klo alamatx ada pak?

******************************************************
HIMBAUAN MODERATOR:
Cantumkan data jelas (spesifikasi produk, stok, harga,
sistem pembayaran, nama, alamat/lokasi, dll) dalam
setiap penawaran / permintaan yang Anda posting di milis
ini. Penawaran / permintaan Yang tidak jelas akan kami
reject atau tunda pemuatannya. Terima kasih.
******************************************************
|a|g|r|o|m|a|n|i|a
Online & Terpercaya Sejak 1 Agustus 2000
MILIS: http://tiny.cc/milis
KIOS PRODUK: http://tiny.cc/kios
BURSA JUAL-BELI: http://tiny.cc/bursa



--- Pada Sel, 8/9/09, Humus Hosc <[email protected]> menulis:

Dari: Humus Hosc <[email protected]>
Judul: Re: Bls: [agromania] "Peternak Tidak Harus Ngarit Lagi"
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 8 September, 2009, 1:08 PM


                  Salam,



Produk kami sdh ada di Bondowoso, berikut no.kontaknya :

Cp. Kholily / Indrayati :



========> ********** <========

BURSA JUAL-BELI AGROMANIA

Jaminan Kepastian & Keamanan Bertransaksi

Isi Formulir di: http://tiny. cc/bursa

INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS Only)

========> ********** <========

|a|g|r|o|m|a| n|i|a

Online & Terpercaya Sejak 1 Agustus 2000

GABUNG DI ABC: http://tiny. cc/formulir

KIOS PRODUK: http://tiny. cc/kios

KOPERASI: http://tiny. cc/agrokoperasi



apakah sudah sampe di bondowoso pak, daerah mana?



============ ========= ========



BEKAL SUKSES BERBISNIS AGRO



Tersedia di: http://tiny. cc/kios



============ ========= ========



ABC CLUB: http://tiny. cc/formulir



BURSA: http://tiny. cc/bursa



KOPERASI: http://tiny. cc/agrokoperasi



____________ _________ _________ __



Dari: haryanto yusuf <haryanto.yusuf@ gmail.com>



Kepada: agroma...@yahoogrou ps.com



Terkirim: Minggu, 6 September, 2009 12:37:50



Judul: Re: [agromania] "Peternak Tidak Harus Ngarit Lagi"



Pak Wahyu,



Produk Bapak sudah  tersebar sampai dimana? apakah sudah ada yang sampai



didaerah solo jawa tengah?



Salam



haryanto



============ ========= ========



Mitra Bisnis Menanti Anda di:



DIREKTORI: http://tiny. cc/direktori



BURSA JUAL-BELI: http://tiny. cc/bursa



KIOS PRODUK: http://tiny. cc/kios



KOPERASI: http://tiny. cc/agrokoperasi



INFO: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS Only)



============ ========= ========



2009/9/5 Humus Hosc <pupukh...@yahoo. com>



>



>



> Salam,



>



> Kami Selaku pemberi Solusi Agro Organic baik utk pertanian,perikanan &



> peternakan telah melakukan sistem pakan fermentasi atau biasa disebut Tape



> Jerami oleh para peternak di daerah Bondowoso.



>



> Alhmdllh, dg solusi yang kami tawarkan yaitu Cattlegro, maka ternak mereka



> tetap gemuk meski tidak makan hijauan lagi.



>



> Sebenarnya sistem pakan jerami kering adalah sistem yg telah lama



> diterapkan di negara maju seperti Australia, Eropa & Amerika. Maka dari itu



> kami terus melakukan kampanye pakan kering kepada para peternak yang



> menginginkan kemudahan dalam beternak.



>



> SAVE OUR NATURE FOR NEXT GENERATIONS.



