masa sih ada buku sd kayak ginie ?
Pada tanggal 28/11/13, Ear.One <[email protected]> menulis: > Parah banget kalo sampe beneran nih.... > > > > From: [email protected] [mailto:[email protected]] On > Behalf Of Aga Madjid > Sent: Thursday, November 28, 2013 5:34 PM > To: undisclosed-recipients: > Subject: ~ aga ~ Buku Pelajaran Kelas 6 SD Mirip Buku Stensilan > > > > > > > > > > > > buku sd vulgar bogor_cv graphia buana.jpg > > > > TS miris banget tulisan dari seorang blogger, yang mana menuliskan bahwa > buku pelajaran bahasa Indonesia kelas 6 SD, mirip dengan buku stensilan. > > > > halaman tengah 57 - 60: > > > ".....Beban yang berat membawanya untuk masuk lebih dalam ke bilik kamar > yang hanya ditutupi oleh kain.Bilik itu bagian belakang dari sebuah warung > remang-remang di pinggiran kota .Tempat dimana sekarang dia membanting > tulang demi hidupnya dan keluarganya di sebuah kampung.Di dalam bilik itu > sudah menunggu seorang laki-laki yang segera menyambutnya dengan sebuah > pertanyaan. > "Dari mana asalmu ?" > "Panyuren, " jawab perempuan ,yang baru saja duduk di dalam kamar itu, > singkat. > > > > Gerakan perempuan itu terlihat masih kikuk .Benar seperti kata pemilik > warung ini, dia ini pendatang baru !.Jakunnya bergerak turun naik melihat > kemolekan perempuan itu.Hanya saja dia masih penasaran dengan nama kampung > asal yang tadi disebut. > > "Panyuren .Agaknya saya pernah ke sana .Kampung itu terletak dekat dengan > hutan lebat bukan?". > > "iya benar," perempuan itu menjawab singkat dan terdengar ragu. > Jangan-jangan lelaki di hadapannya pernah mengenal dirinya. Hal itu semakin > menambah kekikukannya di depan lelaki itu. Sementara lelaki yang > dikuatirkan > mengenalnya itu rupanya asyik meneguk sejenis minuman beralkohol. Pada > botol > minuman itu, ada gambar seekor banteng yang tengah menanduk. Dia ingat pada > orangtuanya yang punya dua ekor sapi. Ayahnya pernah bilang kalau nanti > anak > yang dilahirkannya sudah agak besar, akan dikenalkan dengan ternak dan > hutan > seperti kakeknya. Ah, rahasia. Kenapa harus begitu kelam? > > Bertahun-tahun, seorang mandor penebangan kayu melihatnya sedang mandi di > sebuah telaga. Akhirnya terjadilah peristiwa yang merenggut kegadisannya > sekaligus menimbulkan tumbuhnya janin di perutnya. Dia tadinya tidak bisa > terima. Begitu lahir, bayi itu ditinggalkannya dengan kedua orangtuanya > sementara dia lari ke kota. Kini dia sadar bahwa dia harus berbuat sesuatu > untuk menghidupi anak yang pernah dikandungnya. Walau bagaimanapun dia > adalah darah dagingnya. Dia ibu dari anak itu. Dari tempat paling hina di > dunia ini, warung remang-remang tempat dia menjajakan badan, dia selalu > diingatkan pada hal itu. Apapun. Apapun harus ia lakukan demi kehidupannya > dan anak itu. > > "Kamu cantik sekali. Marilah dekat kesini." > > Suara itu membuyarkan lamunannya. Pada awalnya dia tampak ragu untuk > meladeni rayuan lelaki itu. Akan tetapi sebentar tadi, masa lalu yang kelam > sudah menyeretnya pada sebuah kesadaran, dia ingin melupakan kepahitan > hidupnya. Melupakan deritanya pada sosok lelaki yang menistakan dirinya, > pada sosok jabang bayi yang meruak dari celah selangkangannya, pada > kesadaran bahwa dia adalah perempuan yang sewaktu-waktu mudah dihempas oleh > jerat nafsu. > > Kali ini, dia membulatkan tekad untuk berkuasa sepenuhnya pada daya > tubuhnya. Hanya itu yang dia punya. Hanya itu, Maka. > > "Bergairahlah lelakiku. Aku ingin sekali menyempurnakan keinginanmu." > > Lelaki itu tersenyum lebar. Dia mengulurkan segelas minuman pada perempuan > itu yang segera disambut dan dituntaskan dalam satu tegukan. Mereka > tenggelam dalam pelukan dan ciuman. > > "Tunggu dulu. Aku ingat lesung pipit ini. Bagaimana bisa kau datang > kemari?" > > Dengan terpaksa, perempuan itu melepaskan erat pelukan, berjalan ke arah > saklar untuk menyalakan lampu kamar. Dia ingin menegaskan wajah lelaki itu. > Apakah memang dia mengenalnya? > > "Tidak. Tidak. Aku tidak mengenalmu. Dan tidak juga ingin mengenalmu > setelah > pertemuan ini." Begitu hatinya bergemuruh. > > "Ya, Aku pun begitu. Tapi kau kukenali sebagai gadis yang berjalan menunduk > ketika melewati kemah kami. Gadis yang cantiknya sering sekali Mandor Onih > ceritakan. Gadis yang setiap malam kutangisi setelah kejadian itu." Lelaki > itu tiba-tiba mengisak. Tangannya menggapai seakan meminta perempuan itu > mendekat dan memeluk dirinya. Dan ketika perempuan itu terengkuh olehnya, > pada telinganya dia berbisik lirih. > > "Gadis yang aku cintai." > > Ah, inikah cinta? Dia pun gemetar dalam pelukan lelaki itu. Seperti lampu > di > kamar yang berpijar, dia merasa terbakar sendirian. > > "Kau punya anak?" Lelaki itu kembali bertanya. Mengangguk lemah, dia > memejamkan mata. Dua butir air mata segara meluncur di atas pipinya yang > keputihan oleh pupur. > > "Anak Mandor Onih?" > > Dia mengangguk lagi. Kali ini dia melepaskan pelukan lelaki itu. Lelaki itu > kaget. Apakah dia menolak cintanya? Dipandangnya lekat mata sembab > perempuan > itu. Mata itu sudah berubah menyala. Ada sesuatu yang akan terjadi. > > "Kita jadi tidak? Aku dan anakku perlu makan bukan rayuan!" > > Senja itu, di sebuah lubang sarang, anak-anak serigala mengunyah > rerumputan. > Induknya belum juga pulang. Anak gembala yang lengan dan kakinya terluka > karena gigitan serigala tertatih mengiring ternaknya ke kandang, dan > perempuan yang adalah ibunya, di dalam kamar mengisak perlahan. Entah isak > tangis senang hari ini dia mendapat uang dari langganan pertamanya, atau > tangis kerinduan pada kampung halaman. Atau. > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > -- > > ".... I am the KING to my own UNIVERSE that Rule my MIND, BODY and SOUL !!! > ...." > > > > - Aga Madjid - > > -- > -- > you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. > to post emails, just send to : > [email protected] > to join this group, send blank email to : > [email protected] > to quit from this group, just send email to : > [email protected] > please visit to www.facebook.com/aga.madjid, > add my Yahoo Messenger at [email protected] or > add my twitter @aga_madjid > thanks for joinning this group. > > --- > You received this message because you are subscribed to the Google Groups > "aga-madjid" group. > To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an > email to [email protected]. > For more options, visit https://groups.google.com/groups/opt_out. > > -- > -- > you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. > to post emails, just send to : > [email protected] > to join this group, send blank email to : > [email protected] > to quit from this group, just send email to : > [email protected] > please visit to www.facebook.com/aga.madjid, > add my Yahoo Messenger at [email protected] or > add my twitter @aga_madjid > thanks for joinning this group. > > --- > You received this message because you are subscribed to the Google Groups > "aga-madjid" group. > To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an > email to [email protected]. > For more options, visit https://groups.google.com/groups/opt_out. > -- -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] please visit to www.facebook.com/aga.madjid, add my Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group. --- You received this message because you are subscribed to the Google Groups "aga-madjid" group. To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to [email protected]. For more options, visit https://groups.google.com/groups/opt_out.
