malaysia Barat sudah gemetaran bakal
                kena roket Indonesia. Dan kalau ditempatkan di
                sepanjang perbatasan Kalimantan Indonesia dengan
                Malaysia Timur, maka si OKB Malaysia tak akan pernah
                berpikir ngerampok Ambalat. Akan hal Australia, mereka
                ada rasa takutnya juga. Bahwa mitos ada musuh dari
                utara yakni Indonesia itu memang bukan sekedar mitos
                tetapi sungguh ancaman nyata di masa depan dekat.

                CN 235 Versi Militer
                Rupanya Australia, Singapura dan Malaysia sudah lama
                “nyaho” kehebatan insinyur-insinyur Indonesia.
                Buktinya? Tidak hanya gentar dengan roket RX-420 Lapan
                tetapi mereka sekarang sedang mencermati pengembangan
                lebih jauh dari CN235 versi Militer buatan PT. DI.
                Juga mencermati perkembangan PT. PAL yang sudah siap
                dan mampu membuat kapal selam asal dapat kepercayaan
                penuh dan dukungan dana dari pemerintah.

                Kalau para ekonom Indonesia antek-antek World Bank dan
                IMF menyebut pesawat-pesawat buatan PT. DI ini terlalu
                mahal dan menyedot investasi terlalu banyak (“cuma”
                Rp. 30 trilun untuk infrastruktur total, SDM dan
                lain-lain) dan hanya jadi mainannya BJ Habibie. Tetapi
                mengapa Korea Selatan dan Turki mengaguminya setengah
                mati? Turki dan Korsel adalah pemakai setia CN 235
                terutama versi militer sebagai yang terbaik di
                kelasnya. Inovasi 40 insinyur-insinyur Indonesia pada
                CN 235 versi militer ini adalah penambahan
                persenjataan lengkap seperti rudal dan teknologi radar
                yang dapat mendeteksi dan melumpuhkan kapal selam.
                Jadi kalau mengawal Ambalat cukup ditambah satu saja
                CN235 versi militer (disamping armada TNI AL dan
                pasukan Marinir yang ada) untuk mengusir kapal selam
                dan kapal perang Malaysia lainnya.

                Nah, jadi musuh yang sebenarnya ada di Indonesia
                sendiri. Yakni watak orang Indonesia yang tidak mau
                melihat orang Indonesia sendiri berhasil. Karya
                insinyur-insinyur Indonesia yang hebat dalam membuat
                alutsista dibilangin orang Indonesia sendiri terutama
                para ekonom pro Amerika Serikat dan Eropa: “Mending
                beli langsung dari Amerika Serikat dan Eropa karena
                harganya lebih murah”. Mereka tidak berpikir jauh ke
                depan bagaimana Indonesia akan terus tergantung di
                bidang teknologi, Indonesia hanya akan menjadi
                konsumen teknologi dengan membayarnya sangat mahal
                terus menerus sampai kiamat tiba.

                Kalau ada kekurangan yang terjadi dengan industri
                karya bangsa sendiri, harus dinilai lebih fair dan
                segera diperbaiki bersama-sama. Misalnya para ahli
                pemasaran atau sarjana-sarjana ekonomi harus
                diikutsertakan dalam team work. Sehingga
                insinyur-insinyur itu tidak hanya pinter produksi
                sebuah pesawat tetapi setidaknya tahu bagaimana
                menjual sebuah pesawat itu berbeda dengan menjual
                sebuah Honda Jazz. Kalau ada kendala dalam pengadaan
                Kredit Ekspor sebagai salah satu bentuk pembayaran,
                tolong dipecahkan dan didukung oleh dunia perbankan,
                agar jualan produk sendiri bisa optimal karena akan
                menarik bagi calon pembeli asing yang tak bisa bayar cash.

-- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
    to post emails, just send to :
    [email protected]
    to join this group, send blank email to :
    [email protected]
    to quit from this group, just send email to :
    [email protected]
    if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
    or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
    thanks for joinning this group.

--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

Subscription settings: http://groups.google.com/group/aga-madjid/subscribe?hl=en
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

Kirim email ke