--- In [email protected], Melawan Kristenisasi <melawankristenis...@...> 
wrote:
>
Kebejatan Muhammad SAW yang amoral…… dan wanita Muslim pun direndahkan…..!!!

Kasus 1. :
QS 33:51
Kamu boleh menangguhkan (menggauli) siapa yang kamu kehendaki di antara mereka 
(istri-istrimu) dan (boleh pula) menggauli siapa yang kamu kehendaki. Dan 
siapa-siapa yang kamu ingini untuk menggaulinya kembali dari perempuan yang 
telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu. Yang demikian itu adalah lebih 
dekat untuk ketenangan hati mereka, dan mereka tidak merasa sedih, dan semuanya 
rela dengan apa yang telah kamu berikan kepada mereka. Dan Allah mengetahui apa 
yang (tersimpan) dalam hatimu. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha 
Penyantun.

Latar belakang turunnya ayat diatas :
Ketika Aisha SERING menggugat untuk mempertanyakan kenapa banyak wanita yang 
memberikan tubuh mereka untuk Muhammad SAW, TIBA-TIBA keluarlah suatu wahyu 
dari jibril...abra. ..kadabra. ..ISINYA ANCAMAN berikut ini: "Kamu boleh 
menangguhkan (menggauli) siapa yang kamu kehendaki di antara mereka 
(istri-istrimu) dan (boleh pula) menggauli siapa yang kamu kehendaki".
Aisha bukan justru takut akan ancaman Awlloh tersebut. Aisha dgn gagah berani 
melanjutkan gugatannya dengan mengatakan, "Kukira Allah bertindak cepat untuk 
memenuhi keinginan dan nafsumu (Muhammad)"!
SAHIH BUKHARI, Vo. 7, Buku 62, Nomor 48 yang diriwayahkan ayah HishamnKhaula 
bin Hakim.

Kasus 2. :
QS 66 : 2 - 3 
Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepadamu sekalian MEMBEBASKAN DIRI DARI 
SUMPAHMU [1487] dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha 
Bijaksana. 
Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang 
isterinya (Hafsah) suatu peristiwa. Maka tatkala (Hafsah) menceritakan 
peristiwa itu (kepada Aisyah) dan Allah memberitahukan hal itu (pembicaraan 
Hafsah dan Aisyah) kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang 
diberitakan Allah kepadanya) dan menyembunyikan sebagian yang lain (kepada 
Hafsah). Maka tatkala (Muhammad) memberitahukan pembicaraan (antara Hafsah dan 
Aisyah) lalu (Hafsah) bertanya: "Siapakah yang telah memberitahukan hal ini 
kepadamu?" Nabi menjawab: "Telah diberitahukan kepadaku oleh Allah yang Maha 
Mengetahui lagi Maha Mengenal." 

Latar belakang turunnya ayat diatas :
Hafsa istri Muhammad SAW memiliki budak bernama Maria yang muda,cantik dan 
mendatangkan birahi bagi siapapun yang melihatnya (terutama Muhammad SAW).
Suatu ketika Muhammad berhasil mengibuli Hafsa agar pergi meninggalkan rumah 
akibatnya  Muhammad bebas menggenjot Maria budak Hafsa. Tetapi ternyata Hafsa 
terlalu cepat kembali pulang dan....... Astagfirullah......, Muhammad kepergok 
total berbugil ria menindih Maria diranjang Hafsa......ini ziiinaaaahh........ 
teriak Hafsa marah....!!! (Mestinya Muhammad dihukum rajam ......)
Muhammad bersumpah untuk tidak megulangi nya.
Inilah yang ditulis Ibn Saad dalam Tabaqat Vol.  8 Hal. 223 :
Waqidi telah menulis bahwa Abu Bakr mengisahkan bahwa Rasul Allah berhubungan 
seks dengan Maria di rumah Hafsa. Hafsa lalu berkata pada Rasul Allah, `Kau 
lakukan hal ini di rumahku, di saat giliranku?' Sang Rasul Allah berkata, 
`Tenangkan dirimu dan jangan cela aku sebab aku telah membuat dia (Maria) haram 
bagiku. Hafsa berkata, `Aku tidak percaya, kecuali kau bersumpah padaku.' Maka 
sang Hazrat (nabi suci) berkata, `Demi Allah, aku tidak akan menyentuh dia 
lagi.'

Tetapi apa lllaaczurrr...., Muhammad terlanjur doyan kenikmatan Maria, sehingga 
mengulangi perbuatan ziiiinnaaahh nya lagi dengan Maria, berarti Muhammad 
melanggar sumpahnya sendiri (bbeeejatt banget....) sehingga Hafsa marah dan 
menceritakan perbuatan Muhammad kepada istri-istrinya yang lain.

