"Kekenyangan"  memang bikin pingin ngantuk...
Tapi..
"Kekenyalan" bikin pingin ngant(o)uk..

hehehehehehehhehe

SAFETY - FIRST, LAST, and ALWAYS

P Please consider the environment before printing this e-mail.

The information transmitted is intended only for use by the addressee and may 
contain confidential and//or privileged material. Any review, re-transmission, 
dissemination or other use of it, or the taking of any action in reliance upon 
this information by persons and//or entities other than the intended recipient 
is prohibited. If you received this in error, please inform the sender and//or 
addressee immediately and delete the material from all locations. Thank you.
The Redpath Group
Head Office: 710 McKeown Avenue, North Bay, Ontario, Canada P1B 7M2
(705) 474-2461


-----Original Message-----
From: maHen [mailto:[email protected]] 
Sent: Thursday, April 29, 2010 3:43 PM
To: [email protected]
Subject: ~ aga ~ Mengapa Kekenyangan Bikin Ngantuk?

Mengapa Kekenyangan Bikin Ngantuk?        
Redaksi / Rabu, 28 April 2010 09:35  
 

HABIS makan kok ngantuk ya. Pernah dengar ungkapan itu? Bukannya segar, 
kadang kita malah mengantuk setelah makan. Bahkan, ada yang sampai sulit

menahan mata tetap melek.

Menurut dr Een Hendarsih SpPD, lapar adalah sinyal bahwa tubuh mulai 
kehabisan ''bahan bakar'' untuk beraktivitas. Sinyal itulah yang 
mengarahkan kita agar makan.

Namun, sekalipun sangat lapar, tak seharusnya kita melahap makanan 
banyak-banyak. Sebab, daya tampung lambung terbatas.

Bila makanan yang masuk ke tubuh terlalu banyak, lambung menjadi sangat 
penuh. Dalam kondisi begitu, konsentrasi utama tubuh hanya mengurai 
makanan tersebut. ''Untuk mengurai makanan diperlukan oksigen,''
katanya.

Bila sebagian besar oksigen digunakan untuk mengurai makanan, organ 
tubuh lain akan kekurangan O2. Salah satunya, otak. Dampaknya, menguap 
terus. ''Dalam kondisi begitu, konsentrasi untuk menjalankan aktivitas 
atau pekerjaan tentu turun,'' lanjut spesialis penyakit dalam RSU Haji 
Surabaya itu.

Dampak lainnya, kekenyangan memunculkan gangguan pada perut. Sebagian 
mengeluh sebah, sebagian lainnya mual. Keluhan begitu tentu membuat kita

tidak nyaman bekerja. ''Karena itu, sebaiknya batasi makan. Bila perut 
sudah kenyang, sebaiknya berhenti makan meski hidangan masih banyak,'' 
saran Een.

Eny Sayuningsih SKM MKes menyarankan pengaturan pola makan untuk 
menghindari mengantuk setelah makan. Menurut ahli gizi RSU Haji Surabaya

itu, waktu makan utama perlu dijadwal tiga kali sehari. Di antara waktu 
makan utama tersebut, ada makanan selingan.

Dengan pola makan teratur, fungsi lambung diharapkan optimal. ''Lambung 
akan membiasakan diri kapan mesti mengolah makanan dan kapan harus 
beristirahat,'' terangnya.

Saat makan utama pun, kata Eny, sebaiknya tidak mengambil porsi besar. 
Disarankan memilih jenis makanan dengan kandungan karbohidrat cukup plus

sumber lemak, protein, vitamin, dan mineral. Jika sedang diet menurunkan

berat badan, pilih jenis makanan yang rendah lemak dan rendah kalori. 
''Kecukupan nutrisi penting agar tubuh mendapat cukup energi untuk 
beraktivitas,'' terangnya. (ai/c13/soe/jpnn)
 

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
thanks for joinning this group.

Kirim email ke