▼ 

Mei
(1)
37)  Yesus dikubur 3 hari 3 malam?



▼ 

April
(2)
36) TANGGUNG JAWAB DOSA VS ANAK-ANAK35) YESUS MENEBUS DOSA atau MEMBALAS DOSA



▼ 

Maret
(2)
34) Doa kepada YESUS atau kepada BAPA?33) Yesus Tuhan, tetapi diutus?



▼ 

Februari
(1)
32) ALLAH ESA VS BUKAN ESA



▼ 

Januari
(2)
31) ISRAEL VS EFRAIM, yang mana ANAK SULUNG ALLAH?...30) Yesus menyatu dengan 
Bapa atau murid-murid-Nya...




▼ 

2003
(30)


▼ 

Desember
(2)
29) Bapa Lebih Besar VS Sama Besar28) MELIHAT BAPA VS TIDAK ?



▼ 

November
(3)
27) Tuhan Bisa dilihat atau Tidak?26) Selain Yesus, adakah yang naik ke sorga 
?25) Tentang berlakunya Hukum Taurat



▼ 

Oktober
(2)
24) Bolehkah makan babi ?23) Apa hukumnya bersunat ?



▼ 

September
(2)
22) Yesus membawa damai dan keselamatan atau onar ...21) Jam berapa Yesus 
disalibkan ?



▼ 

Agustus
(2)
20) Ketika Yesus berjalan di atas air, bagaimana r...19)  Apa yang diucapkan 
Yudas di hadapan Yesus ?



▼ 

Juli
(2)
18) Berapa jumlah orang kerasukan setan yang ditem...17) Di mana Yesus menemui 
orang kerasukan setan ?



▼ 

Juni
(2)
16) Berapa jumlah orang buta yang bertemu Yesus di...15)  Kesaksian Yesus 
tentang dirinya, benar atau t...



▼ 

Mei
(3)
14)  Bolehkah membawa tongkat dan kasut dalam perj...13)  Ketika Yesus bertemu 
Yairus, apakah anak pere...12) Dalam Lukas 3:23 teks kuno (antara lain: KJV &...



▼ 

April
(2)
11)  Yesus anak Yusuf, berarti darah daging Yusuf?...10) Siapakah anak Daud 
yang menurunkan Yesus ?



▼ 

Maret
(3)
9) Siapakah Ayahnya Yusuf, suami Maria? Apakah Yak...8) Siapakah kakek Yesus 
?7) Berapa nama silsilah Daud sampai dengan Yesus ?...



▼ 

Februari
(2)
6) Dalam silsilah dari Abraham sampai dengan Daud,...5) 40 Keturunan VS 56 
Keturunan



▼ 

Januari
(5)
4)  Berapa nama silsilah dari Abraham sampai denga...3) SILSILAH YESUS SALAH 
KAPRAH?2) YAKUB VS ELI di MATIUS 1:1-17 VS LUKAS 3:23-38....1) Siapakah leluhur 
Yesus dari Adam sampai dengan ...MENGENAI SILSILAH YESUS


Yesus dikubur 3 hari 3 malam?http://jawab-kontradiksi-alkitab.blogspot.com/

37)  Yesus dikubur 3 hari 3 malam?

LUKAS 
24:7,46; MATIUS 12:40 & MATIUS 27:63 VS KENYATAAN. Dalam Lukas 24, 
TERTULIS: "Yesus akan bangkit pada hari ke-3 sesudah hari kematiannya", 
dalam Matius 12: "Yesus akan tinggal di rahim bumi selama 3 hari 3 
malam" (sama dengan 72 jam), dan dalam Matius 27: "Tuan, kami ingat, 
bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari Aku 
(Yesus) akan bangkit.", TETAPI KENYATAANNYA: "Yesus bangkit pada hari 
ke-2", ingat! Yesus mati pada hari Jumat sore (Lukas 23:54) tetapi 
mayatnya pada hari Minggu pagi sudah tidak ada (Lukas 24:1-3). Ini 
berarti Yesus tinggal di rahim bumi cuma 1 hari 2 malam saja atau 
sekitar 36 jam (separoh janjinya). 



JAWAB : (Kategori: salah memahami konteks sejarah atau maksud penulis)



Alkitab tidak menulis Yesus Kristus disalib dan mati pada hari Jumat : Yesus 
Kristus bangkit pada hari "ketiga" :

"Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia 
mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya 
Yesus pernah mengusir tujuh setan." (Markus 16:9)



"Yesus itu telah dibangkitkan Allah pada hari yang ketiga, dan Allah berkenan, 
bahwa Ia menampakkan diri," (Kisah Para Rasul 10:40)



"bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang 
ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;" (1 Korintus 15:4)



Kebanyakan dari kita menganggap bahwa Yesus mati pada "Jumat 
Agung" dan bangkit dari antara orang mati pada hari "Easter" (Paskah) 
Minggu pagi. Oleh karena Yesus berkata Ia akan bangkit pada "hari 
ketiga," ada yang menghitung bagian dari hari Jumat sebagai satu hari, 
hari Sabtu sebagai hari kedua, dan sebagian hari Minggu sebagai yang 
ketiga. Itu menunjukkan bahwa terkadang sebuah ekspresi seperti "hari 
ketiga" dapat termasuk hanya bagian dari hari itu, yaitu sebagian dari satu 
hari yang termasuk dihitung sebagai sehari penuh. Ensiklopedia Yahudi
 berkata, bahwa hari saat pemakaman, meskipun pemakaman itu mungkin 
terjadi pada akhir petang, dihitung sebagai hari pertama dari tujuh hari
 masa perkabungan.



Bagaimanapun juga, ada orang-orang Kristen lain, yang 
sama-sekali tidak puas dengan penjelasan ini. Yesus sering berkata Ia 
akan bangkit pada "hari yang ketiga" (Mat 16:21; Mrk 10:34). Tetapi Ia 
juga berkata, dari jangka waktu dan memberikan tanda spesifik dari 
kemesiasan-Nya sebagai tiga hari dan tiga malam.  "Sebagaimana
 Yunus berada tiga hari dan tiga malam dalam perut ikan paus", Ia 
berkata, "demikian juga Anak Manusia akan TIGA HARI DAN TIGA MALAM dalam
 perut bumi" (Mat 12:38-40).



Karena ada duabelas jam
 dalam satu siang dan duabelas jam dalam satu malam (Yoh 11:9-10), bila 
kita hitung "tiga hari tiga malam" penuh, ini akan sama dengan 72 jam. 
Tetapi apakah unsur waktu tepat 72 jam? Yesus seharusnya ada di dalam kubur 
selama "tiga hari dan tiga malam" dan bangkit "setelah tiga hari" (Mrk 8:31). 
Kami tidak punya alasan untuk menghitung ini sebagai sedikit kurang
 dari satu masa kurang dari 72 jam. Di lain pihak, apabila Ia akan 
dibangkitkan dari antara orang mati "dalam tiga hari" (Yoh 2:19), ini 
tidak akan sedikit lebih dari 72 jam. Untuk memadukan 
pernyataan-pernyataan yang bervariasi ini, hal itu tidak kelihatan tak 
masuk akal untuk menganggap bahwa jangka waktu itu adalah tepat 72 jam. 
Betapapun juga, Elohim (Allah) adalah Elohim dari KETEPATAN. Dia membuat
 segala sesuatu tepat pada agenda waktu. Tidak ada yang kebetulan dengan
 Dia. 



Karena Yesus telah disalib
 pada hari sebelum hari sabat, kami dapat mengerti mengapa ada orang 
telah berfikir mengenai hari Jumat sebagai hari penyaliban. Tetapi hari 
sabat yang menyusul kematian-Nya bukanlah sabat mingguan, tetapi suatu 
hari sabat tahunan—"karena sabat adalah hari yang penting [hari 
besar] (Yoh 19:14, 31). Sabat ini dapat jatuh pada hari apa saja dari 
minggu itu dan tahun itu rupanya jatuh pada hari Kamis. Ia disalib pada hari 
persiapan (Rabu), dan
 hari berikutnya adalah hari penting sabat (Kamis), kemudian hari Jumat 
dan diikuti oleh sabat mingguan (Sabtu). Memahami bahwa ada dua sabat pada 
minggu itu, menjelaskan bagaimana Kristus bisa disalib pada hari sebelum sabat 
tiba—namun memenuhi tanda-Nya dari tiga hari dan tiga malam. 



Suatu perbandingan yang saksama dari Markus 16:1 dan Lukas 23:56 
memberikan bukti-bukti lebih lanjut ada dua hari sabat di minggu 
itu—dengan satu hari kerja di antara keduanya. Markus 16:1 berkata: "Dan
 ketika telah lewat hari sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, 
dan Salome, membeli [bought] rempah-rempah yang harum agar mereka dapat datang 
dan mengurapi-Nya." Ayat ini menyatakan bahwa saat itu setelah
 hari sabat ketika wanita-wanita ini membeli rempah-rempah mereka. 
Namun, Lukas 23:56 menyatakan bahwa mereka siapkan rempah-rempah itu dan
 setelah menyiapkannya mereka beristirahat pada hari sabat: "Dan 
mereka pulang, dan menyediakan rempah-rempah dan minyak urapan dan 
beristirahat pada hari sabat sesuai dengan perintah Tuhan." Ayat yang 
satu berkata adalah setelah hari sabat perempuan-perempuan itu membeli 
rempah-rempah; ayat yang lain berkata mereka menyiapkan rempah-rempah sebelum
 hari sabat. Karena mereka tidak bisa menyiapkan rempah-rempah itu 
sampai mereka membelinya dahulu, maka bukti untuk dua sabat yang berbeda
 dalam minggu itu meyakinkan. 



Dalam majalah Eternity, editornya, Donald Grey 
Barnhouse, berkata: "Saya pribadi telah selalu bertahan bahwa ada dua 
hari Sabat dalam minggu terakhir Tuhan kita— Sabat hari Sabtu dan Sabat 
Paskah, yang terakhir adalah pada hari Kamis. Mereka bersegera 
menurunkan tubuh-Nya setelah penyaliban pada hari Rabu dan Dia berada 
tiga hati tiga malam (sekurang-kurangnya 72 jam) dalam kubur."  Ia
 mengutip bukti dari Gulungan Laut Mati yang akan menempatkan Perjamuan 
Malam Terakhir pada hari Selasa. Tidak semua tradisi menyokong 
penyaliban hari Jumat. Ia mengutip dari sebuah jurnal Roma Katholik yang
 diterbitkan di Perancis bahwa "suatu tradisi Kristen purba, dibuktikan 
oleh Didascalia Apostolorum demikian juga oleh 
Epiphanius dan Vitorinus dari Petau (wafat tahun 304) memberikan Selasa 
malam sebagai tanggal dari Perjamuan Malam Terakhir dan menentukan suatu
 puasa untuk hari Rabu untuk memperingati penangkapan Kristus."



Walaupun teguh berpegang pada penyaliban hari Jumat, Enskilopedia Katholik 
berkata bahwa tidak semua sarjana Alkitab telah mempercayai cara ini. 
Epiphanius, Lactantius, Wescott, Cassiodorus dan Gregory dari Tours 
disebut-sebut yang menolak hari Jumat sebagai hari penyaliban ( The Catholic 
Encyclopedia, jilid 8, halaman 378, artikel "Jesus Christ.")



Dalam bukunya "Bible Questions Answered" [Pertanyaan Alkitab 
Dijawab], W. L. Pettingill, memberikan pertanyaan dan jawaban: Pada hari
 apa dalam minggu itu Tuhan kita disalib? Bagi kita tidak pelak lagi bahwa 
penyaliban adalah pada hari Rabu."[1] The Companion Bible [Alkitab Sahabat] 
diterbitkan oleh Oxford University Press, dalam Appendix [tambahan]nya no. 156 
menjelaskan bahwa Kristus disalibkan pada hari Rabu.



Dalam Alkitabnya Dake's Annotated Reference Bible, Finis Dake
 telah berkata dalam catatannya atas Matius 12:40: "Kristus sudah mati 
selama tiga hari penuh dan tiga malam penuh. Dia telah diletakkan di 
dalam kuburan pada hari Rabu sesaat sebelum matahari terbenam dan telah 
bangkit pada akhir dari hari Sabtu pada saat matahari terbenam. …Tidak 
ada pernyataan yang berkata bahwa Dia dikuburkan pada hari Jumat saat 
matahari terbenam. Ini akan membuat Dia berada dalam kubur hanya satu siang dan 
satu malam, dan membuktikan ucapan-Nya sendiri tidak benar."[2] 



Kutipan-kutipan yang diberikan disini dari berbagai pelayan Tuhan 
adalah spesial penting sebab keyakinan ini adalah bukan posisi umum yang
 diterima dari berbagai organisasi gereja yang dengannya mereka 
tergabung. Dalam kasus demikian, manusia berbicara dari pendirian, bukan
 saja hati nurani. Seperti itu adalah kasus dari R.A. Torrey, penginjil 
yang terkemuka dan Dekan Institut Alkitab, yang kata-katanya (ditulis 
tahun 1907) menyimpulkan dengan baik posisi dasar yang kami telah 
sampaikan disini. "…Menurut tradisi dari gereja yang secara umum diakui,
 Yesus disalibkan pada hari Jumat…dan bangkit dari kematian pada amat 
pagi sekali dari hari Minggu berikutnya. Banyak pembaca Alkitab 
kebingungan untuk mengetahui bagaimana jangka waktu antara akhir petang 
hari Jumat dan awal pagi hari Minggu dapat dihitung menjadi tiga hari 
dan tiga malam.  Nampaknya itu agaknya menjadi dua malam, satu hari dan satu 
bagian yang sangat kecil dari hari lainnya. 



Alkitab dibagian manapun tidak pernah secara langsung
 menyatakan bahwa Yesus disalibkan dan mati pada hari Jumat. Alkitab 
berkata bahwa Yesus disalibkan pada "hari sebelum Sabat"…Sekarang 
Alkitab tidak biarkan kita berspekulasi dalam hal sabat yang mana yang 
dimaksudkan dalam kejadian ini…adalah bukan hari sebelum sabat mingguan,
 (yaitu hari Jumat), tetapi itu adalah hari sebelum sabat Paskah, yang 
datang tahun itu pada hari Kamis—itulah yang dikatakan, hari dimana 
Yesus Kristus disalib ialah hari Rabu. Yohanes menjadikan ini sejelas 
siang hari. 



Yesus dikubur pada hari Rabu sesaat sebelum matahari terbenam. Tujuh puluh dua 
jam kemudian, Ia
 bangkit dari kubur. Ketika para wanita mengunjungi lobang kubur itu 
sesaat sebelum fajar di pagi hari itu, mereka mendapati kuburan itu 
sudah kosong.



Secara absolut tidak ada yang pro penyaliban hari Jumat, 
tetapi segala sesuatu dalam ayat-ayat Alkitab diharmoniskan dengan 
sempurna oleh penyaliban hari Rabu. Adalah menakjubkan sekali betapa 
banyak ayat-ayat nubuatan dan khas dari Perjanjian Lama sudah terpenuhi,
 dan betapa banyak cerita-cerita yang seolah-olah berbeda dalam injil 
diluruskan apabila tiba saatnya kita mengerti bahwa Yesus mati pada hari
 Rabu, dan bukan pada hari Jumat. Saat ini sudah cukup banyak gereja di 
Indonesia yang memperingati Hari Wafatnya Yesus Kristus pada hari Rabu, 
bukan Jumat.



Jadi jelas, Yesus mati 3 hari dan 3 malam yaitu hari Rabu sore dan bangkit 
Sabtu sore atau permulaan hari Minggu,
 karena kalender Yahudi memulai hari berikutnya pada pukul 6 sore 
berbeda dengan kita hari berikutnya dimulai pada pukul 12 malam.



Tambahan Informasi:



Kita sudah cukup mengenal Perayaan Jum’at Agung di hampir 
semua kalangan  Gereja Kristen. Perayaan yang diyakini sebagai hari 
dimana Yahshua/Yesus  wafat di kayu salib Golghota. Persoalannya adalah,
 benarkah Yahshua  wafat pada hari jum’at sore?? Padahal Yahshua pernah 
berkata demikian:  “Sebab seperti Yonah tinggal di dalam perut ikan tiga hari 
tiga malam, demikian juga Ben Adam akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari 
tiga malam” [Mat 12:40]  
      Jika Yahshua wafat pada hari jum’at, apakah lama waktu Yahshua  
dikubur didalam bumi ada tiga hari tiga malam, jika Dia bangkit pada  
hari minggu? Waktu dari jum’at sore sampai minggu pagi adalah 1 hari 2  
malam. Benar bukan? Banyak pakar teologia dan sarjana keagamaan mencoba 
 untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan berpendapat bahwa 
beberapa  bagian siang atau malam dihitung seperti satu hari atau satu 
malam.  Selanjutnya, beberapa menit terakhir dari jum’at sore dihitung 
sebagai  satu hari dan keseluruhan hari sabtu, dihitung hari kedua, dan 
beberapa  menit minggu pagi dihitung sebagai hari ketiga. Apakah alasan 
tersebut  terdengar masuk akal?



     Lalu bagaimana kita dapat mengetahui pada hari apa Yahshua wafat? Rujukan 
pertama dapat kita kaji dari Yokhanan 19:31 sbb:  “Karena hari itu hari 
persiapan
 dan supaya pada hari Sabat  mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung 
pada kayu salib -- sebab Sabat  itu adalah hari yang besar -- maka 
datanglah orang-orang Yahudi kepada  Pilatus dan meminta kepadanya 
supaya kaki orang-orang itu dipatahkan dan  mayat-mayatnya diturunkan”  
      Apakah yang dimaksud dengan “hari persiapan” itu? Jika melihat  
kalimat selanjutnya, tentulah “hari sabat”. Namun “sabat” yang mana?  
Karena Torah mengatur bahwa ada dua jenis “sabat”, yaitu “Sabat  
Mingguan” yang selalu jatuh pada hari ketujuh, yaitu hari sabtu, dan  
yang Yahweh memerintahkan untuk senantiasa dipelihara [Kel 20:8-10]. Dan
  berikutnya “Sabat Tahunan” yang jatuh tiap-tiap jatuh hari raya dari  
keseluruhan “Sheva Moadey”  [tujuh hari raya] dalam Imamat  
23:1-44. Yang dimaksud dengan hari persiapan, dimana akan jatuh Sabat,  
bukanlah Sabat mingguan yaitu Sabtu, melainkan Sabat hari raya. Hari  
raya apa? Pesakh dan Hari Raya Roti Tidak Beragi. Imamat 23:5-7
  menjelaskan bahwa saat Pesakh dan ha Matsah atau Roti Tidak Beragi,  
harus ada sabat atau perhentian. Dengan demikian, yang dimaksud dengan  
“Hari Persiapan” dalam Yokhanan 19:31, bukan menunjuk pada Sabat yang  
jatuh pada hari Sabtu, melainkan Sabat Moedim atau Sabat Perayaan, yaitu
  Pesakh dan ha Matsah. Matius 27:61 melaporkan “keesokkan harinya, 
yaitu  sesudah Hari Persiapan, datanglah imam-imam kepala dan  
orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus”. Hari apakah sesudah 
 “Hari Persiapan?” Bukan hari Minggu, melainkan hari Kamis atau bahkan  
Jum’at.



     Jika “Hari Persiapan” tidak jatuh pada hari sabtu, lalu 
kapankah  persisnya “Hari Persiapan” itu? Penentuan dengan tepat “Hari 
Persiapan”,  akan membuka tabir pada hari apa Yahshua wafat dan pada 
hari apa  Yahshua makan Seder Pesakh? Jika Yahshua ditemukan pagi-pagi 
sekali pada  hari pertama minggu itu [Mark 16:2, Luk 24:1], maka kita 
dapat menarik  mundur sejumlah tiga hari tiga malam terhitung dari 
sabtu, jum’at, dan  kamis, sesuai dengan perkataan Yahshua bahwa Dia ada
 dalam rahim bumi  selama tiga hari tiga malam [Mat 12:40]. Maka dapat 
disimpulkan bahwa Yahshua wafat pada hari rabu sore,  Tgl 14 
nisan akhir [karena dalam kalender Yahudi, hari dimulai pada  petang 
hari dan berakhir pada petang hari kembali] bertepatan kaum  Farisi 
hendak melaksanakan Hari Raya Roti Tidak Beragi yang  jatuh 
pada Tgl 15 nisan awal. Inilah yang disebut “Hari Persiapan” atau  
“Sabat Hari Raya” yang jatuh pada rabu sore atau kamis awal. Yahshua  
makan Seder Pesakh pada Tgl 14 Nisan awal, yang jatuh pada hari selasa  
petang. Luar biasa!!



     Dalam buku “Passover: A Memorial for all Time” , dijelaskan: “Dictionary 
of The New Testament menyingkapkan bahwa beberapa sarjana Yahudi mengakui bahwa 
Pesakh dilaksanakan bersamaan dengan dua peristiwa pada tahun 31 Ms, yaitu 
ketika Yahshua dipaku di palang kayu.
  Tentu saja Sang Juruslamat melaksanakan Pesakh dengan tepat pada  
tanggal 14 nisan sebagaimana yang dilaksanakan oleh kaum Saduki yang  
merupakan instruksi ibadah Bait Suci. Dia tidak mengenal Pesakh kedua  
atau kekeliruan kaum Farisi mengenai Pesakh yang jatuh pada tanggal 15  
Nisan, yang masih diikuti sebagian besar kaum Yahudi saat ini” [Yahweh’s
  New Covenant Assemblies, 1991, p.30]. Demikian pula Scott Ashley  
menuliskan, “Beberapa perangkat lunak program komputer yang ada, mampu  
untuk menghitung saat tibanya Paskah dan hari raya-hari raya yang  
ditetapkan Elohim. Program tersebut menunjukkan bahwa pada tahun 31  
Ms, tahun dimana peristiwa  jamuan [Seder] Paskah terjadi pada hari  
selasa malam dan rabu petang yang ditandai dengan dimulainya ‘hari  
besar’, yaitu hari yang pertama dari Hari Raya Roti Tidak Beragi.  
Kemudian, Yahshua disalibkan dan dikuburkan pada hari rabu sore, bukan  
pada hari jum’at [Jesus Wasn’t Crucified on Friday – or Resurrected on Sunday! 
, GOOD NEWS Magazines , Marc-Apr 2006, On www.gnmagazines.org].



     Apakah Yahshua bangkit dari kematian pada minggu pagi? [Yokh 
20:1]  Tidak! Miryam dan murid-murid Yahshua sudah menemukan kain kafan 
yang  dilipat rapi dan batu penutup kubur terguling, pada minggu pagi, 
namun  pastilah sekitar sabtu petang – entah tidak ada yang tahu – 
sesuai  dengan perkataan-Nya bahwa pada hari ketiga Dia akan bangkit, 
maka  Yahshua telah bangkit mengalahkan maut.



SKEMA MENJELANG WAFAT DAN KEBANGKITAN YAHSHUA HA MASHIAH Tgl
 14 Nisan awal [selasa malam rabu], Yahshua melaksanakan Seder  Pesakh, 
dan memberikan penjelasan bahwa upacara itu menunjuk pada tubuh  dan 
darah-Nya yang akan dikorbankan [Mat 26:17-29]. Tengah malam  ditangkap 
prajurit Roma dan dibawa ke markas [Mat 26:55-58] Tgl 14 Nisan 
siang [rabu], Yahshua diinterogasi dan pada jam ketiga  atau jam 
sembilan Yahshua disalibkan di Golghota [Mrk 15:25]. Jam 12.00  
kegelapan menyelimuti Golghota [Mat 27:45]. Jam 15.00, Yahshua wafat  
[Mat 27:46]. Sebelum pukul 18.00, Yahshua diturunkan dari kayu salib  
karena menjelang Sabat Perayaan Roti Tidak Beragi [Yoh 19:38-42]. Rabu  
malam kamis Yahshua berada dalam rahim bumi sampai Sabat petang. Tgl
 18 Nisan [minggu pagi], murid-murid menemukan mayat Yahshua  tidak ada 
[Mat 20:1]. Namun Yahshua tidak bangkit pada hari minggu pagi.  Tidak 
ada yang tahu pasti jam berapa Dia telah bangkit. Kemungkinan  Sabtu 
petang, Yahshua telah bangkit. Kebangkitan-Nya tepat tiga hari  tiga 
malam [rabu malam kamis dihitung sebagai kamis, karena pergantian  hari 
Ibrani, dimulai petang. Kamis malam jum’at dihitung jum’at. Jum’at  
malam dihitung sabtu]. Sabtu petang atau hari Minggu awal, Yahshua telah
  bangkit dari maut.   



Pdt. Teguh Hindarto, MTh.

Buletin NAFIRI YAHSHUA Vol 33 2007



                        

       *            Alkitab versi King James (KJV) adalah satu-satunya 
terjemahan (dari banyak yang kami telah cek) yang menggunakan kata indefinite 
[yang tidak pasti] "had bought" [telah membeli]. Semua yang lainnya telah 
dengan tepat menterjemahkan ini sebagai "bought" [membeli]. Tidaklah lazim 
untuk ayat ini kalau dibaca seolah-olah perempuan-perempuan itu membawa 
["brought"] rempah-rempah, tetapi kata itu ialah "bought,"  satu huruf membuat 
perbedaan itu!      [1]                W. L. Pettingill, Bible Questions 
Answered, halaman 182.      [2]                Dake's Annotated Reference 
Bible, halaman 13.   





[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke