Putsa
Dirompes Kian Montok

Duh, kok buah putsa saya tidak pernah besar ya? keluh seorang pria di Depok. Tabulampot yang dibeli pada Desember 2005 sarat pentil buah, saat ukuran kurang dari sejempol, buah jadi kisut. Tak lama kemudian rontok. Andai ia mengikuti perawatan ala Yanto, di Joglo, Jakarta Barat, buah seukuran tomat akan menghiasi tabulampot. Kuncinya, pengaturan cahaya, merompes daun dan buah, serta pemupukan.

Membuahkan putsa dalam tabulampot jadi momok banyak hobiis dan pekebun. Buktinya, puluhan pesan singkat kerap masuk ke telepon genggam Prakoso Heryono, penangkar buah-buahan di Demak. Mereka mengeluh buah putsa di tabulampot kisut, tutur Prakoso. Awalnya bunga keluar serentak lalu berganti menjadi ratusan buah seukuran ruas jari kelingking. Namun, seiring berjalannya waktu, buah tak kunjung besar, malah busuk dan menghitam. Dari 30, paling hanya 5 buah yang besar, ujar Nonot-panggilan akrab Prakoso Heryono.

Toh, itu bukan berarti apel india itu tak bisa tampil gemuk. Buktinya Yanto, pemilik Keboen Joglo di Jakarta Barat, berhasil memontokkan putsa di tabulampot. Awal mencoba memang buah kecil-kecil, tapi kini tidak lagi, kata Yanto. Kuncinya cahaya cukup, penjarangan daun dan buah, serta pemupukan tepat.
Lingkungan kering

Apel india itu senang hidup di lingkungan kering. Makanya, gunakan media yang porous. Pakai campuran sekam bakar, sekam mentah, tanah merah, dan pupuk kandang sapi. Komposisinya 1:1:1:1. Supaya putsa tumbuh baik, ganti media setahun sekali. Jangan lupa saat memindahkan putsa ke pot lebih besar taruh sekam bakar atau sekam mentah di permukaan bawah media. Itu untuk menjaga agar air mengalir lancar, tapi tanah dan pupuk tidak terbawa.

Meski suka lingkungan kering untuk pembuahan dibutuhkan cukup air. Lakukan penyiraman 2 kali sehari, pagi dan sore. Memasuki masa generatif lakukan stresing air bila ingin mendapatkan bunga serempak. Caranya, hentikan sementara penyiraman. Pada hari ke-5 perlakuan, putsa disiram kembali. Saat itu kondisi daun menguning, tapi beberapa hari kemudian kembali hijau diiringi munculnya calon buah.

Saat buah muncul, perompesan daun dan buah dilakukan. Tujuannya agar hara diserap tanaman dikonsentrasikan untuk membesarkan buah. Rompeslah daun tua atau daun yang mulai tak produktif. Cirinya warna daun kuning. Perompesan dimulai sedini mungkin, biasanya saat tanaman setinggi 30 cm. Saat daun baru tumbuh sebulan kemudian, daun tua yang tersisa dirompes lagi. Daun dekat buah pun dirompes. Petik 3 daun di dekat buah supaya buah mendapat cukup unsur hara untuk membesar.
Seleksi buah

Pentil buah yang muncul serempak tak perlu dibesarkan semua. Seleksi agar yang tersisa mencapai ukuran maksimal sekitar 100 g per buah. Rompes 40% dari total populasi. Seleksi dilakukan saat buah seukuran buku jari kelingking. Buah yang dirompes adalah yang mengkerut, kehitaman, dan kering. Untuk memperkuat buah yang tersisa, semprotkan minyak ikan. Dosisnya 1 tutup botol dicampur 2 liter air. Niscaya buah yang semula rontok 40% dari total populasi jadi 20%.

Montoknya buah juga ditentukan oleh pemupukan. Selama masa vegetatif berikan pupuk NPK 20:40:20. Dosis satu sendok teh dengan frekuensi pemberian seminggu sekali. Pilihan lain, setelah 2 bulan sejak dipotkan beri NPK seimbang 16:16:16 sebanyak 20 butir pada ukuran pot 10 cm x 15 cm. Itu dilakukan 2 minggu sekali selama 2 bulan. Setelah itu pindah ke pot diameter 20 cm. Saat itu tambah dosis pupuk jadi 1 sendok teh setiap 2 minggu. Tiga bulan kemudian tambahkan pupuk kandang sapi, dosisnya kira-kira 2 gelas air.

Saat bunga muncul kurangi dosis pupuk hingga setengah dosis awal. Ganti pupuk dengan NPK majemuk 16:16:16 atau 13:13:21. Taburkan di atas media sebulan sekali. Contoh, untuk pot berdiameter 40 cm dosis 1 sendok teh NPK. Lakukan pemupukan selama buah membesar. Penasaran ingin memiliki putsa montok di tabulampot? Silakan mencoba! (Lastioro Anmi Tambunan)

Senin, 20-Februari-2006, 12:56:32
Trubus 435 - Februari 2006/XXXVII
© 2006 trubus





REKOMENDASI MILIS:
http://groups.yahoo.com/group/hatihatilah
http://groups.yahoo.com/group/relasimania
http://groups.yahoo.com/group/ebookmaniak
http://groups.yahoo.com/group/agromania
http://groups.yahoo.com/group/katasibijak
http://groups.yahoo.com/group/mobilemaniak
http://groups.yahoo.com/group/indogitar
http://groups.yahoo.com/group/sukasukamu
http://groups.yahoo.com/group/satuXsatu

TIPS PENCARIAN DI GOOGLE:  daftar alamat pembeli agrobisnis / agribisnis, daftar alamat penjual dan pembeli Indonesia dan mancanegara, diskusi dan teori agribisnis, cara melakukan ekspor, buah-buahan, sayur-sayuran, ternak, kebun, taman, tanaman, tanaman obat (herbal), mesin pengolahan, mesin pertanian, makanan, minuman, ikan hias, hutan, pupuk, ikan, ikan laut, benih, biji, kacang-kacangan, daging, rempah-rempah, budidaya, hidroponik, hortikultura, sapi, ayam, burung, kambing, sawit, minyak sawit, bonsai, walet, anggrek, minyak atsiri, udang, kayu, lada, vanili, kopi, coklat, kacang, nilam, markisa, durian, lebah madu, pisang, bekicot, salak, ubi kayu, jagung, karet, eksportir / importir, penjual / pembeli, waralabais (pengusaha waralaba), produsen, wiraswasta, petani, informasi jasa, iklan produk agribisnis, informasi lowongan bidang agrobisnis, forum diskusi, konsultasi, daftar alamat, informasi harga, pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, kehutanan, agroindustri, agro indonesia.




SPONSORED LINKS
Studio Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke