-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Fri, 18 Mar 2011 04:42:26 
To: Milis Ekonomi Syariah<[email protected]>; Milis 
Fortadik<[email protected]>; Milis 
GKB<[email protected]>; Milis 
Islamadina<[email protected]>; Milis Jurnalis Ekonomi 
Syariah<[email protected]>; Milis 
Kesehatan<[email protected]>; Milis 
KPK-Tipikor<[email protected]>; Milis 
Lingkungan<[email protected]>; Milis SIEJ<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [Konsultasi-Kesehatan] Inspirasi dari Jepang

HEBATNYA JEPANG. 
Per hari ini, Tokyo & kota-kota di skitarnya dilaporkan akan mengalami 
pemadaman listrik secara bergilir. Kereta dan subway pun tidak akan beroperasi 
secara normal untuk menghemat konsumsi listrik. Ini semuanya terpaksa dilakukan 
karena pasokan listrik berkurang sejak meledaknya reaktor no.1 plt nuklir di 
Fukushima dan down-nya pendingin reaktor no.2 di PLT yang sama. Penumpang 
menumpuk di stasiun-satiun kereta. Hampir semuanya terlambat tiba di 
kantor/sekolah akibat waktu tempuh yg berlipat menjadi 3 atau 4 kalinya. 
Namun demikian, chaos dan kepanikan tidak pernah terlihat di Tokyo, bahkan 
dalam keadaan darurat spt ini. Semua org ttp tertib, rapi mengantri dan 
mendahulukan org lain. Mereka berprinsip, itu adalah sumbangsih mereka untuk 
membuat keadaan tidak bertambah parah. Salut!

Kami, pelajar Indonesia yg sedang kuliah di sini merasakan betul kekaguman luar 
biasa untuk bangsa Jepang. Triple bencana (gempa, tsunami, ledakan pltn) yg 
dialami mereka skrg tidak membuat mereka hanyut dalam kesedihan atau peratapan 
nasib. Yang ada justru sikap saling bahu-membahu, ttp dalam sikap tenang dan 
tegar. Falsafah hidup mereka yang `ganbaru` (berjuang sekuat mungkin) menjadi 
penguat hati dan generator energi yg paling besar. 

Televisi Jepang menyiarkan laporan perkembangan bencana non-stop, terus menurus 
tanpa jeda iklan, semenjak hari Jum`at lalu, di seluruh channelnya. Namun tidak 
ada iringan lagu sedih, liputan anak menangis, dan lain-lain yg sering kali 
kita lihat di liputan bencana ala tv Indonesia. Metode yg bagus sekali untuk 
tidak mengkondisikan kesedihan yg berkepanjangan. Di lain sisi, yang disiarkan 
adalah imbauan-imbauan pemerintah ttg hal-hal apa saja yg harus diperbuat untuk 
kebaikan bersama. Seperti menghemat listrik dgn meminimalisasi penggunaan alat 
elektronik, meng-unplug kabel, dll. Juga diajarkan cara-cara untuk survive spt 
menggunakan air scr hemat, merakit kompor sendiri,dll.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

------------------------------------

Informasi tentang Human Resources Development & General Affairs
http://hrcompensationbenefit.blogspot.com/
http://infoindustrialrelation.blogspot.com/
http://generalaffairsprofessional.blogspot.com/

Info tentang Quality, Management Development, ISO, Productivity
http://quality-expert.blogspot.com/

Serba-serbi kita
http://liputanduniakita.blogspot.com/

Info Kost, Kontrak, pembantu & Baby Sitter
http://portalkostkontrakan.blogspot.com/
http://infopembantubabysister.blogspot.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Konsultasi-Kesehatan/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Konsultasi-Kesehatan/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke