Wow bunda wow. Ajiiiiiiiibbbb
Btw gw dah nanya bokap bun, katanya ad roti itu, tp ngga smua toko oleh2 disini 
jual. Ntar yeeee pas dkt2 mau pulang gw baru hunting oleh2



Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Morningmoon <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 11 Mar 2011 14:25:52 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: ~ aga ~ Bosan Ditanya "Kapan Kawin?" Begini Jawabnya!

kalo jawabnya gini gimana?
yah abisnya gimana, gak dilamar2 seh ma gerard butler jadi ajah masih single

xixixixixixixixi

*~**You crap on my leg, I'll cut it off  "Coach Beiste - Glee"** *




2011/3/11 Zigo AlCapone <[email protected]>

> Bosan Ditanya "Kapan Kawin?" Begini Jawabnya!
>
> SHUTTERSTOCK<http://female.kompas.com/read/2011/03/11/12345470/Bosan.Ditanya.Kapan.Kawin.Begini.Jawabnya>
>
> Daripada meledek Anda terus, mintalah teman Anda mengenalkan teman prianya
> pada Anda.
>
>
>
> Jumat, 11/3/2011 | 12:34 WIB
>
> *KOMPAS.com* - Jika Anda masih lajang, Anda pasti sudah berulangkali
> mendengar pertanyaan seperti, "Kok belum kawin, sih?" atau "Kapan kawin?"
> atau "Kamu sih, pilih-pilih!". Si penanya mungkin tak sadar, betapa
> menjengkelkannya mendengar pertanyaan seperti itu. Anda sudah
> mendengarkannya sejak tahap Anda merasa terganggu dengan pertanyaan semacam
> itu, mulai kebal, hingga mulai terganggu lagi (ketika sadar usia sudah
> mendekati 35 tahun).
>
> Mungkin si penanya memang tak bermaksud menyinggung perasaan Anda, karena
> itu memang pertanyaan standar yang akan dilontarkan orang ketika sudah lama
> tak bertemu. Oleh karena itu, daripada stres karena mendapat pertanyaan yang
> itu-itu saja, lebih baik Anda mencoba menjawabnya dengan cara yang berbeda.
> Entah itu dengan mengutarakan pandangan Anda tentang pernikahan, atau
> menanggapinya dengan *jokes* saja. Yang penting, jawablah dengan tenang
> namun tetap percaya diri. Nah, berikut jawaban yang bisa Anda berikan:
>
> *"Belum ketemu yang seiman. Kalau sudah seiman pun, belum tentu langsung
> cocok, kan?" *
> Jawaban ini akan membuat si penanya respek terhadap kondisi Anda. Bahwa,
> menemukan pasangan yang seiman adalah prinsip Anda, dan ini jauh lebih
> elegan daripada menikahi siapa saja karena sudah didesak untuk menikah.
>
> *“Yah, gimana dong, dulu aku terlalu lama menghabiskan waktu dengan orang
> yang salah. Sekarang, aku lagi sibuk-sibuknya. Tapi aku tetap mencari, kok!"
> *
> Jawaban ini menunjukkan bahwa Anda bersikap realistis dengan kondisi Anda.
> Anda terlihat percaya diri, namun tetap rendah hati. Setiap orang pernah
> berbuat kesalahan, dan Anda ingin memperbaikinya. Siapa tahu, akibatnya si
> penanya akan mengenalkan Anda pada temannya.
>
> *“Kalau aku tahu jawabannya, mungkin aku sudah menikah sekarang, dan kamu
> jadi patah hati!"*
> Anda bisa mengatakan hal ini jika yang bertanya seorang pria, dan Anda
> merasa tertarik padanya. Bila ia juga masih lajang, bukan tak mungkin
> jawaban ini akan membuka peluang baginya untuk menjajaki hubungan dengan
> Anda.
>
> *“Ah, senang juga kok, tetap melajang. Nggak ada yang melarang kalau mau
> keluar kota, dan nggak perlu kompromi soal apapun."*
> Anda menunjukkan bahwa menjadi lajang tak selamanya merugikan, atau
> memalukan. Namun, sampaikan jawaban itu dengan ekspresi yang meyakinkan.
> Bila tidak, Anda hanya akan dianggap menghibur diri, atau bersikap defensif.
> Kalau Anda memang masih menikmati kehidupan lajang, kalimat ini menjadi cara
> yang baik untuk menjawab pertanyaan.
>
> *“Aku masih mencari pria beruntung yang akan mendapatkanku...."*
> Wow... *great answer, great sense of humour!* Berikan senyuman Anda yang
> paling menawan, dan tunjukkan kepribadian Anda yang menyenangkan. Jawaban
> ini juga membuat si penanya sadar bahwa perempuan tetap harus mencari pria
> yang baik dan dapat diandalkan, karena Anda pun punya kualitas yang sama.
> Hanya karena masih lajang, tak berarti Anda *desperate*.
>
> *"Aduh, belum ketemu Mr Right, nih! Cariin, dong!"*
> Nah, ini jawaban yang akan menguntungkan Anda. Bila Anda memang cukup sibuk
> sehingga tak terlalu sering meluangkan waktu senggang bersama teman-teman,
> si penanya akan merasa tergerak untuk mengenalkan Anda dengan
> teman-temannya. Bahkan, Anda mungkin bisa mendapat kenalan lebih dari satu.
> Asyik, kan?
>
> *"Ya, jelas harus pilih-pilih dong! Kalau tiba-tiba dia ternyata perampok
> bank, gimana?"*
> Ini juga jawaban yang asyik, karena Anda menanggapi tuduhan "pilih-pilih"
> tadi dengan humor. Percayalah, sebagai perempuan Anda memang harus memilih
> pria yang mampu mendampingi Anda seumur hidup. Dan ini tak mungkin dicapai
> bila Anda tergesa-gesa memutuskan pria yang ingin Anda nikahi. Tentu,
> pilih-pilih yang dimaksud bukan "pilih yang ganteng, jangkung, kaya, atau
> terkenal".
>
> Sekali lagi, apapun jawaban yang Anda berikan, Anda harus percaya dengan
> apa yang Anda katakan. Bila Anda "membaca" bahwa percakapan itu akan
> berlarut-larut, segeralah mengganti topik pembicaraan. Ini memperlihatkan
> bahwa Anda tak bisa diatur olehnya. Lagipula, jika si penanya tergolong
> orang yang usil atau gemar mengurusi orang lain, tak ada gunanya
> meladeninya.
>
>
>
>
>
> *Warm Regards,*
>
> * *
>
> * *
>
> *Zigo AlCapone*
>
>
> --
> you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
> to post emails, just send to :
> [email protected]
> to join this group, send blank email to :
> [email protected]
> to quit from this group, just send email to :
> [email protected]
> please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
> add my Yahoo Messenger at [email protected] or
> add my twitter @aga_madjid
> thanks for joinning this group.
>

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke