FYI Masih seputar euforia Pak Prabowo. Semoga bermanfaat.
---------- Forwarded message ---------- From: Prabowo Subianto <[email protected]> Date: 2009/3/3 Subject: [APWKomitel] Salam Indonesia Raya -- Internet Murah & Pertania To: [email protected] Salam Indonesia Raya, Saya mengucapkan terima kasih kepada Saudara Rudi Rusdiah, moderator milis kita ini, yang telah mempersilakan saya bergabung di sini. Banyak email pribadi yang masuk ke saya, di antaranya dari Tulungagung, yang menyampaikan upaya mengembangkan Internet Gotong Royong (IGR), internet murah masuk desa. Mohon maaf saya, bila terlambat membalas, belum menjawabnya. Namun yakinlah, semuanya pasti saya baca. IGR sebuah upaya mulia untuk mengatasi kesenjangan digital. Adalah tanggung-jwab negara semestinya mengatasi kesenjangan itu. Apabila swasta melakukan hal macam ini, apalagi perorangan dan LSM, sudah semestinya mendapatkan apresiasi tinggi. Maka, melalui jaringan dan jajaran kami, perihal Internet Gotong Royong ini, akan kami dukung. Banyak sosok individu hebat di dunia telematika Indonesia, sekadar menyebutkan nama, Saudara Onno W. Purbo, namun belakangan, kami amati, kemampuannya justeru banyak dipakai oleh Thailand, dan negara lain untuk akses telepon pedesaan, internet wireless murah. Dari milis APWKOMITEL pula saya direferensi masuk ke milis Agromania. Senin pukul 22-23, kemarin, di saluran Jaktv, saya tampil dalam perbincangan sejam dengan Irma Hutabarat. Semula saya ingin menitipkan pesan di sini, namun memutuskan tidak melakukan demi menghindari kesan berkampanye. Topik utama yang saya sampaikan: ihwal pertumbuhan ekonomi yang harus dua digit, setidaknya 12% setahun, agar GDP kita bisa di atas US $ 2.000.. Bila tidak dua digit, maka sudah bisa dipastikan di ulang tahun seabad kemerdekaan RI, 2045, negeri ini bukan makin sejahtera, tetapi sebaliknya. Apalagi pertumbuhan ekonomi secara signifikan hanya dinikmati oleh sekitar 3% saja dari total populasi penduduk. Saya memaparkan bagaimana mencapai pertumbuhan ekonomi di angka dua digit itu. Tiada lain tumpuan memang ke sektor pertanian. Salah satu yang saya ungkap dari dialog tadi malam, Tuhan telah begitu menyayangi Indonesia, melalui keajaiban yang diberikan dengan menumbuhkan beragam tanaman bernilai ekonomi tinggi. Salah satu tanaman bernilai ekonomi tinggi yang tidak tumbuh di negeri lain itu adalah Aren. Tanaman yang selama ini seakan dilupakan. Dari satu hektar pohon Aren, menghasilkan bio-etanol 19 ton pertahun. Saat ini Kolombia, Nigeria, bahkan Brazil, sudah mulai mengambil bibit Aren dari Sulawesi Utara untuk ditanam secara massal di negara mereka, mengingat pentingnya Aren bagi menghasilkan energi alternatif. Sebanyak 59 juta hektar hutan kita harus dihijaukan kembali. Sekitar 13 juta petani tidak memiliki lahan sendiri. Sementara untuk menggarap satu hektar lahan Aren dibutuhkan SDM 3 orang. Jika saja 20 juta hektar hutan mampu dihijaukan dengan Aren, sudah akan menyerap tenaga kerja 60 juta. Otomatis petani yang tidak memiliki lahan bisa terserap di sini. Dan potensi Indonesia menjadi negeri petro dolar mengganti Timur Tengah bukan suatu yang mustahil terjadi, melalui produksi etanol yang melimpah. Oleh sebab itu, lebih dari 60% penduduk yang bergerak di sektor pertanian kini, dengan anggaran di APBN ke pertanian hanya 1,6% saja, inilah seharusnya diubah. Jika untuk pendidikan saja 20% belum menunjukkan perubahan signifikan, maka angka 1,6 % ke pertanian tersebut, memang membuat keadaan seakan kufur nikmat: potensi pertanian, perkebunan, perikanan sulit bergerak tumbuh. Poin saya kepada Saudara-Saudara di APWKOMITEL adalah, jika di beberapa desa, kecamatan sudah masuk internet murah, konten-konten peluang informasi pertanian seperti di atas, kelak dapat kita sosialisasikan. Memotivasi bagi bergeraknya semangat meningkatkan kualitas kehidupan. Dan pokok pikiran di atas dengan kerendahan hati ingin saya diskusikan dan kritisi bersama Saudara-Saudara di sini. Banyak pakar di sini yang energinya luar biasa, seperti DR. Naswil Idris, pernah berbincang dengan saya dalam sebuah penerbangan di waktu lalu. Bagi saya pribadi, keikut-sertaan bermilis, saya akui terlambat. Namun dengan keterbukaan Saudara menerima saya, semoga dapat memberi arti. Terima kasih, Prabowo Subianto [email protected] ( Selain melalui email ini, pesan dan diskusi untuk saya dapat pula dilakukan melalui Facebook: http://tinyurl.com/prabowo ) Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/ [Non-text portions of this message have been removed]

