i was ... he he he..
On 7/26/12, Rully Fabian <[email protected]> wrote: > termasuk loe juga yah bro....hehehe > > > > 2012/7/26 Ols Cookies <[email protected]> > >> banyak orang YP di milist yo.... >> >> On 7/26/12, [email protected] >> <[email protected]> wrote: >> > السلام عليكم ورحمة الله وبركاته >> > >> > >> > copas >> > semoga manfaat >> > >> > >> > >> > >> > Tuhan Memberi dan Tuhanlah yang Mengambil >> > Mawlana Syaikh Nazim al-Haqqani >> > Secrets Behind the Secrets >> > >> > >> > Suatu ketika Mullah Nasruddin berkata pada Tuhannya, >> > " Ya Tuhanku, tahun ini saya akan bertani. Engkau bisa >> > menjadi partnerku. Aku yang >> > akan membajak tanah dan menanam bibitnya. Setengah >> > hasil panennya akan menjadi milikMu dan setengah >> > menjadi bagianku. Semoga menjadi panen yang bagus!". >> > >> > Ketika tiba masa panen. (Jaman dahulu panen tidak >> > semudah seperti zaman sekarang yang serba memakai >> > mesin). Mereka harus memanen dan meletakkan hasilnya >> > di tempat khusus dimana kerbau akan berjalan >> > diatasnya. Lalu dipisahkan antara jagung dan jerami. >> > Baru kemudian diperoleh tumpukan jagung. >> > >> > Kemudian Mullah Nasruddin membaginya menjadi 2 bagian >> > dan mengatakan, "Ini untuk-Mu, dan yang ini untukku." >> > Mullah telah mengambil bagiannya. Namun beberapa saat >> > kemudian dia berkata,"Engkau tidak butuh bagianMu kan, >> > jadi yang ini untukku saja." Dia ingin mengambil >> > seluruh hasil panen. "Aku membutuhkannya jadi kuambil >> > saja semuanya." >> > >> > Beberapa saat kemudian datang awan hitam dan kilat >> > menyambar, sampai akhirnya turun hujan lebat. >> > Derasnya air membawa pergi separuh dari hasil panen >> > itu. Mullah Nasruddin begitu ketakutan dan lari menuju >> > >> > gua sambil mengintip apa gerangan yang akan terjadi. >> > Tiap petir menggelegar, diapun memanggil >> > Tuhannya,"Jadi Engkau masih mengirim petir untuk >> > melihat apakah masih ada yang tersisa atau tidak?! >> > Engkau telah mengambil bagianMu. Yang disini adalah >> > untukku ! " >> > >> > Tuhan Yang memberi dan Tuhanlah Yang mengambil. Bila >> > Dia meminta, tak akan ada yang mampu mencegah-Nya. Tak >> > ada apapun yang mencegah dia untuk mengambil nyawa >> > kita. Kita ini hanyalah budak dan hamba-hambaNya. >> > Hidup kita berada diantara dua hembusan nafas saja. >> > Jika Dia perintahkan, kita bisa mengambil nafas >> > kembali atau bisa juga kita akan menghembuskan nafas >> > terakhir. >> > >> > Namun saat ini kita mengklaim diri sebagai orang yang >> > kuat walaupun sebenarnya kita ini amat sangat lemah! >> > Hanya butuh 2 menit untuk menghabisi kita dan kita >> > masih saja mengklaim sebagai orang yang berkuasa. Kita >> > ini pembohong-pembohong. Kitalah yang paling lemah. >> > Karena jika Dia berkehendak mengambil rumah ini, maka >> > Dia pun akan mudah melakukannya. >> > >> > Sekarang sedang hujan deras selama 10 menit. Bagaimana >> > bila terjadi selama 20 menit atau lebih? Saat >> > atap-atap mulai berjatuhan dan hanyut ke danau, apa >> > yang akan kita lakukan? Apa yang mampu kita lakukan ? >> > Mengejarnya dan ikut terjun ke danau? Adalah sifat >> > yang arif bila kita mengatakan," Ya Tuhan, Engkau Maha >> > Perkasa dan kami amat lemah. Ampuni kami dan >> > berkahilah kami." Bukankah benar begitu Shaykh Moses? >> > Kita bisa apa?. >> > >> > Dia yang di langit yang mengatur bumi ini dan bukan >> > kita yang di bumi yang mengatur langit. Maka >> > katakanlah," Silakan Ya Tuhan kami. Kami tidak mampu >> > berbuat apapun. Kekuatan ada di Tangan-Mu. Ambillah >> > apapun yang Engkau kehendaki, sebagaimana Engkau Yang >> > memberi, Engkau pula Yang berhak mengambil." Mungkin >> > saja karena kita belum menyerahkan hak-hak Allah akan >> > panen ataupun kekayaan yang kita miliki, maka Diapun >> > mengambilnya dengan paksaan. Tak ada yang mampu >> > mencegahnya. >> > >> > Sekarang saya berada disini sebagai tamu dan kalian >> > dapat memberi saya bunga ataupun sayuran. Maka >> > Tuhanpun akan memberi kalian lebih dari ini. Cukup >> > ceramah saya untuk saat ini! Kalian harus bekerja >> > keras dan lebih banyak bersedekah. Terima kasih atas >> > perhatiannya. >> > >> > Wa min Allah at Tawfiq, Bi hurmatil Fatiha. >> > >> > wassalam, arief hamdani >> > HP. 0816 830 748 >> > http://mevlanasufi.blogspot.com >> > http://haqqani-mevlevi.nl >> > http://islamicsupremecouncil.org >> > >> > >> > >> > >> > >> > >> > -- >> > you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. >> > to post emails, just send to : >> > [email protected] >> > to join this group, send blank email to : >> > [email protected] >> > to quit from this group, just send email to : >> > [email protected] >> > please visit to www.facebook.com/aga.madjid, >> > add my Yahoo Messenger at [email protected] or >> > add my twitter @aga_madjid >> > thanks for joinning this group. >> > >> >> -- >> you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. >> to post emails, just send to : >> [email protected] >> to join this group, send blank email to : >> [email protected] >> to quit from this group, just send email to : >> [email protected] >> please visit to www.facebook.com/aga.madjid, >> add my Yahoo Messenger at [email protected] or >> add my twitter @aga_madjid >> thanks for joinning this group. >> > > -- > you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. > to post emails, just send to : > [email protected] > to join this group, send blank email to : > [email protected] > to quit from this group, just send email to : > [email protected] > please visit to www.facebook.com/aga.madjid, > add my Yahoo Messenger at [email protected] or > add my twitter @aga_madjid > thanks for joinning this group. > -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] please visit to www.facebook.com/aga.madjid, add my Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group.
