Benarkah Wajah Menentukan Peluang Karier

 
<http://id.news.yahoo.com/viva/20101202/img/pls-1291250880-2010-0-viva-50bb5
7b0ff050.html> Description:
http://d.yimg.com/hb/ng/co/viva/20101202/02/26738446-benarkah-wajah-menentuk
an-peluang-karier.jpg?x=213&y=159&sig=aaPGDW7OIs_u1I_GZyU6qA--Wawancara
Kerja 

VIVAnews - Saat melamar kerja, bukan hanya pengalaman dan latar belakang
Anda yang menjadi pertimbangan perusahaan. Wajah dalam foto juga berperan
penting menentukan nasib Anda.

Kesimpulan itu berdasar penelitian yang dilakukan tim dari Ben-Gurion
University of the Negev, Israel. Tim mengirimkan 5.312 resume kepada lebih
dari 2.600 perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan.

Tim mengirim dua aplikasi dengan resume identik ke setiap perusahaan. Satu
aplikasi dilengkapi foto, dan satu lainnya tanpa foto. Tim menempatkan
sejumlah foto acak, mulai wanita berwajah cantik, pria tampan, hingga mereka
dengan wajah biasa saja.

Peneliti setidaknya mengumpulkan foto dari 300 mahasiswa. Mereka kemudian
membentuk panel untuk mengategorikan pria dan wanita berdasar daya tariknya.
Untuk menghilangkan bias rasial, para peneliti memilih individu yang
tampaknya memiliki latar belakang etnis yang ambigu.

Hasilnya, 19,9 persen calon karyawan pria tampan yang mengirim foto mendapat
panggilan wawancara. Sebanyak 13,7 pria dengan foto wajah biasa saja yang
mendapat panggilan wawancara. Hanya 9,2 persen pria yang tidak mengirim foto
yang mendapat panggilan.

Berdasar analisis penelitian, pria berwajah menarik harus mengirim rata-rata
lima resume dengan foto untuk mendapat satu panggilan wawancara. Sedangkan
pria berwajah biasa saja harus mengirimkan 11 resume dengan foto untuk bisa
mendapatkan panggilan serupa.

Sementara pada wanita menunjukkan hasil sebaliknya. Sebanyak 16,6 persen
wanita yang mengirim resume tanpa foto mendapat panggilan wawancara kerja.
Ini menunjukkan tingkat respons tertinggi dari perusahaan yang membuka
lowongan.

Wanita yang mengirim resume dengan foto biasa saja, 13,6 persennya yang
mendapat panggilan wawancara. Sedangnya wanita yang mengirimkan resume
dengan foto menarik, hanya 12,8 persennya yang dipanggil untuk wawancara.

Peneliti menemukan tingkat respons yang hampir sama untuk semua kategori
wajah wanita.  Wanita yang mengirim resume dengan wajah menarik hanya
memiliki kemungkinan 50 persen mendapatkan panggilan wawancara. Peluang itu
sama dengan wanita yang mengirim resume dengan foto biasa saja atau tanpa
foto.

Peneliti juga mengambil kesimpulan bahwa respons perusahaan terhadap resume
dipengaruhi jenis kelamin calon karyawan. Ketika pria mengirimkan resume
dengan foto, perusahaan menganggapnya sebagai gambaran kepercayaan diri.
Tapi ketika wanita mengirim resume dengan foto, cenderung dianggap
'menjilat' melalui penampilan.

"Penelitian kami justru menunjukan, kecantikan dan ketampanan menghalangi
kesempatan mendapat pekerjaan. Pria dan wanita yang memenuhi kualifikasi dan
berwajah menarik bisa jadi dicoret sejak awal proses seleksi," kata salah
satu peneliti, seperti dikutip NY Times. (pet)

 

Warm Regards,

 

 

Rochmad Sigit

 

[ Rasa kecilnya diri ini saat berhadapan dengan masalah, 

bukan disebabkan oleh besarnya masalah, 

tetapi oleh kecilnya tujuan hidup. ]

 

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

<<image001.jpg>>

Kirim email ke