Mba fit...
udah ditawarin tuh...
siapa tau ada obatnya..hehe

Sunarko wrote:
*call me*
*021-8935710 ext - 7715*
**
    ----- Original Message -----
    *From:* Fitri Rosaline <mailto:[email protected]>
    *To:* [email protected]
    <mailto:[email protected]>
    *Sent:* Monday, November 21, 2011 10:15 AM
    *Subject:* Re: ~ aga ~ Bung, Ayo, Bung!

    haluuu...

    ada yg pnya obat buat cwwe yg lg patah hati gaa ?? supaya bangkit
    lagiii,,,gak sediihh mulu..Dankeh

    *Best Regards,*
    *FITRI ROSALINE*
    *Purchasing Material*
    *PT. Ching Luh Indonesia*
    *Jl. Raya Serang Km.16 Ds.Talagasari, Cikupa-Tangerang*
    *Telp. 021-59407888 Ext.8340*
    *Skype. piet_fitri*
    *Personal Email : [email protected]*
    *Cell Phone. 0818 065 18436*





    On 11/21/2011 09:47 AM, aga madjid wrote:
    Insyaallah, Endonesah menang ...

    *From: *Arsianti Dewi <[email protected]>
    *Sender: *[email protected]
    *Date: *Mon, 21 Nov 2011 10:24:41 +0800 (SGT)
    *To: *[email protected]<[email protected]>
    *ReplyTo: *[email protected]
    *Subject: *~ aga ~ Bung, Ayo, Bung!

    Senin, 21/11/2011 08:13 WIB
    Bung, Ayo, Bung!
    Surat untuk Kurnia Meiga, Egi, Tibo, dkk.
    *Zen Rachmat Sugito* - detiksport


    
<http://www.facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fwww.detiksport.com%2Fsepakbola%2Fread%2F2011%2F11%2F21%2F081334%2F1771601%2F425%2Fsurat-untuk-kurnia-meiga-egi-tibo-dkk&src=sp>


    *
    Jakarta* - Kepada semua punggawa timnas U-23, ingatlah: sejarah
    hanya mengabadikan nama para juara. Maka, bertarunglah,
    menanglah, dan jadikan namamu abadi!

    Yeah, sejarah memang kerap tak adil bagi mereka yang kalah,
    mereka yang mungkin sudah bertarung sekuatnya dan melawan dengan
    sebaik-baiknya. Tapi, apa boleh bikin, begitulah tabiat sejarah:
    ia hanya mencatat para pemenang, hanya mau mengabadikan para juara.

    Kadang ada yang berkata kemenangan bukan segalanya. Ada juga yang
    bilang yang terpenting bermain dengan indah dan bertanding dengan
    penuh kegembiraan.

    Perkataan seperti itu tak sepenuhnya salah. Tapi, Kawan, mungkin
    kau juga sudah sangat tahu: Indonesia sudah terlalu sering kalah
    dan akhirnya terbiasa menjadi pecundang. Sedihnya lagi, kekalahan
    yang datang seringkali bukan jenis "kekalahan yang indah", tapi
    kekalahan yang sebenar-benarnya kekalahan: kalah secara hasil,
    kalah secara permainan, dan tragisnya kadang diselimuti bau gajah
    yang tak sedap .

    Dua puluh tahun sudah Indonesia berada dalam situasi seperti itu,
    20 tahun sudah Indonesia tak merasakan pengalaman menjadi juara.
    Indonesia
    hanya pernah mengendus bau juaranya saja, tapi tak pernah
    benar-benar bisa merengkuhnya. Setelah 1991, beberapa kali
    Indonesia "nyaris" jadi juara, tapi tak lebih dari "nyaris",
    hanya "nyaris". Tidak di SEA Games, tidak di Piala AFF/Tiger.
    Semua serba "nyaris".

    Karena terbiasa dengan "nyaris", itu pula yang selalu
    diulang-ulang dan diceritakan: nyaris mengalahkan Uni Soviet di
    Olimpiade 1956, nyaris lolos Olimpiade 1976, nyaris juara Piala
    AFF, dan nyaris-nyaris yang lain. Karena terbiasa dengan "nyaris"
    itu jugalah kita dilenakan oleh julukan-julukan yang simbolik
    saja: (pernah jadi) Macan Asia, negara gila bola, dll., dkk.

    Karena itulah surat ini ingin berterus terang mengatakannya:
    Indonesia tak bisa terjerembab lebih lama dan terperosok lebih
    dalam lagi. Indonesia butuh sebuah pencapaian baru, sebuah
    tonggak, suatu milestone, yang dibangun oleh tangan dan kaki dari
    generasi terbaru. Karena kita tak bisa lagi terus menerus
    mengelap-elap peninggalan lama saat para jiran kita sudah melaju
    dan memancangkan target-target baru yang lebih jauh.

    Apa boleh bikin! Beban itu kali ini memang ada di pundakmu. Ya,
    beban. Aku harus berterus terang mengatakannya karena tak ingin
    mengenteng-entengkan hanya sekadar untuk membesarkan hati. Lagi
    pula, aku juga tak ingin berpura-pura, kami tak ingin
    berpura-pura: Indonesia ingin gelar juara.

    Hanya dengan itulah aku (mungkin juga Indonesia) akan mengingat
    nama kalian, mengenang sampai lama, sampai jauh di kemudian hari!

    Sejarah itu, Kawan, hari ini sudah di depan ujung hidungmu. Hanya
    tinggal sejengkal lagi jaraknya dari jangkauan kedua tanganmu.
    Apakah kau sudah bisa mulai mencium baunya? Apakah kau sudah
    mulai dapat mengendus aromanya?

    Kesempatan yang sudah amat dekat ini, peluang untuk diingat dan
    dikenang ini, mungkin tak akan datang sebanyak dua kali. Generasi
    berikutnya mungkin akan mendapat kesempatan serupa, tapi tak ada
    yang bisa menjamin kau akan mendapatkan kesempatan seperti ini
    sekali lagi. Siapa tahu ini akan jadi kesempatanmu satu-satunya.

    Kawan, tentu kau tidak akan sudi menukar momen bersejarah ini
    dengan apa pun juga, bukan?

    Jadi, bertandinglah seakan-akan laga final SEA Games 2011 adalah
    pertandingan terakhirmu. Menderita dan sekaratlah hanya untuk
    hari ini saja agar
    selanjutnya kau bisa menjalani sisa hidupmu sebagai seorang juara!

    Bung, ayo, Bung!

    ===========

    *Penulis adalah penyuka sejarah, penikmat sepakbola. Beredar di
    dunia maya dengan akun Twitter /@zenrs/

-- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
    to post emails, just send to :
    [email protected]
    to join this group, send blank email to :
    [email protected]
    to quit from this group, just send email to :
    [email protected]
    please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
    add my Yahoo Messenger at [email protected] or
    add my twitter @aga_madjid
    thanks for joinning this group.
-- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
    to post emails, just send to :
    [email protected]
    to join this group, send blank email to :
    [email protected]
    to quit from this group, just send email to :
    [email protected]
    please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
    add my Yahoo Messenger at [email protected] or
    add my twitter @aga_madjid
    thanks for joinning this group.
-- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
    to post emails, just send to :
    [email protected]
    to join this group, send blank email to :
    [email protected]
    to quit from this group, just send email to :
    [email protected]
    please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
    add my Yahoo Messenger at [email protected] or
    add my twitter @aga_madjid
    thanks for joinning this group.

CONFIDENTIALITY CAUTION: This message is intended only for the use of the individual or entity to whom it is addressed and contains information that is privileged and confidential. If you, the reader of this message, are not the intended recipient, you should not disseminate, distribute or copy this communication. If you have received this communication in error, please notify us immediately by return email and delete the original message. --
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke