Bukan Zulimi, tapi Zulkifli...xixiixixi

  ----- Original Message ----- 
  From: Asean, Anthonious 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, August 30, 2010 10:45 AM
  Subject: RE: SPAM - RE: ~ aga ~ Dilarang Puasa di Italia


  Kok "Zul".emang Aga namnya Aga Madjid Zulimi yaah??

  Hahahahaha.


  SAFETY - FIRST, LAST, and ALWAYS


  P Please consider the environment before printing this e-mail.


  The information transmitted is intended only for use by the addressee and may 
contain confidential and//or privileged material. Any review, re-transmission, 
dissemination or other use of it, or the taking of any action in reliance upon 
this information by persons and//or entities other than the intended recipient 
is prohibited. If you received this in error, please inform the sender and//or 
addressee immediately and delete the material from all locations. Thank you.

  The Redpath Group
  Head Office: 710 McKeown Avenue, North Bay, Ontario, Canada P1B 7M2
  (705) 474-2461

   

   

  From: Mujibur [mailto:[email protected]] 
  Sent: Monday, August 30, 2010 10:28 AM
  To: [email protected]
  Subject: SPAM - RE: ~ aga ~ Dilarang Puasa di Italia

   

  Na..gitu dong zul.apalagi ini bulan puasa..jadi harus di short cut..biar 
tidak membuat masalah..

  Saya setuju sekali BOS 500 %........ok 

   

    

  This is Me,Mujibur Rasyidi

  Powered by Esia BlackMagic®   

   

    


------------------------------------------------------------------------------

  From: [email protected] [mailto:[email protected]] On 
Behalf Of aga madjid
  Sent: Monday, August 30, 2010 10:39 AM
  To: [email protected]
  Subject: Re: ~ aga ~ Dilarang Puasa di Italia

   

  please, jangan diperpanjang lagi ya masalah ini takutnya jadi melebar.

  cukup kita jadikan referensi kita saja, dan tetap toleransi dan peace diatas 
segalanya.

  amien.

   

  Regards,

  Aga

   

   



   

  2010/8/30 Titik <[email protected]>

  So, Kita harus saling toleransi antar umat beragama...

  Peace !!!!!



  ----- Original Message ----- From: "Deasy Christine" <[email protected]> 


  To: <[email protected]>

  Sent: Monday, August 30, 2010 10:34 AM 


  Subject: Re: ~ aga ~ Dilarang Puasa di Italia


  Sama ajah dengan di indo umat kristiani susah beribadah...

  --- On Mon, 8/30/10, Maihendra Faridian <[email protected]> 
wrote:

  From: Maihendra Faridian <[email protected]>
  Subject: Re: ~ aga ~ Dilarang Puasa di Italia
  To: [email protected]
  Date: Monday, August 30, 2010, 10:33 AM
  lebih baik mati krn ibadah drpd hidup
  melakukan dosa

