Dear pak Winston,
 
1. Pertumbuhannya tergantung kondisi lokasi dan situasi lingkungan, arusnya 
ombaknya dlsb.
    Normalnya 100 gram bisa menjadi 600 - 700 gram, tetapi dilokasi tertentu 
bisa menjadi 1-1,2 kg.
2. Mengenai bintik-bintik putih. Apa yang putih itu ujung-ujungnya? Kalau 
ujungnya periksa apa  
    tanaman anda tidak terexpose langsung oleh sinar matahari. 
    Tetapi kalau hanya berupa bintik-bintik biasa, tidak bisa dihiraukan. 
Kecuali kalau putihnya  
    sampai  mengelilingi thallus, itu tanda ais-ais (ice-ice). Tanda ais-ais 
adalah pertama kali akan timbul bercak berwarna jingga (oranya) dua hari 
kemudian menjadi putih dan ahirnya rumput laut yang putih itu hancur dan putus.
 
demikian, kiranya bermanfaat.
 
Salam,
 
Marcel
 
======> KOMUNITAS ONLINE <======
AGROMANIA (online sejak 1 Agustus 2000)
SMS: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9
EMAIL: [EMAIL PROTECTED]
MILIS: http://groups.yahoo.com/group/agromania
AKTIVITAS: http://ph.groups.yahoo.com/group/agromania/photos
REFERENSI: http://groups.yahoo.com/group/agromania/files/
ALAMAT: Jl.Jambu No.53, Pejaten Barat 2, Jaksel 12510
TELP/FAX: ( 0 2 1 ) 7 1 9 9 6 6 0
BERGABUNG: http://groups.yahoo.com/subscribe/agromania
======> I N D O N E S I A <======



To: [EMAIL PROTECTED]: [EMAIL PROTECTED]: Tue, 15 Jul 2008 05:20:43 
+0000Subject: [agromania] Re: Budidaya Rumput Laut




Dear P Marcel & Rekan2 Agromania,Terima kasih banyak p atas infonya. Akan saya 
coba praktekkan. Masihada hal yg ingin saya tanyakan p :1. Idealnya pertumbuhan 
cottoni dari 100 gr bibit bisa menjadi brp grsetelah 45 hari?2. Rumput laut 
saya hampir disemua rumput laut dan bagiannya adabintik2 putih, apakah ini 
penyakit? Apakah ada obatnya? Kalau sayalihat, ini bukan ice2, karena rumput 
laut saya tidak ada yg patah &mati. Tapi pertumbuhannya sangat lambat (saat ini 
rata2 1 kg bibithanya menjadi 2-3 kg).Terima kasih atas bantuan dan kerja sama 
dari rekan2 sekalian.Best regards,Winston--- In [email protected], 
sumber rejeki <[EMAIL PROTECTED]> wrote:>> Dear Winston,> > Dibawah ini 
pengalaman yang saya saksikan dilakukan oleh teman-temanpetani di Palabusa 
-Buton, dan di Manggarai - Flores NTT: merekamemupuk bibit rumput laut Cottonii 
memakai pupuk Greentama + SP36.Caranya sbb: > siapkan dua buah drum plastik 
yang sudah dibuka bagian atasnya.> Isis salah satu drum tsb dengan air laut 
sampai penuh.> Masukkan 8 takaran Greentama (takar dengan penutup 
botolnya)ditambah dengan satu genggam (lebih kurang 100 gram sp36) kedalam 
airlaut tsb. kemudian aduk sampai rata.> Masukkan bibit rumput laut yang sudah 
diikat ditali resnya kedalamdrum kosong satunya, kemudian isi dengan air laut 
yang sudah dicampurtadi sampai rumput lautnya terendam sempurna.> Biarkan bibit 
tsb terendam selama +/- 10 jam (dari jam 19 sampaidengan jam 5 subuh)> Sebelum 
matahari terbit bibit tsb langsung dibawa kelaut dandipasang pada patok yang 
sudah disiapkan.> > Pembudidaya di Bantaeng-Sulawesi Selatan memakai SUPER ACI 
untukmemupuk bibitnya.> Caranya kurang lebih sama dengan yang diatas.> 
Pemupukan ini cuma dilakukan satu kali saja. Dianjurkan untukmemakai sarung 
tangan dan kaos lengan panjang ketika mengangkat bibittsb dari drum dan 
membawanya kelaut untuk mencegah iritasi.> > Sekian, kiranya bermanfaat.> > 
Salam hangat,> Marcel> > __________________________________________> |> $ 
AGROMANIA BUSINESS CLUB (ABC)> $ Mau Daftar? Segera Hubungi:> $ AGROMANIA 
(online sejak 1 Agustus 2000)> $ SMS: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9> $ EMAIL: [EMAIL 
PROTECTED]> $ MILIS: http://groups.yahoo.com/subscribe/agromania> $ AKTIVITAS: 
http://ph.groups.yahoo.com/group/agromania/photos> $ REFERENSI: 
http://groups.yahoo.com/group/agromania/files/> $ ALAMAT: Jl.Jambu No.53, 
Pejaten Barat 2, Jaksel 12510> $ TELP/FAX: ( 0 2 1 ) 7 1 9 9 6 6 0> 
|_______________________________________> > > > To: [EMAIL PROTECTED]: [EMAIL 
PROTECTED]: Fri, 4 Jul 2008 06:21:12+0000Subject: [agromania] Re: Budidaya 
Rumput Laut> > > > > Salam kenal P Wahyu & rekan2 agromania,Saya tertarik dg 
artikel bpmengenai pemakaian TON dalam budidayarumput laut. Saat ini 
sayamembudidayakan e cottoni di kalimantan.Tapi pertumbuhannya 
sangatmengecewakan (menggunakan long line).Ada bbrp hal yg saya ingintanyakan 
pak :1. Utk budidaya cottoni (yg tidak bisa ditambak)penggunaan TONmenggunakan 
perendaman spt yg bpk katakan apakah perluperendamanulang; atau diawal saja 
saat masih bibit?2. Utk cottoni,penggunaan TON diharapkan bisa meningkatkan 
hasilsampai brp % pak?(bila utk grasilarea 30-100% sesuai artikel bpk)3. 
Hormonik yg bpksarankan hormonik apa pak?4. Utk cottoni, berapakah pertumbuhan 
idealyg dapat dicapai (1kgbibit menjadi brp kg)??Saya ucapkan terima kasihatas 
bantuan 
dankerjasamanya.Winston__________________________________________|$AGROMANIA 
BUSINESS CLUB (ABC)$ Mau Daftar? Segera Hubungi:$ AGROMANIA(online sejak 1 
Agustus 2000)$ SMS: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9$ EMAIL:[EMAIL PROTECTED] MILIS: 
http://groups.yahoo.com/subscribe/agromania$AKTIVITAS: 
http://ph.groups.yahoo.com/group/agromania/photos$REFERENSI: 
http://groups.yahoo.com/group/agromania/files/$ ALAMAT:Jl.Jambu No.53, Pejaten 
Barat 2, Jaksel 12510$ TELP/FAX: ( 0 2 1 ) 7 19 9 6 6 
0|_______________________________________--- [EMAIL PROTECTED], "FX. Wahyu 
Andhika PutraA.P."<peluangbisnis_nasa@> wrote:>> BUDIDAYA RUMPUT 
LAUT>---------------------------------> > A. Latar Belakang> Rumput laut(sea 
weeds) yang dalam dunia ilmu pengetahuan dikenalsebagai Algaesangat populer 
dalam dunia perdagangan akhir - akhir ini. > Rumputlaut dikenal pertama kali 
oleh bangsa Cina kira - kira tahun2700 SM.Pada saat itu rumput laut banyak 
digunakan untuk sayuran danobat -obatan. Pada tahun 65 SM, bangsa Romawi 
memanfaatkannya sebagaibahanbaku kosmetik. Namun dengan perkembangan waktu, 
pengetahuantentangrumput lautpun semakin berkembang. Spanyol, Perancis, 
danInggrismenjadikan rumput laut sebagai bahan baku pembuatan gelas.> 
Kapanpemanfaatan rumput laut di Indonesia tidak diketahui. Hanyapada 
waktubangsa Portugis datang ke Indonesia sekitar tahun 1292,rumput lauttelah 
dimanfaatkan sebagai sayuran. Baru pada masa sebelumperang duniake - 2, 
tercatat bahwa Indonesia telah mengekspor rumputlaut keAmerika Serikat, 
Denmark, dan Perancis.> > Sekarang ini rumput laut diIndonesia banyak 
dikembangkan dipesisir pantai Bali dan Nusa Tenggara.Mengingat panjangnya 
garispantai Indonesia (81.000 km), maka peluangbudidaya rumput laut 
sangatmenjanjikan. Jika menilik permintaan pasardunia ke Indonesia yangsetiap 
tahunnya mencapai rata - rata 21,8 %dari kebutuhan dunia,sekarang ini pemenuhan 
untuk memasok permintaantersebut masih sangatkurang, yaitu hanya berkisar 
13,1%. Rendahnyapasokan dari Indonesiadisebabkan karena kegiatan budidaya yang 
kurangbaik dan kurangnyainformasi tentang potensi rumput laut kepada 
parapetani. > > > B. Kandungan > Rumput laut yang banyak dimanfaatkanadalah 
dari jenis ganggangmerah (Rhodophyceae) karena mengandung agar- agar, 
keraginan,porpiran, furcelaran maupun pigmen fikobilin(terdiri dari 
fikoeretrindan fikosianin) yang merupakan cadanganmakanan yang mengandung 
banyakkarbohidrat. Tetapi ada juga yangmemanfaatkan jenis ganggang 
coklat(Phaeophyceae). Ganggang coklat inibanyak mengandung pigmen klorofila dan 
c, beta karoten, violasantindan fukosantin, pirenoid, danlembaran fotosintesa 
(filakoid). Selainitu ganggang coklat jugamengandung cadangan makanan berupa 
laminarin,selulose, dan algin.Selain bahan - bahan tadi, ganggang merah 
dancoklat banyak mengandungjodium. > > > C. Manfaat> 1. Agar - agar>Masyarakat 
pada umumnya mengenal agar - agar dalam bentuk tepungyangbiasa digunakan untuk 
pembuatan puding. Akan tetapi orang tidaktahusecara pasti apa agar - agar itu. 
Agar - agar merupakan asamsulfanikyang meruapakan ester dari galakto linier dan 
diperolehdenganmengekstraksi ganggang jenis Agarophytae. Agar - agar 
inisifatnyalarut dalam air panas dan tidak larut dalam air dingin.> > 
Sekarangini penggunaan agar - agar semakin berkembang, yangdulunya hanya 
untukmakanan saja sekarang ini telah digunakan dalamindustri tekstil,kosmetik, 
dan lain - lain. Fungsi utamanya adalahsebagai bahanpemantap, dan pembuat 
emulsi, bahan pengental, bahanpengisi, dan bahanpembuat gel. Dalam industri, 
agar - agar banyakdigunakan dalamindustri makanan seperti untuk pembuatan roti, 
sup,saus, es krim,jelly, permen, serbat, keju, puding, selai, bir,anggur, kopi, 
dancokelat. Dalam industri farmasi bermanfaat sebagaiobat pencahar 
ataupeluntur, pembungkus kapsul, dan bahan campuranpencetak contoh gigi.Dalam 
industri tekstil dapat digunakan untukmelindungi kemilau sutera.Dalam industri 
kosmetik, agar - agarbermanfaat dalam pembuatan salep,krem, lotion, lipstik, 
dan sabun.Selain itu masih banyak manfaat laindari agar - agar, seperti 
untukpembuatan pelat film, pasta gigi, semirsepatu, kertas, danpengalengan ikan 
dan daging. > > 2. Keraginan>Keraginan merupakan senyawa polisakarida yang 
tersusun dariunitD-galaktosa dan L-galaktosa 3,6 anhidrogalaktosa yang 
dihubungkanolehikatan 1 - 4 glikosilik. Ciri kas dari keraginan adalah 
setiapunitgalaktosanya mengikat gugusan sulfat, jumlah sulfatnya lebihkurang 
35,1%.> Kegunaan keraginan hampir sama dengan agar - agar,antara lainsebagai 
pengatur keseimbangan, pengental, pembentuk gel,danpengemulsi. Keraginan banyak 
digunakan dalam industri makananuntukpembuatan kue, roti, makroni, jam, jelly, 
sari buah, bir, eskrim, dangel pelapis produk daging. Dalam industri farmasi 
banyakdimanfaatkanuntuk pasta gigi dan obat - obatan. Selain itu juga 
dapatdimanfaatkandalam industri tekstil, kosmetik dan cat. > > 3. 
Algin(Alginat)> Algin ini didapatkan dari rumput laut jenis algae coklat.Algin 
inimerupakan polimer dari asam uronat yang tersusun dalam bentukrantailinier 
panjang. Bentuk algin di pasaran banyak dijumpai dalambentuktepung natrium, 
kalium atau amonium alginat yang larut dalamair.> Kegunaan algin dalam industri 
ialah sebagai bahanpengental,pengatur keseimbangan, pengemulsi, dan pembentuk 
lapisantipis yangtahan terhadap minyak. Algin dalam industri banyak 
digunakandalamindustri makanan untuk pembuatan es krim, serbat, susu es, 
roti,kue,permen, mentega, saus, pengalengan daging, selai, sirup, 
danpuding.Dalam industri farmasi banyak dimanfaatkan untuk tablet,salep,kapsul, 
plester, dan filter. Industri kosmetik untuk cream,lotion,sampo, cat rambut,. 
Dan dalam industri lain seperti tekstil,kertas,fotografi, insektisida, 
pestisida, dan bahan pengawet kayu. > >> D. Fungsi TON dalam Ekologi Rumput 
Laut> Rumput laut pertama kaliditemukan hidup secara alami bukan hasilbudidaya. 
Mereka tersebar diperairan sesuai dengan lingkungan yangdibutuhkannya. Rumput 
lautmemerlukan tempat menempel untuk menunjangkehidupannya. Di alam 
tempatmenempel ini bisa berupa karang mati,cangkang moluska, dan bisa 
jugaberupa pasir dan lumpur. > > Selain itu rumput laut sangat membutuhkansinar 
matahari untukmelangsungkan proses fotosintesa. Banyaknya sinarmatahari ini 
sangatdipengaruhi oleh kecerahan air laut. Supayakebutuhan sinar 
mataharitersedia dalam jumlah yang optimal maka harusdiatur kedalaman 
dalammembudidayakannya. Kedalaman idealnya adalahberada 30 - 50 cm 
daripermukaan air. > > Proses fotosintesa rumputlaut tidak hanya dipengaruhi 
oleh sinarmatahari saja, tetapi jugamembutuhkan unsur hara dalam jumlah 
yangcukup baik makro maupun mikro.Unsur hara ini banyak didapatkan 
darilingkungan air yang diseraplangsung oleh seluruh bagian tanaman.Untuk 
mensuplai unsur hara inibiasanya dilakukan pemupukan selamabudidaya. Untuk 
membantumenyediakan unsur hara dalam jumlah yangoptimal dan supaya cepatdiserap 
oleh rumput laut ini, maka harusdisediakan unsur hara yangsudah dalam keadaan 
siap pakai (ionik).Unsur hara ini banyak dikandungdalam TON (Tambak Organik 
Nusantara). > > TON (Tambak OrganikNusantara), mengandung segala bahan-bahan 
yangdibutuhkan dalampertumbuhan rumput laut. Baik menyediakan unsur haramikro 
lengkap,juga menyediakan unsur makro. Selain itu TON juga 
akanmeningkatkankualitas rumput laut, karena akan menurunkan tingkatpencemaran 
logamberat yang juga akan terserap oleh rumput laut. Jikalogam berat initidak 
ada yang mengikat, maka akan ikut terserap dalamproses absorbsiunsur hara dari 
rumput laut, sehingga sangat berbahayabagi konsumen.Dengan adanya TON, logam 
berat ini akan terikat dalambentuk senyawadan akan mengendap atau sulit 
terserap oleh prosesabsorbsi. > >Pertumbuhan rumput laut juga dipengaruhi oleh 
jumlah oksigenterlarut(DO), salinitas (kadar garam) dan temperatur. 
KandunganOksigen selaindipengaruhi oleh gerakan air juga dipengaruhi 
olehketersediaan unsurhara. Sehingga TON juga sangat penting untukmenunjang 
ketersediaanoksigen di perairan. Temperatur ideal bagipertumbuhan rumput 
lautadalah berkisar 200 - 280 C > > Dengan tersedianya unsur hara dalamjumlah 
yang optimal dan kondisilingkungan yang seimbang karenapengaruh TON, maka 
kualitas dankuantitas bahan - bahan yang dikandungoleh rumput laut juga 
akanmeningkat. > > Selain itu, pemakaian TONuntuk budidaya rumput laut juga 
akanmembantu mengikat senyawa -senyawa dan unsur - unsur berbahaya 
dalamperairan. Senyawa - senyawadan unsur-unsur ini jika teradsorbsi 
dalamsistem metabolisme rumputlaut, akan mengganggu pertumbuhan rumputlaut dan 
juga akan menurunkankualitas hasilnya. Selain itu jikarumput laut ini akan 
digunakan untukbahan makanan, akan sangatberbahaya bagi yang 
menkonsumsinya.Kandungan senyawa karbon aktifdari TON akan sangat membantu 
untukmereduksi senyawa-senyawa danunsur - unsur berbahaya tersebut. > > >E. 
Budidaya Rumput Laut dan Cara Pemakaian TON (TambakOrganikNusantara)> Dalam 
menjalankan budidaya rumput laut, pertamayang harusdiperhatikan adalah 
pemilihan lokasi budidaya. Sebaiknyalokasibudidaya diusahakan di perairan yang 
tidak mengalamifluktuasisalinitas (kadar garam) yang besar dan bebas dari 
pencemaranindustrimaupun rumah tangga. Selain itu pemilihan lokasi 
jugaharusmempertimbangkan aspek ekonomis dan tenaga kerja. > > Budidayarumput 
laut dapat dilakukan di areal pantai lepas maupundi tambak.Dalam pembahasan 
sekarang ini kita akan menekankan padabudidaya ditambak. Hal ini mengingat 
peran TON yang tidak efektifjika diperairanlepas (pantai). Untuk budidaya 
perairan lepasdibedakan dalam beberapametode, yaitu : > 1. Metode Lepas Dasar> 
Dimana cara ini dikerjakandengan mengikatkan bibit rumput lautpada tali - tali 
yang dipatoksecara berjajar - jajar di daerahperairan laut dengan kedalaman 
antara30 - 60 cm. Rumput laut ditanamdi dasar perairan. > > 2. Metode Rakit> 
Cara ini dikerjakan di perairan yang kedalamannya lebih dari 60cm.Dikerjakan 
dengan mengikat bibit rumput di tali - tali yangdiikatkandi patok - patok dalam 
posisi seperti melayang di tengah -tengahkedalaman perairan. > > 3. Metode Tali 
Gantung> Jika dua metodedi atas posisi bibit - bibit rumput laut dalamposisi 
horizontal(mendatar), maka metode tali gantung ini dilakukandengan 
mengikatkanbibit - bibit rumput laut dalam posisi vertikal(tegak lurus) pada 
tali- tali yang disusun berjajar. > > Pemakaian TON dengan 3 cara di atashanya 
dapat dilakukan dengansistem perendaman bibit. Karena jika TONdiaplikasikan di 
perairanakan tidak efektif dan akan banyak yanghilang oleh arus laut. 
Metodeperendaman bibit dilakukan dengan cara :>1. Larutkan TON dalam air laut 
yang ditempatkan dalam wadah .> 2.Untuk 1 liter air laut diberikan seperempat 
sendok makan (5 -10 gr)TON dan tambahkan 1 - 2 cc Hormonik.> 3. Rendam selama 4 
- 5 jam, danbibit siap ditanam. > > Pemakaian TON akan sangat efektif 
jikadiaplikasikan dalam budidayarumput laut di tambak. Cara budidaya ditambak 
ini dapat dilakukandengan metode tebar. Caranya adalah sebagaiberikut :> 1. 
Tambak harus dilengkapi saluran pemasukan danpengeluaran.> 2. Tambak 
dikeringkan dahulu.> 3. Taburkan kapur agarpH-nya netral ( 0,5 - 2 ton 
per-hektartergantung kondisi keasamanlahan).> 4. Diamkan selama 1 minggu.> 5. 
Aplikasikan TON, dengan dosis1 - 5 botol per-hektar (untukdaerah - daerah yang 
tingkatpencemarannya tinggi, dosisnyaditinggikan), dengan cara dilarutkandengan 
air dahulu, kemudiandisebar secara merata di dasar tambak.> 6.Diamkan 1 hari> 
7. Masukkan air sampai ketinggian 70 cm.> 8. Tebarkanbibit rumput laut yang 
sudah direndam dengan TON danhormonik seperticara perendaman di atas. Dengan 
kepadatan 80 - 100gram/m2. > 9. Biladasar tambak cukup keras, bibit dapat 
ditancapkanseperti penanamanpadi.> 10. Tidak perlu ditambah pupuk makro. > > > 
F. Pemeliharaan danaplikasi TON (Tambak Organik Nusantara) susulan. > Selama 
budidaya,harus dilakukan pengawasan secara kontinyu. Khususuntuk budidaya 
ditambak harus dilakukaan minimal 1 - 2 minggu setelahpenebaran bibit,hal ini 
untuk mengontrol posisi rumput laut yangditebar. Biasanyakarena pengaruh angin, 
bibit akan mengumpul di arealtertentu, jikademikian harus dipisahkan dan 
ditebar merata lagi diareal tambak. > >Kotoran dalam bentuk debu air (lumpur 
terlarut/ suspended solid)seringmelekat pada tanaman, apalagi pada perairan 
yang tenang sepertitambak.Pada saat itu, maka tanaman harus digoyang - 
goyangkan didalam airagar tanaman selalu bersih dari kotoran yang 
melekat.Kotoran ini akanmengganggu metabolisme rumput laut. Beberapa 
tumbuhanlaut sepertiUlva, Hypea, Chaetomorpha, dan Enteromorpha seringmembelit 
tanaman.Tumbuhan - tumbuhan tersebut harus segeradisingkirkan dan 
dipisahkandari rumput laut agar tidak menurunkankualitas hasil. Caranya 
denganmengumpulkannya di darat. Bulu babi,ikan dan penyu merupakan 
hewanherbivora yang harus dicegah agar tidakmemangsa rumput laut. 
Untukmenghindari itu biasanya dipasang jaringdisekeliling daerah budidaya.Untuk 
budidaya di tambak di lakukandengan memasang jaring di saluranpemasukan dan 
pengeluaran. > > > G. Pemanenan> Pada tahap pemanenanini harus diperhatikan 
cara dan waktu yangtepat agar diperoleh hasilyang sesuai dengan permintaan 
pasar secarakualitas dan kuantitas. > >Tanaman dapat dipanen setelah umur 6 - 8 
minggu setelah tanam.Caramemanen adalah dengan mengangkat seluruh tanaman 
rumput laut kedarat.Rumput laut yang dibudidayakan di tambak dipanen dengan 
cararumpuntanaman diangkat dan disisakan sedikit untuk 
dikembangbiakkanlebihlanjut. Atau bisa juga dilakukan dengan cara petik 
denganmemisahkancabang - cabang dari tanaman induknya, tetapi cara ini 
akanberakibatdidapatkannya sedikit keraginan dan pertumbuhan tanaman 
indukuntukbudidaya selanjutnya akan menurun. > > Jika rumput laut dipanenpada 
usia sekitar satu bulan, biasanyaakan diperoleh perbandinganberat basah dan 
berat kering 8 : 1, danjika dipanen pada usia duabulan biasanya akan didapat 
perbandingan 6: 1. Untuk jenis gracilariabiasanya diperoleh hasil panen 
sekitar1500 - 2000 kg rumput lautkering per- hektarnya. Diharapkan 
denganpenggunaan TON (Tambak OrganikNusantara) akan meningkat sekitar 30 -100 
%.> > > > kireina lie<kireina_lie@> wrote: Kami membutuhkan rumput laut kering 
dengan specsebagai berikut:> > - Jenis : E Cottoni> > - MCR 35%> > - Kotoran 
2%(termasuk garam)> > - Terima gudang Surabaya> > Apakah ada yang 
bisamemberikan penawaran?&nbsp; Terima kasih> > Regards,> Kireina> >======> 
KOMUNITAS ONLINE <======> AGROMANIA (online sejak 1 Agustus2000)> SMS: 0 8 1 1 
1 8 5 9 2 9> EMAIL: infokita2@> MILIS:http://groups.yahoo.com/group/agromania> 
AKTIVITAS:http://ph.groups.yahoo.com/group/agromania/photos> 
REFERENSI:http://groups.yahoo.com/group/agromania/files/> ALAMAT: 
Jl.JambuNo.53, Pejaten Barat 2, Jaksel 12510> TELP/FAX: ( 0 2 1 ) 7 1 9 9 6 60> 
BERGABUNG: http://groups.yahoo.com/subscribe/agromania> ======> I ND O N E S I 
A <======> > > > > > > 
__________________________________________________________> Manage multiple 
email accounts with Windows Live Mail effortlessly.> 
http://www.get.live.com/wl/all> > [Non-text portions of this message have been 
removed]> 





_________________________________________________________________
Manage multiple email accounts with Windows Live Mail effortlessly.
http://www.get.live.com/wl/all

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke