iye jibbbbbbb... loe gue maapin....... 

--- On Tue, 9/7/10, Najib <[email protected]> wrote:

From: Najib <[email protected]>
Subject: Re: ~ aga ~ Maafin aku ya
To: [email protected]
Date: Tuesday, September 7, 2010, 12:42 PM


Clear Day

#yiv640655584  {
MARGIN-TOP:25px;FONT-SIZE:10pt;MARGIN-LEFT:10px;COLOR:#0033cc;FONT-FAMILY:Arial,
 Helvetica;}



ANDA sudah menonton film ’Hotel Rwanda’? Film ini 
berdasarkan kisah nyata yang terjadi di Rwanda, negara di Afrika, tahun 1994, 
mengenai pembunuhan massal yang dilakukan suku Hutu terhadap suku Tutsi. 
Peristiwa pembantaian itu sendiri meletus beberapa jam setelah Presiden Rwanda, 
Juvenal Habyarimana, yang berasal dari suku Hutu, tewas dalam penembakan 
pesawat 
yang ditumpanginya, pada 6 April 1994. 

Don Cheadle berperan sebagai Paul 
Rusesabagina, manager hotel. Ia mendapat nominasi Award atas aksinya di film 
ini. Paul, sang manager hotel, berasal dari suku Hutu, kebetulan menikah dengan 
Tatiana dari suku Tutsi. Mereka memiliki tiga orang anak. Dalam perjuangannya, 
Paul berhasil menyelamatkan lebih dari seribu nyawa dengan menggunakan hotelnya 
sebagai tempat sementara pengungsian suku Tutsi. Paul sendiri tak memedulikan 
bahaya yang harus dihadapinya pada saat genosida berlangsung dinegerinya. Paul 
memberikan uang suap kepada seorang jenderal dinegerinya untuk memberikan 
keamanan terhadap hotel yang diurusnya. 

Film ini berisi kebencian 
manusia terhadap manusia lainnya. Bagaimana seorang yang telah dirasuki dendam 
karena perbedaan suku, melakukan pengkhianatan. Ketika Paul keluar dari 
hotelnya 
dan mengendarai mobil, ia kaget ketika mobilnya terhambat di jalan. Ia berpikir 
pohon yang menghalangi laju kendaraannya. Ternyata mobilnya melindas mayat. 
Ketika turun, ia melihat ribuan mayat bergelimpangan di jalan.

Tak ada 
yang indah sedikitpun bila kita bicara soal kebencian. Bila kita menuruti ego, 
yang ada hanyalah marah dan dendam semata. Sejarah selalu mencatat, dalam 
perjalanan kehidupan peradaban manusia, bahwa semakin berhasil kita dalam 
mengendalikan ego, maka semakin kita dapat mengendalikan masa depan kita. 
Tengoklah negeri Afrika Selatan.

Anda tentu sudah mendengar Nelson 
Mandela. Karena politik apartheid, Mandela dijatuhi hukuman 27 tahun penjara di 
Pulau Robben. Ia dibebaskan Februari 1990 dan langsung melakukan proses 
rekonsiliasi dengan semua lawan politiknya. Sepenggal kisah hidupnya dituangkan 
ke dalam layar lebar.

Dalam film ‘Invictus’, film drama biografi keluaran 
2009, yang disutradarai oleh Clint Eastwood, aktor kawakan Morgan Freeman 
berperan sebagai Mandela. Sedangkan aktor ganteng Matt Damon berperan sebagai 
Francois Pienaar, kapten tim rugby Afrika Selatan. Setelah berkuasa penuh, 
Mandela sebenarnya sanggup untuk membalas sakit hatinya pada lawan-lawan 
politiknya, tapi itu tidak ia lakukan. Mandela malah menggunakan rugby untuk 
mempersatukan semua orang di negaranya, baik kulit putih maupun hitam. Pada 
Piala Dunia Rugby 1995, tim rugby Afrika Selatan, yang dikapteni oleh Francois 
Pienaar yang berkulit putih, memenangi turnamen. Film ini sendiri berdasarkan 
kisah dari buku ‘Playing the Enemy: Nelson Mandela and the Game That Changed a 
Nation’, karya pengarang John Carlin.

Kita bisa lihat sekarang. Afrika 
Selatan sukses mengadakan Piala Dunia di negaranya. Warga kulit putih dan hitam 
bahu membahu mensukseskan acara ini. Kita tak bisa mengesampingkan fakta bahwa 
Afrika Selatan seperti saat ini berkat kebesaran hati seorang Mandela. Bila 
Mandela tak memaafkan lawan-lawan politiknya, saat itu, tentu kisah akhir tak 
akan semanis seperti saat ini. 

Mudah sepertinya untuk mengatakan: 
maafkan dan lupakan saja. Pada kenyataannya, hal itu nampaknya sulit dilakukan. 
Lantas, bagaimana caranya agar kita mudah memaafkan seseorang? Pertama, 
lupakanlah segala kebaikan yang telah Anda lakukan, dan ingatlah hanya kebaikan 
orang lain. Kita sering mengingat kebaikan diri kita sendiri, tapi lupa akan 
kebaikan orang lain terhadap kita. Justeru sebaliknyalah yang harus kita 
lakukan. Lebih sering bila kita mengingat orang-orang yang pernah kita bantu, 
malah justru membuat kita lebih sakit hati. Sekarang, paradigma berpikir itu 
harus dibalik. 

Lalu, coba pikirkanlah sekali saja, apa untungnya bila 
kita tidak mau memaafkan. Saat kita membencinya, jangan-jangan ia saat itu 
tertawa bahagia dengan keluarganya. Dimanapun juga, orang yang memberi lebih 
tinggi derajatnya dibandingkan orang yang menerima. Berbagai penelitian 
membuktikan bahwa dengan memaafkan, membuat seseorang menjadi lebih bahagia. 


Bagi umat muslim, sebentar lagi memasuki Lebaran (idul fitri), hari 
dimana kita kembali bersih. Inilah momentum yang tepat untuk saling 
membersihkan 
diri dari segala kilaf dan dosa. Namun momentum ini dapat digunakan oleh 
seluruh 
bangsa Indonesia untuk saling memaafkan dan menghormati. Sungguh, Indonesia 
akan 
semakin indah. Selamat Idul fitri bagi yang menjalankannya. Mohon maaf 
lahir dan batin. 



  ----- Original Message ----- 
  From: 
  Najib 
  To: aga 
  Sent: Tuesday, September 07, 2010 11:57 
  AM
  Subject: ~ aga ~ Maafin aku ya
  

  
  Maafkan Aku Ya

Seorang Ibu Guru TK mengadakan 
  "permainan". Ibu Guru menyuruh anak-anak tiap 
murid'nya membawa kantong 
  plastik transparan 1 buah & kentang. Masing-masing 
kentang tersebut 
  diberi nama berdasarkan nama org yg dibenci. Sehingga jmlh 
kentang'nya tdk 
  ditentukan brp, tergantung jumlah org yg dibenci.

Pd hari yg disepakati 
  masing-masing murid membawa kentang dlm kantong plastik. 
Ada yg berjmlh 2, 
  ada yg 3 bahkan ada yg 5. Spt perintah guru mereka, tiap-tiap 
kentang 
  diberi nama sesuai nama org yg dibenci. Murid-murid hrs membawa kantong 
  
plastik berisi kentang tersebut kemana saja mereka pergi, bahkan ke toilet 
  
sekalipun, selama 1 minggu.

Hari berganti hari, kentang-kentang pun 
  mulai membusuk, murid-murid mulai 
mengeluh, apalagi yg membawa 5 buah 
  kentang, selain berat baunya juga tidak 
sedap. Setelah 1 minggu 
  murid-murid TK tersebut merasa lega krn penderitaan 
mereka akan segera 
  berakhir.

Ibu Guru: "Bgmn rasanya membawa kentang selama 1 
  minggu?"

Keluarlah keluhan dari murid-murid TK tersebut, pd umumnya 
  mereka tidak merasa 
nyaman hrs membawa kentang-kentang busuk tersebut ke 
  manapun mereka pergi. Guru 
pun menjelaskan apa arti dari " permainan " 
  yang mereka lakukan.

Ibu Guru: "Seperti itulah kebencian yg selalu kita 
  bawa-bawa apabila kita tdk 
bisa memaafkan orang lain.

Sungguh 
  sangat tdk menyenangkan membawa kentang busuk kemanapun kita pergi. Itu 
  
hanya 1 minggu, bgmn jk kita membawa kebencian itu seumur hidup 
  ?

Alangkah tidak nyamannya ...

Krn itu, lepaskanlah pengampunan 
  kepada orang yang Anda benci.

Krn ketika anda tidak mau mengampuni, 
  anda seperti sdng memegang bola berduri. 
Semakin anda tdk mau melepaskan 
  bola berduri itu, anda sendiri yg akan merasakan 
sakit. Karena itu tidak 
  ada jln lain kecuali melepaskan pengampunan.

Jd bagi yg semua orang yg 
  pernah aku sakiti dan pernah tersinggung krn perkataan 
maupun perbuatanku 
  baik sengaja maupun tidak, aku mohon maaf yah... Semoga tidak 
ada 
  kebencian lg diantara kita...:)
  -- 
you have this email because you join to "aga-madjid" 
  GoogleGroups.
to post emails, just send to 
  :
[email protected]
to join this group, send blank email to 
  :
[email protected]
to quit from this group, just 
  send email to :
[email protected]
if you wanna 
  know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
or add me in Yahoo 
  Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks 
  for joinning this group.


-- 

you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.

to post emails, just send to :

[email protected]

to join this group, send blank email to :

[email protected]

to quit from this group, just send email to :

[email protected]

if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid

or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or

add my twitter @aga_madjid

thanks for joinning this group.




      

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke