|
Tips Cerdas
Jawaban
Pertanyaan “Kapan Menikah?” “Kapan nikah?” Mungkin akan sangat menggangu dan
membosankan
ketika Anda belum mempunyai pacar atau bahkan cowok kecengan. Tak perlu
tertekan atau jadi defensive. Coba jawab saja pertanyaan-pertanyaan
‘membosankan’ tersebut dengan 20 alternatif jawaban, agar mereka
menjinak dan
tidak mengejar-ngejar Anda: Tips Cerdas Jawaban Pertanyaan Kapan Menikah 1. “Habis Lebaran.” Trik ini selalu sukses saya
pakai.
Biasanya orang yang bertanya akan pasang tampang gembira, disusul
pertanyaan
lanjutan. “Oh ya? Persis setelah lebaran? Tanggal berapa?”Anda tinggal
sebut
saja angka yang bagus. “Enam!” Nanti dia akan bilang, “Jangan lupa
undanganya
ya!” Sebuah ‘perintah yang mudah saja Anda jawab dengan, “Oke!” 2. “Bulan Mei.” Ini sebenarnya jawaban terbasi.
Ana bisa
jawab “Bulan Mei”. “Hah! Mei? Tahun ini?” Yak, mei be, next month, next
year or
mei be not!” Habis itu, tertawalah puas karena berhasil menipunya. Dia
akan
bersungut-sungut dan tidak lagi menanyakan ulang. 3. “Nunggu Kamu.” Nah, bila Anda cewek, jawaban
ini pas
diberikan pada teman pria. Siapa pun itu. Biasanya mereka akan GR,
berhenti
bertanya, atau paling jauh membahasnya sedikit. Namun, jawaban ini
pantang
diberikan pada lelaki peng-GR kelas berat atau tipe player (Anda bisa
pusing
kalau dia justru bersemangat mendekat nantinya), atau suami orang yang
istrinya
pencemburu berat (plus punya mata-mata di sekitar Anda). 4. “Kamu Kapan?” Kalau jawaban ini paling pas
untuk penanya
yang juga belum menikah. Tidak perlu panik jika dia tahu-tahu
menyebutkan
tanggal dan bulan rencana pernikahannya. Justru disitulah temapt
perlindungan
teraman Anda. Segera pasang tampang exited, tanya dengan detil rencan
pernikahanya, lengkap dengan konsep acara, siapa lelaki beruntung itu,
dan
bla-bla-bla. Orang yang berencana menikah akan bersemangat
menceritakannya.
Begitucerita habis, segera pamit dari hadapanya atau menggantu topik
lain,
begitu ada jeda. 5. “Tunggu Saja Undangannya.” Cara ini cukup
ampuh. Anda
tingga bilang, “Tunggu saja undangannya, ya!” Orang akan berhenti
bertanya soal
ini-itu bila Anda sudah punya undangan. Bila dia bertanya lagi tentang
kapan-sama siapa, jawab saja “Sudahlah, tunggu saja. Enggak sabar
amat.”
Ucapkan sambil tersenyum lebar. Bila suatu ketika kemudian Anda bertemu
lagi
dan dia menagih undangannya, jawab saja, “Tenang, tunggu saja ya.” dan
tetap
berikan senyum lebar itu lagi padanya. 6. “Tahun Depan.” Jawaban ini miri-mirip dengan
“Habis
Lebaran!” Ditanya tanggal dan bulannya? Jawab saja, “Masih rahasia!”
Percayalah, orang tidak se-concern itu kok, pada tanggal-bulan-tahun
pernikahan
Anda. Jadi tidakperlu ditanggapi dengan serius pertanyaannya. 7. “Lagi Yoga.” Anda tidak siap menghadapi
pertanyaan,
“Kapan Menikah?” sekaligus tidak siap dengan jawaban apapun. Tenang
saja.
Sebenarnya Anda tidak perlu berpikir. Cukup berikan jawaban yang Anda
suka dan
sekenanya. “Lagi Yoga”, “Mau lari pagi nih” atau apapun. Dia akan
segera tahu
bahwa memang Anda sedang berkelit dan tidak ingin menjawab pertanyannya. 8. “Nunggu Dia.” Ayo, cari seseorang acuan di
sekitar Anda.
Orang acuan adalah orang yang belum menikah, yang mumurnya berada di
atas Anda.
Bila teman, sepupu, tante, mungkin? Di balik dialah Anda bisa
berlindung.
Begitu Anda ditanya Anda tinggal bilang, “Aku nunggu dia dulu.” 9. “Ngga Mau Ngelangkahin.” Jawaban ini setipe
dengan
jawaban di poin 8, namun dengan nuansa yang lebih kocak.Anda punya 2
alternatif
jawaban untuk maksud yang sama. 10. “Iya, nih.” Semua orang tahu kalau jawaban,
“Iya nih”
adalah sebuah jawaban sopan untuk menyampikan maksud Anda yang kurang
lebih,
“Iya nih, masih belum ada yang cocok atau belum ada yang mau, padahal
saya
sendiri sudah ingin punya pendamping, dan saya sudah capek ditanya
terus
kanan-kiri, termasuk Anda.” Namun dengan cukup 2 kata, tersebut Anda
akan aman
dan tidak membuat Anda menjadi depresi. 11. “Kalau Inggris Menang.” Momen piala dunia bisa
Anda
manfaatkan. Sebut saja salah satu negara yang tampaknya tidak mungkin
untuk
menjuarai turnamen akbar tersebut -kalau tidak tahu, anda bisa
mengkonsultasikan dulu dengan teman kantor. Sehingga ketika ditanya,
Anda bisa
menjawabnya, “Oke, saya akan kawin kalau Inggris Juara Piala Dunia!”
atau lebih
ekstrem lagi “Tenang..tenang, begitu Indonesia Juara Piala Dunia, aku
langsung
kawin hari itu juga!” Orang akan menganggap Anda punya sense of humor
namun
tidak berminat menjawab pertanyaan tersebut. 12. “Brat Pitt Selingkuh, sih.” Ya ini memang
pilihan
jawaban basi, tapi cukup ampuh membungkam si penanya. Sekalian
ceritakan kalau
Anda selama ini sudah menjalin hubungan jaraj jauh dengan Brat Pitt,
tapi
sayangnya ia lebih memilih Angelina Jolie sebagai pasangannya.
Karanglah cerita
sepanjang mungkin, sampe orang yang bertanya menutupnya dengan,
“Huuuuu!”. Dan
tugas Andatelah selesai. Namun yang perlu dijaga adalah intonasi Anda.
Tetap
santai, tersenyum dengan jenaka. 13. “Cari tanggal yang bagus Nih!” Anda juga bisa
menyampikan bahwa Anda ingin hari pernikahan Anda mudah dikenang. “aku
ingin
tepat di 10/10/2010 atau 11/11/2011, tapi lebih cantik kalo 22/22/2222
bisa ga
ya?” 14. “Punya Kenalan Duda?” Answer her/his question
with
question. Coba dengan jawaban spektakuler ini. Boleh juga Anda
tambahkan,
“Kalau bisa duda beranak satu ya? Jadi aku sekalian dapat satu paket!
Sekalian
membuktikan kalau dia memang sudah terbukti!hahaha…” Tapi jangan panik
kalau
ternyata si penanya punya stok teman berstatus duda, dan berniat
mengenalkannya
pada Anda. Ya, kecuali kalau Anda memang berniat mencari duda beranak
satu! 15. “Hari Gini?” Bagi Anda yang belum menjadikan
menikah
sebagai agenda hidup, boleh juga Anda menunjukan dengan jawab ini.
Setelah itu
tutup dengan senyum termanis yang pernah Anda punya. Atau bisa juga
jawaban
“Hari gini?” atau bisa juga Anda tambahkan dengan, “Masih musim ya?”
lalu Anda
tambahkan dengan, “besok deh nunggu musimnya!” 16. “Coming Soon.” Beberapa orang menganggapnya
jawaban ini
cukup melegakansi penanya. Paling tidak, dia merasa bahwa Anda memang
berniat
menikah, suatu ketika kelak. Paling Anda hanya perlu meneguhkan hati,
jika dia
memberikan nasihat panjang lebar pentingnya masuk ke dalam ‘jebakan’
pernikahan. 17. “Rahasia!” Kalau Anda bukan tipe orang yang
mudah
terprovokasi serta punya banyak stok rasa santai, maka gunakan jawaban
ini.
Soalnya orang yang diberikan jawaban ini akan penasanran dan
membombardir Anda
dengan desakan. 18. “Nunggu Rambut Panjang.” Bagi Anda yang
berambut pendek
dan seumur-umur tidak pernah memanjangkannya, bisa menggunakan jawaban
ini.
Akan lebih ampuh jika saat itu kondisi rambut Anda sedang berantakan,
panjang
tanggung, karena kebetulan Anda belum sempat ke salon. Ini menguatkan
jawaban
tipu daya Anda. Paling si penanya akan mengerutu. 19. “Diet Dulu.” Diet biasanya dilakukan menjelang
hari
perkawinan. Sehingga jawaban ini bisa ditangkap dalam 2 arti oleh orang
lain,
“Anda akan menikah dalam waktu dekat” atau “Ah, itu cuma jawaban
berkelit”.
Apapun tanggapn orang itu. Anda tidak rugi apa-apa. Dan ini yang
penting, Anda
dapat segera kabur dari hadapannya. Jangan lupa lambaikan tangan,
sambil bilang
“Daaah!” 20. “Ah, Bisa Aja.” Ini adalah jawaban yang
membungkam si
penanya. Dan setelah itu, dia akan kesulitan untuk mengulangi
pertanyaannya.
Pun salah gaya untuk melontarkan pertanyaan baru. Coba saja. Bagus juga
kalau
Anda bisa berimprofisasi dengan menjawab, “Ah bisa saja!” sambil nyoleh
bahu si
penanya, cengar-cengir sebentar, kemudian segera berlalu. you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] please visit to www.facebook.com/aga.madjid, add my Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group. |
- ~ aga ~ Tips Cerdas Jawaban Pertanyaan "Kapan Menikah?&... LilikS