  Titik wrote:
  >
  > Dilarang Puasa di Italia > 
<http://id.promotion.yahoo.com/ramadan/article?blogid=ramadan&postid=36&viewPost=1>
  >
  >
  > By
  Republika
  > Saat masyarakat menjalankan ibadah puasa dengan
  tenang, pekerja muslim di Italia justru dilarang berpuasa
  selama Ramadan. Larangan tersebut dikeluarkan Komite
  Keselamatan Kegiatan Pertanian Italia. Mereka mengharuskan
  pekerja di ladang, termasuk Muslim, untuk tetap makan dan
  minum selama Ramadhan dengan alasan kesehatan. Jika tak
  patuh, mereka akan dipecat.
  >
  >
  > Peraturan itu dikeluarkan di Kota Mantufa, Italia
  Utara. Serikat Buruh Pusat di negeri tersebut pun
  menyepakati peraturan tersebut. Mereka beralasan, peraturan
  berdasarkan rancangan perundangan yang mengharuskan pekerja
  pada siang hari untuk banyak minum.
  >
  > Jika mengonsumsi sedikit air di musim panas, maka
  dapat berisiko terkena bahaya sengatan matahari atau bahaya
  kekeringan serta mengakibatkan hal-hal yang membahayakan
  kehidupan. Itu karena cuaca panas yang sangat terik di
  negeri itu saat Ramadhan, lebih dari 30 derajat Celcius.
  Mereka menganggap dengan waktu puasa yang lebih dari 16 jam,
  pekerja akan tidak bertenaga.
  >
  > "Para buruh yang menolak minum selama Ramadhan
  menciptakan persoalan yang perlu diperhatikan. Ini untuk
  kesehatan mereka, karena cuaca lebih dari 30 derajat
  celcius," ujar Komite Keselamatan Kegiatan Pertanian Italia,
  Roberto Cagliari, seperti dikutip Muslimdaily.com. Peraturan
  ini sangat tidak masuk akal, terlebih dikeluarkan menjelang
  Ramadan, bulan di mana umat muslim sedang dalam ghirah
  tertinggi untuk mengumpulkan pahala melalui ibadah wajib dan
  sunnah.
  >
  > Peraturan itu adalah salah satu tantangan muslim di
  Italia saat menjalankan ibadah puasa di negeri yang
  mayoritas Katolik. Muslim di negeri itu adalah minoritas,
  dan tidak ada pengakuan negara terhadap Islam sebagai agama
  yang berdaulat. Pemerintah Italia pun tidak mengizinkan
  muslim membuat stasiun televisi atau radio yang khusus
  menyiarkan program-program dan acara-acara islami.
  Pemerintah Italia juga melarang muslim di sana menguburkan
  jenazah secara Islam, kecuali di kota Roma.
  >
  > Dr. Abdul Wali As-Syamiri, seorang imigran Yaman di
  Roma, seperti dikutip dari situs KMM Mesir, mengatakan,
  selama di Italia dia tidak merasakan suasana Ramadan yang
  khas seperti di negerinya. Rasa rindu akan keluarga kerap
  menghampirinya, yaitu saat kebersamaan berbuka puasa.
  >
  > Syamiri harus menjalankan puasa seadanya di Roma.
  Tanpa keluarga, tanpa makanan spesial Ramadan, dan tanpa
  lantunan azan atau acara religi di televisi. Meski demikian,
  dia masih bisa melaksanakan segala ibadah ritual Ramadan.
  "Kami bisa rutin melakukan salat lima waktu, tarawih, serta
  salat jamaah lainnya di Masjid Agung Roma," paparnya.
  >
  > Pada bulan suci ini, biasanya orang Muslim di Roma,
  yang kebanyakan imigran, masih dapat menghidupkan
  malam-malam Ramadhan. Mereka bertilawah, salat malam dan
  iktikaf di Masjid Agung Roma.
  >
  > Mesjid ini merupakan satu-satunya tempat yang bisa
  diandalkan untuk berbagai ibadah dan kegiatan muslim Italia.
  Lokasinya pun jauh dari permukiman muslim. Kebanyakan jamaah
  berasal dari luar kota, hanya sebagian kecil yang berasal
  dari sekitar masjid.
  >
  > Sayangnya, suasana ini hanya dapat dirasakan oleh
  Muslim yang berada di Kota Roma, terutama di sekitar Masjid
  Agung. Sedangkan yang di tempat lain sangatlah sulit,
  apalagi masjid sangat minim di sana. Kalaupun ada masjid
  atau mushala di daerah lain, tidak semuanya mendapatkan izin
  resmi yang membolehkan iktikaf.
  >
  > Seandainya ada yang melakukan iktikaf di masjid atau
  mushala yang tidak punya izin resmi, maka itu dianggap
  tindakan kriminal. Akibatnya, mereka hanya sekadar shalat
  fardu dan tarawih di masjid tersebut. Sebagian besar masjid
  di sana juga tidak dibolehkan memakai pengeras suara ke luar
  masjid. Jadi, kalau azan berkumandang, misalnya, hanya bisa
  didengar oleh orang-orang yang berada di dalam masjid.
  >
  >
  > -- you have this email because you join to
  "aga-madjid" GoogleGroups.
  > to post emails, just send to :
  > [email protected]
  > to join this group, send blank email to :
  > [email protected]
  > to quit from this group, just send email to :
  > [email protected]
  > if you wanna know me, please visit to
  www.facebook.com/aga.madjid
  > or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
  or
  > add my twitter @aga_madjid
  > thanks for joinning this group.

  -- you have this email because you join to "aga-madjid"
  GoogleGroups.
  to post emails, just send to :
  [email protected]
  to join this group, send blank email to :
  [email protected]
  to quit from this group, just send email to :
  [email protected]
  if you wanna know me, please visit to
  www.facebook.com/aga.madjid
  or add me in Yahoo Messenger at [email protected]
  or
  add my twitter @aga_madjid
  thanks for joinning this group.





  -- 
  you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
  to post emails, just send to :
  [email protected]
  to join this group, send blank email to :
  [email protected]
  to quit from this group, just send email to :
  [email protected]
  if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
  or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
  add my twitter @aga_madjid
  thanks for joinning this group. 
  -- 
  you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
  to post emails, just send to :
  [email protected]
  to join this group, send blank email to :
  [email protected]
  to quit from this group, just send email to :
  [email protected]
  if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
  or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
  add my twitter @aga_madjid
  thanks for joinning this group.

   

  -- 
  you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
  to post emails, just send to :
  [email protected]
  to join this group, send blank email to :
  [email protected]
  to quit from this group, just send email to :
  [email protected]
  if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
  or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
  add my twitter @aga_madjid
  thanks for joinning this group.

  -- 
  you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
  to post emails, just send to :
  [email protected]
  to join this group, send blank email to :
  [email protected]
  to quit from this group, just send email to :
  [email protected]
  if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
  or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
  add my twitter @aga_madjid
  thanks for joinning this group.


  -- 
  you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
  to post emails, just send to :
  [email protected]
  to join this group, send blank email to :
  [email protected]
  to quit from this group, just send email to :
  [email protected]
  if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
  or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
  add my twitter @aga_madjid
  thanks for joinning this group.

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke