Awas, Penyakit Kawasaki Intai Anak Laki-laki
 [image: Headline]
*Foto: Istimewa*
 *Oleh: Dahlia Krisnamurti*
*Gaya Hidup* - Rabu, 26 Januari 2011 | 22:09 WIB

<http://www.addthis.com/bookmark.php?v=250&winname=addthis&pub=inilah&source=tbx32-250&lng=en-US&s=facebook&url=http%3A%2F%2Fgayahidup.inilah.com%2Fread%2Fdetail%2F1180762%2Fawas-penyakit-kawasaki-intai-anak-laki-laki&title=Awas%2C%20Penyakit%20Kawasaki%20Intai%20Anak%20Laki-laki%20-%20gayahidup.inilah.com&ate=AT-inilah/-/-/4d40c97176b9f737/1&sms_ss=1&at_xt=1&CXNID=2000001.5215456080540439074NXC&pre=http%3A%2F%2Fgayahidup.inilah.com%2F&tt=0>
<http://www.addthis.com/bookmark.php?v=250&winname=addthis&pub=inilah&source=tbx32-250&lng=en-US&s=google&url=http%3A%2F%2Fgayahidup.inilah.com%2Fread%2Fdetail%2F1180762%2Fawas-penyakit-kawasaki-intai-anak-laki-laki&title=Awas%2C%20Penyakit%20Kawasaki%20Intai%20Anak%20Laki-laki%20-%20gayahidup.inilah.com&ate=AT-inilah/-/-/4d40c97176b9f737/2&sms_ss=1&at_xt=1&CXNID=2000001.5215456080540439074NXC&pre=http%3A%2F%2Fgayahidup.inilah.com%2F&tt=0>
  TERKAIT

   - Awas, Penyakit Kawasaki Intai Anak
Laki-laki<http://gayahidup.inilah.com/read/detail/1180762/awas-penyakit-kawasaki-intai-anak-laki-laki>
   - 82.420 Orang Kunjungi JMCS
2010<http://gayahidup.inilah.com/read/detail/956702/82420-orang-kunjungi-jmcs-2010>
   - Hingga Hari Kedua, JMCS Dikunjungi 25.407
Orang<http://gayahidup.inilah.com/read/detail/949032/hingga-hari-kedua-jmcs-dikunjungi-25407-orang>
   - Motor Terbaik Indonesia 2010 Diumumkan Sore
Ini<http://gayahidup.inilah.com/read/detail/947202/motor-terbaik-indonesia-2010-diumumkan-sore-ini>
   - Kawasaki Z1000 SX Tampil di EICMA
2010<http://gayahidup.inilah.com/read/detail/944592/kawasaki-z1000-sx-tampil-di-eicma-2010>

 *INILAH.COM, Jakarta - Mendengar nama kawasaki, sebagian masyarakat
Indonesia langsung 'merinding'. Kawasaki adalah penyakit berbahaya yang
diawali demam tinggi dalam waktu cukup lama.*

Penyakit kawasaki ditemukan pertama kali oleh Dr Tomisaku Kawasaki di Jepang
pada 1967, saat itu dikenal sebagai mucocutaneous lymphnode syndrome. Untuk
menghormati penemunya, maka dinamakan penyakit kawasaki.

Angka kejadian per tahun di Jepang tertinggi di dunia, yaitu berkisar 1
kasus per 1.000 anak balita, disusul Korea dan Taiwan. Di Amerika Serikat
(AS) berkisar 0,09% (pada ras kulit putih) sampai 0,32% (pada keturunan
Asia-Pasifik) per seribu balita. Menurut American Heart Association, lebih
dari 4.000 kasus penyakit ini didiagnosis setiap tahun di AS.

Di Indonesia, kasus penyakit Ini ditemukan sejak 1996. Diprediksi setidaknya
ada 5.000 kasus baru penderita Kawasaki setiap tahunnya. Namun hanya sekitar
100-200 kasus yang terungkap sehingga masih ada ribuan kasus penyakit
kawasaki yang masih belum diketahui.

Sekitar 20-40% mengalami kerusakan pada pembuluh koroner jantung. Sebagian
akan sembuh, namun sebagian lain terpaksa menjalani hidup dengan jantung
yang cacat akibat aliran darah koroner yang terganggu.

Dasar terjadinya Penyakit Kawasaki (PK) adalah radang pembuluh darah
(vaskulitis) pada arteri yang mengenai banyak organ, tapi yang paling
berbahaya adalah pada jantung (arteri koroner).

Dampak jangka pendek mungkin belum terlalu serius, tetapi pada sebagian
kasus terjadi komplikasi jangka panjang termasuk kerusakan arteri koroner
berupa penyempitan (stenosis) yang dapat berakibat fatal.

