Terapi Telanjang dari Psikolog Cantik

Penulis: Jimmy Hitipeuw | Editor: Jimmy Hitipeuw 

Kamis, 3 Maret 2011 | 09:00 WIB

Description: http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2011/03/03/0751424p.jpg

Psikolog ini yakin bahwa dengan bertelanjang diri di depan pasiennya ia
ingin menunjukkan ke mereka bahwa tidak ada yang disembunyikan dari dirinya 

Description: http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2011/03/03/0753004p.jpg

Psikolog ini yakin bahwa dengan bertelanjang diri di depan pasiennya ia
ingin menunjukkan ke mereka bahwa tidak ada yang disembunyikan dari dirinya 

Foto:

KOMPAS.com - Ada cara mengorek keterangan dari pria tentang perasaan yang
bergejolak di dalam diri mereka. Namun, seorang psikolog cantik berusia 24
tahun ini mempunyai cara tersendiri untuk melakukannya, yaitu dengan
telanjang.

Sarah White mencoba cara mendapatkan keterangan dari pasiennya di New York
dengan terobosan terapi yang benar-benar unik. Dengan melepaskan satu per
satu pakaian yang dikenakannya selama sesi konseling, White yakin
tindakannya ini dapat mencairkan ketertutupan sikap dari pasiennya.

"Saya sengaja melakukannya justru untuk mengendalikan diri para pasien saya
itu. Tujuannya saya telanjang di depan mereka adalah agar mereka memahami
diri dan lingkungan mereka secara lebih baik sehingga mereka bisa
mendapatkan kekuatan dari kenikmatan yang timbul dari diri mereka dan
kekuatan itu diharapkan tidak hanya muncul selama sesi terapi tetapi juga
sesudahnya," ujar White.

Sesi awal konsultasi yang ditawarkan melalui komunikasi satu arah di web cam
dan pesan SMS dikenakan biaya 150 dollar AS. Begitu White yang telah
memiliki sekitar 30 pasien mengenal mereka secara lebih jauh maka ia
menawarkan komunikasi dua arah melalui video Skype dan bahkan, untuk
beberapa kasus, melalui konsultasi secara langsung.

Pendekatan terapi sambil telanjang yang diterapkan White ini tentu saja
memikat kliennya yang sebagian besar adalah pria. Salah satu latarbelakang
dari diterapkannya pendekatan ini adalah karena White merasa ada yang
tindakan yang kurang dan tidak berinspirasi dalam teknik konsultasi dari
studi strata-1 psikologi yang pernah didalaminya.

Lewat penuturannya ke New York Daily News, White menilai teknik yang
dijalankannya telah memberikan dorongan minat lebih besar pada kaum pria
yang cenderung kurang tergerak apabila dibandingkan kaum perempuan dalam
berkonsultasi. "Saya melihat ada yang kurang dari teknik terapi klasik yang
cenderung represif ketimbang mendorong orang lain untuk bersikap terbuka."

"Tujuannya adalah memperlihatkan kepada pasien bahwa tidak ada yang
disembunyikan dari diri saya dan mendorong mereka untuk bersikap lebih
jujur. Bagi pria tertentu, melihat sosok wanita telanjang justru dapat
membantu mereka memfokuskan perhatian serta melihat diri mereka secara lebih
luas selain membantu mereka menyampaikan apa yang ada di pikiran mereka
secara terbuka," tambah wanita yang berasal dari Upper West Side ini.

"Freud menerapkan asosiasi bebas. Saya memilih untuk telanjang," jelas White
untuk membandingkan teknik konsultasi yang ditawarkannya dengan teknik
klasik dari Sigmund Freud.

Tentu saja teknik terapi yang diterapkan White juga disambut suara
penentangan. Diana Kirschner, psikolog klinis di New York, menjelaskan:
"White hanya menggunakan terapi kata-kata tetapi saya tidak menganggap ini
sebagai terapi. Saya menilai pendekatannya itu sebagai pelayanan interaktif
pornografi melalui internet."

Interaksi bernuansa seks antara pasien dan ahli terapi merupakan pelanggaran
besar kode etik berdasarkan ketetapan yang dikeluarkan oleh American
Psychoanalytic Association. Bahkan kontak fisik saja sudah dianggap sebagai
pelanggaran kode etik profesi.

Namun, White menekankan tidak terjadi kontak fisik dalam terapi yang
ditawarkannya. "Saya tidak menjalin hubungan intim dengan pasien saya."

 

 

Warm Regards,

 

 

Zigo AlCapone

 

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

<<image001.jpg>>

<<image002.jpg>>

Kirim email ke