Muhammad tidak kehilangan akal demi nnafsunya yang membara, maka sim.... 
salabim...., turunlah surah At-Tahrim tersebut tadi.....!!!

Akibat peristiwa-peristiwa yang mengungkapkan kelakuan amoral Muhammad SAW maka 
beruntunlah jurus-jurus Muhammad SAW menciptakan surah dan ayat-ayat yang 
justru merendahkan martabat perempuan.

Dan adalah suatu kebohongan bila Al Quran meninggikan derajat perempuan....!!!!

Kasus 3
Quran 33 : 37 : 
Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan 
ni'mat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi ni'mat kepadanya: "Tahanlah 
terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah", sedang kamu menyembunyikan di 
dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, 
sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. MAKA TATKALA ZAID TELAH 
MENGAKHIRI KEPERLUAN TERHADAP ISTRINYA (MENCERAIKANNYA) , KAMI KAWINKAN KAMU 
DENGAN DIA [1220] supaya tidak ada keberatan bagi orang mu'min untuk 
(mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu 
telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya [1221]. Dan adalah 
ketetapan Allah itu pasti terjadi.

Latar belakang diturunkannya ayat diatas :
Al-Tabari (The History of Al-Tabari: The Victory of Islam, diterjemahkan oleh 
Michael Fishbein [State University of New York Press, Albany, 1997], Volume 
VIII) memberikan latar belakang sejarah berkaitan dengan S33:37 sbb:
Muhammad Ibn Yahya Ib Hayyan menceritakan, "Rasul datang ke rumah Zaid Ibn 
Haritha mencarinya. Mungkin rasul tak menjumpainya saat itu, itu sebabnya dia 
bertanya, `dimana Zaid?' dia masuk rumah mencarinya dan, saat tidak 
menemukannya, Zainab Binti Jahsh berdiri utk menemuinya dg memakai baju rumah, 
tapi rasul memalingkan muka darinya. Zainab berkata, `Dia tidak disini, rasul, 
masuklah, ayah dan ibuku adalah tebusannya.' Rasul menolak masuk. Zainab cepat2 
memakai baju ketika mendengar rasul ada dipintu, jadi dia loncat buru2, dan 
rasul menyukainya ketika dia meloncat itu. Hati sang rasul dipenuhi oleh 
kekaguman akan Zainab. Dia pergi sambil menggumamkan sesuatu yg sulit 
dimengerti kecuali kalimat ini: `Terpujilah tuhan yg mengatur hati tiap orang'.

Wow...... Muhammad SAW jatuh cinta pada menantunya dan menginginkan istri anak 
angkatnya itu (moralitas Muhammad dah seperti binatang....!), dan ......sim 
salabim, muncullah ayat yang mengenakkan Muhammad SAW tersebut diatas. 

Kasus 4
Latar Belakang QS 33:53
Cerita dibalik turunnya ayat tersebut adalah ketika Muhammad SAW mengadakan 
jamuan makan dalam pernikahannya dengan zainab (mantan istri anak angkatnya si 
zaid). Meski Muhammad telah memberikan kode agar mereka yang diundang cepetan 
pulang, tapi masih saja ada TIGA TAMU dan ANAS yang ngeyel nggak mau 
pulang-pulang. Muhammad mengulangi lagi tindakan dan kodenya, akhirnya 
ketiganya pun pulang. Namun Anas masih saja ingin bersama Muhammad. Akhirnya 
karena GELORA malam pertama Muhammad sudah sangat membara, Muhammad MARAH dan 
akhirnya menempuh cara terang-terangan kpd Anas dgn cara menutup tirai di 
antara mereka berdua. Tidak cukup hanya itu, Muhammad yang MARAH besar juga 
mengeluarkan JURUS PAMUNGKASnya akhirnya menelurkan ayat 33 : 53 tsb!!!!
(SHAHIH BUKHARI, Volume 6, Buku 60, Nomor 314)

INILAH ayat yang terpaksa dikeluarkan untuk MENGUSIR si Anas agar Muhammad 
bejat bisa lebih cepat menuntaskan GELORA BIRAHI malam pertamanya dgn si cantik 
Zainab!

[QS 33 : 53] Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah 
Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu 
masak (makanannya) , tetapi jika kamu diundang maka masuklah dan bila kamu 
selesai makan, keluarlah kamu tanpa asyik memperpanjang percakapan. 
Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi lalu Nabi malu kepadamu 
(untuk menyuruh kamu ke luar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar. 
Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka 
mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan 
hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak (pula) 
mengawini istri-istrinya selama-lamanya sesudah ia wafat. Sesungguhnya 
perbuatan itu adalah amat besar (dosanya) di sisi Allah.

Inilah bukti bahwa Al Quran ditulis oleh manusia Muhammad untuk kepentingan 
dirinya demi melindungi nafsu sex nya dan bukan wahyu suci…..!!!


Kirim email ke