Kawasaki terutama menyerang anak balita dengan perbandingan anak laki-laki
lebih banyak terserang daripada anak perempuan. Menurut perhitungan, di
Indonesia setiap tahunnya terjadi sekira 5.000 kasus baru. Namun sebagian
besar tidak terdiagnosis. Meski penyebab PK hingga saat ini belum diketahui,
bisa ditegaskan bahwa PK tidak menular.

Kenali gejalanya

Ciri-ciri penyakit ini hampir sama dengan gejala demam berdarah yakni demam
tinggi sampai berhari-hari. Bahkan sering juga disertai dengan bercak merah
mirip campak.

Secara umum penyakit ini dapat diketahui dengan ciri-ciri demam tinggi
mendadak, tidak respon dengan antibiotika, dapat berlangsung 1-2 minggu
bahkan bisa 4-5 minggu.

Menurut Dr Scott Alenick, seorang ahli jantung pediatrik di New Jersey, AS,
penyakit kawasaki adalah suatu kondisi yang memengaruhi anak-anak, terutama
anak-anak di bawah usia lima tahun dan menyebabkan aneurisma dan penyumbatan
di pembuluh darah.

"Kami biasanya melihat penyakit ini terjadi saat musim dingin, namun dapat
terjadi sepanjang tahun. Ini sangat tidak biasa meninggal dari penyakit
kawasaki," tuturnya.

Bahaya sindrom kawasaki, kata dia, adalah bahwa penyakit ini dapat
menyebabkan aneurisma besar dalam pembuluh darah yang memberi makan darah ke
jantung.

"Kawasaki tidak datang dalam derajat keparahan, tetapi bervariasi bahwa hal
ini mungkin karena tidak ada aneurisma, aneurisma kecil, aneurisma sedang
atau aneurisma raksasa," ujar Alenick.

Kawasaki belum diketahui secara pasti, namun ada indikasi pemicunya adalah
gangguan sistem kekebalan tubuh yang didahului terjadinya infeksi.

”Hingga saat ini belum ada pemeriksaan penunjang yang dapat memastikan PK
sehingga diperlukan keterampilan dan kewaspadaan dokter untuk menegakkan
diagnosis,” kata Dr Najib Advani SpA (K) MMed (Paed), peneliti penyakit
Kawasaki di RS Omni Alam Sutera, Tangerang.

Penyebab penyakit kawasaki hingga saat ini belum diketahui meski diduga kuat
akibat suatu infeksi. Belum ada bukti yang meyakinkan. Karena itu, cara
pencegahannya juga belum diketahui.

Penyakit ini juga tidak terbukti menular. Gejala awal pada fase akut adalah
demam yang mendadak tinggi dan bisa mencapai 41"C. Demam berfluktuasi selama
setidaknya 5 hari, tetapi tidak pernah mencapai normal. Pada anak yang tidak
diobati, demam dapat berlangsung selama 1-4 minggu tanpa jeda.

Pemberian antibiotik tidak menolong. Sekitar 2-3 hari setelah demam, mulai
muncul gejala lain secara bertahap yaitu bercak merah di badan yang mirip
seperti penyakit campak.

Namun gejala batuk pilek yang dominan pada campak biasanya ringan atau
bahkan tidak ada pada penyakit kawasaki. Gejala lain yang timbul adalah
kedua mata merah, tapi tanpa kotoran (belekan), pembengkakan kelenjar getah
berung di salah satu sisi leher sehingga kadang diduga penyakit gondong
(parotitis), lidah merah menyerupai stroberi, bibir juga merah dan kadang
pecah-pecah, telapak tangan dan kaki merah dan agak membengkak.

Kadang anak mengeluh nyeri pada persendian. Pada fase penyembuhan terjadi
pengelupasan kulit di ujung jari tangan serta kala dan kemudian timbul
cekungan berbentuk garis melintang pada kuku kala dan tangan.

Dr. Najib menganjurkan, setelah seseorang dinyatakan terkena PK, Penderita
harus menjalani rawat inap. Pengobatan utama yang dilakukan adalah dengan
imunoglobulin. Pada kasus kerusakan koroner yang berat, cacat jantung dapat
menetap seumur hidup.Kematian, meskipun jarang, semuanya adalah komplikasi
jantung.

Seperti kita ketahui, pada 26 Januari ini merupakan Hari Kawasaki Sedunia,
hari yang menjadi peringatan bagi para orangtua untuk lebih peka dengan
penyakit yang banyak menyerang balita ini.

Untuk mengetahui lebih lanjut soal penyakit kawasaki (PK), kini sudah
terdapat Kawasaki Center di RS Omni Alam Sutra, dipimpin oleh pakar PK
Indonesia Dr Najib Advani, SpA (K) Mmed Paed. Terdapat pula Perkumpulan
Orangtua Penderita Kawasaki Indonesia (POPKI) sejak 26 Juli 2008 atas
prakarsa Dr Najib. [mor

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke