wah gila nih cewek 
gilaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.................................... cuman gara2 
film doang, hallo si sam di film itu kan cuman peran ampe gini amat yak nih 
cewek, kawan kawan kalo dia di indonesia apakabar yak huahahahahhahahahah

salam aje gile




________________________________
From: Ear.One <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Fri, December 10, 2010 5:28:57 PM
Subject: ~ aga ~ wowwww...........

 
Repost = delete
Wanita Ini Setubuhi 1.000 Pria dalam 10 Tahun 
 
 
 
Christina Saunders begitu terobsesi dengan karakter Samantha Jones dalam serial 
'Sex and The City'. Wanita asal Inggris itu bahkan nekat menunaikan "misinya" 
untuk bersetubuh dengan 1.000 pria dalam kurun waktu 10 tahun. 


Seperti dikutip dari laman Your Tango, Christina mengaku sangat tertantang 
dengan karakter Samantha yang begitu percaya diri memikat dan menguasai banyak 
pria di tempat tidur. "Samantha sangat seksi, percaya diri, dan membanggakan. 
Saya terpesona dengan perilakunya yang seperti pria, bisa tidur dengan siapa 
saja," katanya.

Christina, yang kala itu masih seorang mahasiswi berusia 20 tahun, pun 
terdorong 
untuk menjalani kehidupan bak Samantha. Ia bersetubuh dengan sedikitnya satu 
pria dalam seminggu. Demi mencapai targetnya menyetubuhi 1.000 pria, ia nekat 
melakukan apa saja, termasuk melakukan hubungan seksual dengan dua lelaki 
sekaligus.

Menjelang lulus kuliah, jumlah pria yang berhasil ditaklukkannya telah 
menyentuh 
angka 300. Seiring bertambahnya usia, obsesinya makin meletup-letup. Selama 
bekerja di London, ia semakin rajin menggoda pria di sejumlah bar. Ia juga 
semakin sering berlibur demi bertemu lebih banyak pria. Bahkan, ia pernah 
bersetubuh dengan 15 pria selama sepekan berlibur di Ibiza, Spanyol.

Agar tak salah menghitung, Christina selalu membawa buku harian setiap kali 
bepergian. Ia juga tak pernah lupa menuliskan nama pria berikut kemampuan 
seksualnya setiap kali selesai melakukan persetubuhan. Setiap detail 
pengalamannya tertuang rapi dalam buku hariannya.

Di tengah lingkungan sosial yang mulai memanggilnya pelacur, Christina pantang 
mundur. "Saya tidak merasa kotor, saya sudah merasa kecanduan," katanya. 
Christina sudah dibutakan obsesinya. Ia agaknya juga tak peduli dengan potensi 
penyakit menular seksual yang bisa membunuhnya.

Yang pasti, setelah berhasil menyelesaikan misinya pada usia 30 tahun, 
Christina 
mulai menyesali diri. "Saya sepertinya telah mengambil tindakan yang terlampau 
jauh. Yang saya inginkan saat ini hanya menenangkan diri," katanya.

Kisah Christina adalah salah satu potret dari seberapa negatif tayangan 
televisi 
bisa berdampak bagi kehidupan manusia. Itulah mengapa banyak psikolog selalu 
mengingatkan akan pentingnya menyeleksi setiap tayangan yang akan ditonton. 
Penting buat kita untuk dapat memisahkan antara dunia imajinasi dan realita.
 
-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.



      

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

<<image002.jpg>>

Kirim email ke