tenang ga... nggak boleh beredar ada nonton online weeeeeeeee.......

--- On Fri, 11/5/10, aga madjid <[email protected]> wrote:

From: aga madjid <[email protected]>
Subject: Re: ~ aga ~ bukti ilmiah mukjizat Nabi Musi
To: [email protected]
Date: Friday, November 5, 2010, 11:25 AM

oh gitu, kirain film2 korea nggak boleh lagi beredar di Indonesia hehehehe


2010/11/5 Deasy Christine <[email protected]>





Kalo yg di korea emang dah lama jeng..... ada jam2 tertentu jalanan tertutup air
akibat air pasang...

--- On Fri, 11/5/10, ryesya rasady <[email protected]> wrote:



From: ryesya rasady <[email protected]>
Subject: RE: ~ aga ~ bukti ilmiah mukjizat Nabi Musi

To: [email protected]
Date: Friday, November 5, 2010, 11:11 AM 





Fenomena serupa baru2 ini terjadi di korea..
 
tapi yang perlu qta garis bawahi juga, fenomena alam ini dapat terjadi secara 
tiba2 dan waktunya tidak dapat di prediksi
tapi pada saat Nabi Musa, ini terjadi atas permintaan nabi Musa kepada Allah 
SWT, jadi tetap merupakan

muzizat dan pembuktian dari kebesaran dari Allah SWT.
 
 
salam,
risa


 




  


Date: Fri, 5 Nov 2010 11:02:34 +0700
Subject: ~ aga ~ bukti ilmiah mukjizat Nabi Musi
From: [email protected]





 



Bukti Ilmiah Mukjizat Nabi Musa Membelah Laut
Ilmuwan mengungkap mukjizat Musa masuk akal secara ilmu pengetahuan, teori 
fisika. 
Rabu, 22 September 2010, 13:38 WIB
Elin Yunita Kristanti 


Ilustrasi Musa membelah Laut Merah (ramdasstapes.org)
VIVAnews - Dikisahkan dalam kitab suci Perjanjian Lama bahwa Nabi Musa dan 
pengikutnya dari Bani Israil pernah terjebak di antara dua kematian. Maju 
dihadang laut merah, diam atau mundur bakal dihabisi serdadu Firaun. Lalu Tuhan 
pun memberi mukjizat kepada Musa, mukjizat yang dipercaya tiga agama.

Angin bertiup kencang sepanjang malam. Lalu air Laut Merah pun tersibak ke kiri 
dan ke kanan, membentuk jalan di antara dinding air yang  memberi kesempatan 
bagi Musa dan pengikutnya melarikan diri. Ketika tentara Firaun mengejar 
mereka, tiba-tiba dinding  air laut runtuh. Maka tenggelamlah mereka. 

Ribuan tahun sesudah kejadian itu, kini para ilmuwan meyakini bahwa keajaiban 
itu merupakan fenomena alam. Para ilmuwan dari National Cnetre for Atmosphere 
Seserach di Calorado Amerika Serikat, sebagaimana ditulis Daily Mail, Rabu 22 
September 2010, menemukan bahwa air laut yang tersibak itu akibat gerakan angin.

Dalam sebuah simulasi komputer yang dilakukan para ahli di Colorado itu 
diketahui bahwa angin timur yang berhembus dengan sangat kuat selama 12 jam 
dalam semalam, bisa menyibak air laut, menciptakan  sebuah jalan tanah 
sebagaimana digambarkan dalam kisah 'Eksodus'. 


Sedikit berbeda dengan deskripsi lokasi di kitab suci, para ilmuwan  itu 
meyakini bahwa lokasi keajaiban bukan  di Laut Merah, melainkan  di lokasi di 
dekatnya -- di delta Sungai Nil, di mana sebuah sungai kuno menyatu dengan 
laguna. 


Dari penelitian di lapangan, peta lokasi dan percobaan di laboratorium, para 
ilmuwan itu  menemukan bahwa angin timur dengan kecepatan 63 mph yang bertiup 
dalam waktu 12 jam akan mendorong air -- baik di danau maupun aliran air. 
Proses ini akan menciptakan jalan tanah lumpur sepanjang dua mil dan lebar tiga 
mil selama empat jam. 


Saat kecepatan angin turun, air akan kembali ke posisi awal --  mirip fenomena 
pasang surut. Dalam jurnal Public Library of Science ONE, para ahli menguraikan 
bahwa siapapun yang terdampar dalam lumpur itusesudah angin melemah akan 
berisiko tenggelam. 


"Orang-orang selalu terpesona dengan kisah 'Eksodus' Musa, meyakini bahwa itu 
adalah fakta sejarah. Apa yang ditunjukan dalam penelitian ini adalah bahwa 
deskripsi membelahnya lautan, memang masuk akal dalam hukum fisika." kata Ketua 
tim peneliti, Carl Drews.


"Membelahnya laut bisa dipahami melalui dinamika fluida. Angin menggerakkan air 
dengan cara yang sesuai dengan hukum fisika -- menciptakan jalan aman dengan 
dinding air di dua sisi -- lalu air itu runtuh dan menenggelamkan jalan itu." 
Simulasi komputer juga menunjukkan tanah kering bisa terlihat di dua lokasi 
terdekat selama badai angin. 


Temuan ilmuwan tidak mirip dengan penjelasan di Perjanjian  Lama. Sesuai 
fisika, terpisah satu sama lain, melainkan, salah satu bagian air terdorong ke 
sisi berlawanan. 

Sebelumnya, sejumlah teori ditawarkan untuk menjelaskan fenomena terbelahnya 
Laut Merah secara ilmiah. Salah satunya, tsunami -- yang bisa memundurkan air 
laut dan kemudian memajukannya dengan cepat. 

Namun teori tsunami, tidak sesuai dengan penjelasan dalam kitab suci -- bahwa 
membelahnya laut terjadi secara gradual, dan melibatkan angin.

 

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]

to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]

please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or

add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]

to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]

please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or

add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.





-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]

to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]

please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or

add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.





-- 

you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.

to post emails, just send to :

[email protected]

to join this group, send blank email to :

[email protected]

to quit from this group, just send email to :

[email protected]

please visit to www.facebook.com/aga.madjid,

add my Yahoo Messenger at [email protected] or

add my twitter @aga_madjid

thanks for joinning this group.




      

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

<<image001.jpg>>

Kirim email ke