Repost = delete

 
<http://terselubung.blogspot.com/2010/12/wanita-ini-setubuhi-1000-pria-dalam
-10.html> Wanita Ini Setubuhi 1.000 Pria dalam 10 Tahun 

        
        

http://ardyaweb.files.wordpress.com/2010/12/christina-saunders-www-ardya-co-
cc.jpg?w=235&h=283

 

Christina Saunders begitu terobsesi dengan karakter Samantha Jones dalam
serial 'Sex and The City'. Wanita asal Inggris itu bahkan nekat menunaikan
"misinya" untuk bersetubuh dengan 1.000 pria dalam kurun waktu 10 tahun. 

Seperti dikutip dari laman Your Tango, Christina mengaku sangat tertantang
dengan karakter Samantha yang begitu percaya diri memikat dan menguasai
banyak pria di tempat tidur. "Samantha sangat seksi, percaya diri, dan
membanggakan. Saya terpesona dengan perilakunya yang seperti pria, bisa
tidur dengan siapa saja," katanya.

Christina, yang kala itu masih seorang mahasiswi berusia 20 tahun, pun
terdorong untuk menjalani kehidupan bak Samantha. Ia bersetubuh dengan
sedikitnya satu pria dalam seminggu. Demi mencapai targetnya menyetubuhi
1.000 pria, ia nekat melakukan apa saja, termasuk melakukan hubungan seksual
dengan dua lelaki sekaligus.

Menjelang lulus kuliah, jumlah pria yang berhasil ditaklukkannya telah
menyentuh angka 300. Seiring bertambahnya usia, obsesinya makin
meletup-letup. Selama bekerja di London, ia semakin rajin menggoda pria di
sejumlah bar. Ia juga semakin sering berlibur demi bertemu lebih banyak
pria. Bahkan, ia pernah bersetubuh dengan 15 pria selama sepekan berlibur di
Ibiza, Spanyol.

Agar tak salah menghitung, Christina selalu membawa buku harian setiap kali
bepergian. Ia juga tak pernah lupa menuliskan nama pria berikut kemampuan
seksualnya setiap kali selesai melakukan persetubuhan. Setiap detail
pengalamannya tertuang rapi dalam buku hariannya.

Di tengah lingkungan sosial yang mulai memanggilnya pelacur, Christina
pantang mundur. "Saya tidak merasa kotor, saya sudah merasa kecanduan,"
katanya. Christina sudah dibutakan obsesinya. Ia agaknya juga tak peduli
dengan potensi penyakit menular seksual yang bisa membunuhnya.

Yang pasti, setelah berhasil menyelesaikan misinya pada usia 30 tahun,
Christina mulai menyesali diri. "Saya sepertinya telah mengambil tindakan
yang terlampau jauh. Yang saya inginkan saat ini hanya menenangkan diri,"
katanya.

Kisah Christina adalah salah satu potret dari seberapa negatif tayangan
televisi bisa berdampak bagi kehidupan manusia. Itulah mengapa banyak
psikolog selalu mengingatkan akan pentingnya menyeleksi setiap tayangan yang
akan ditonton. Penting buat kita untuk dapat memisahkan antara dunia
imajinasi dan realita.

 

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

<<image002.jpg>>

Kirim email ke