>



> Thx



>



> Wahyu Fajar Widodo



> PT. Trisukses Bio-Organic



> Desa Wonokerso Kec.Pakisaji, Kab. Malang



> Telp.0341-9101224 / 081-338936121



> email : pupukh...@yahoo. com <pupukhosc%40yahoo. com>



> blog 1 : www.pupukhosc. blogspot. com



> blog 2 : www.transtritunggal jaya.blogspot. com



> Facebook : transtritunggaljaya @yahoo.com <transtritunggaljay a%40yahoo. com>



>



> ============ ========= ========= ========= =====



> Diupdate Terus!!



> DIREKTORI PEBISNIS AGRO INDONESIA



> Berisi data penjual dan pembeli, eksporter,



> importer, perusahaan, distributor, produsen,



> mediator di bidang agro (pertanian, perkebu-



> nan, perikanan, peternakan, agroindustri) .



> Edisi terbaru dari Agro & Food Expo.



> Dapatkan di Kios Agromania: http://tiny. cc/kios



> Kontak Info: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9 (SMS Only)



> ============ ========= ========= ========= =====



> GABUNG DI ABC: http://tiny. cc/formulir



> BURSA JUAL-BELI: http://tiny. cc/bursa



> KOPERASI: http://tiny. cc/agrokoperasi



>



> --- On Sat, 8/29/09, riksanagara <riksanagara@ yahoo.com<riksanaga ra% 
> 40yahoo.com> >



> wrote:



>



> From: riksanagara <riksanagara@ yahoo.com <riksanagara% 40yahoo.com> >



> Subject: [agromania] "Peternak Tidak Harus Ngarit Lagi"



> To: agroma...@yahoogrou ps.com <agromania%40yahoog roups.com>



> Date: Saturday, August 29, 2009, 4:03 PM



>



>



>



>



> Rekan2 Agromania



>



> Disampikan indo mengenai tulisan "Peternak Tidak Harus Ngarit Lagi"



> yang dimbil dari Majalah gatra online, [Lingkungan, Gatra Nomor 41 Beredar



> Kamis, 20 Agustus 2009] hari ini



> barangkali ada manfaatnya



>



> Untuk Rekan2 Agromania yang beragama Islam, saya ucapkan selamat Menunaikan



> Ibadah Shaum di bulan Ramadhan



>



> salam baktos



>



> riksanagara - dilembur pangumbaraan



>



> ============ ========= ========



> BEKAL SUKSES BERBISNIS AGRO



> Tersedia di: http://tiny. cc/kios



> ============ ========= ========



> ABC CLUB: http://tiny. cc/formulir



> BURSA: http://tiny. cc/bursa



> KOPERASI: http://tiny. cc/agrokoperasi



>



> Kusmayanto Kadiman berbagi cerita. "Pada saat musim kering, peternak tidak



> kurang akal. Mereka menyematkan kacamata hijau pada ternak agar mau makan



> rumput mati," tuturnya.



>



> Mendengar cerita itu, hadirin kontan terbahak-bahak. "Ini betul terjadi,"



> Kusmayanto, Menteri Negara Riset dan Teknologi, meyakinkan. Kusmayanto



> menyampaikan cerita itu ketika berdialog dalam rangka memperingati Hari



> Kebangkitan Teknologi Nasional ke-14 di Jakarta, 10 Agustus lalu.



>



> Kejadian sapi berkacamata hijau itu terjadi di Cijangkar, Nyalindung,



> Sukabumi, Jawa Barat. Di situ, tiap kali masa panen jagung tiba, persediaan



> pakan pun berlimpah. Saking banyaknya, ternak yang dimiliki petani tidak



> sanggup menghabiskan hijauan segar itu. Oleh peternak, sebagian pakan itu



> kemudian disimpan sebagai pakan kering yang akan dimanfaatkan pada musim



> paceklik.



>



> Tapi masalah muncul, lantaran ternak enggan memakan makanan kering. Itu



> sebabnya, untuk kamuflase, pada ternak itu dikenakan kacamata hijau.



>



> Nah, agar ternak tidak perlu lagi memakai kacamata hijau, Badan Pengkajian



> dan Penerapan Teknologi (BPPT) punya cara lain. Yakni dengan teknologi



> ensilasi atau teknologi fermentasi anaerob (tanpa oksigen) yang memberikan



> kesempatan pada bakteri asam laktat (Lactobacillus sp) untuk memproduksi



> asam laktat organik.



>



> Diah Asri Erowati, peneliti di Pusat Teknologi Lingkungan BPPT, menjelaskan



> bahwa dalam pembuatan silase konvensional, biasanya karbohidrat --dedak dan



> onggok-- dicampur-campur dengan hijauan yang dicincang. Nah, dengan metode



> baterai, karbohidrat tidak dicampur, melainkan ditempatkan di atas hijauan



> dalam drum plastik.



>



> Caranya, rajangan tumbuhan hijau dimasukkan ke drum plastik hingga padat.



> Baru pada bagian atas ditambahkan karbohidrat dan ditutup rapat. Produk yang



> dihasilkan dari teknik ensilasi itu adalah silase.



>



> Silase adalah awetan pakan ternak berbahan baku tumbuhan hijau, limbah



> pertanian, dan bahan pakan alami lainnya. Dengan kadar air tertentu, bahan



> itu dimasukkan ke sebuah wadah tertutup rapat kedap udara --biasa disebut



> silo.



>



> Peneliti BPPT menggunakan drum plastik sebagai silo agar mudah



> dipindah-pindahkan dalam kondisi anaerob. Juga mudah untuk memadatkan



> cacahan hijauan sehingga satu drum sanggup menampung 100 kilogram.. Metode



> baterai merupakan inovasi pada penerapan teknologi ensilasi, guna



> memanfaatkan karbohidrat berupa dedak dan onggok.



>



> Dalam proses penyimpanan, silo dibalik, agar cairannya turun dan diserap



> karbohidrat. Dengan diserapnya air, proses fermentasi tidak akan berlanjut



> menjadi alkohol, karena pembentukan alkohol memerlukan air. Sehingga



> silasenya menjadi kering, wangi, dan manis. Dengan metode ini, secara teori,



> hijauan bisa tahan hingga tiga tahun.



>



> Menurut Asri, karbohidrat penyerap air harus dipanen tiga bulan sekali..



> "Jika warnanya hitam-hitam, jangan diberikan pada ternak," katanya.



> Tanda-tanda hitam itu menunjukkan bahwa karbohidrat telah membusuk. "Tetapi



> ada yang sampai lima bulan tetap bagus. Mungkin tergantung mutu



> karbohidratnya, " ia menambahkan. .



>



> Karbohidrat yang bagus itu bisa menjadi makanan tambahan atau konsentrat



> untuk ternak. Konsentrat adalah bahan makanan yang konsentrasi gizinya



> tinggi tetapi kandungan serat kasarnya relatif rendah dan mudah dicerna.



>



> GATRA (Dok. GATRA)



>



> Dalam proses pengawetan tersebut memang terjadi penurunan nilai gizi. "Yang



> namanya pengawetan pasti menurunkan nilai gizi," kata Asri. Namun ensilasi



> yang merupakan pengawetan basah hanya menurunkan sedikit kadar gizi hijauan,



> yakni 5%. Ensilasi juga tidak menggunakan energi, sehingga terik ataupun



> tidak, tetap bisa diawetkan.



>



> Bandingkan dengan pengawetan kering dengan penjemuran yang menurunkan kadar



> protein hingga 60%. Kelebihan lain silase adalah mengandung mikroba yang



> menguntungkan untuk pencernaan ternak karena bisa meningkatkan kinerja



> fili-fili usus dalam menyerap makanan. Sehingga ternak lebih gampang gemuk.



>



> Dengan demikian, silase akan menguntungkan peternak. Setiap 22,2 kilogram



> silase sanggup mendongkrak satu kilogram berat badan ternak. Bandingkan



> dengan rumput lapangan segar yang memerlukan 27,3 kilogram. Dengan



> menggunakan drum ensilasi, peternak juga menghemat pengeluaran untuk pakan



> ternak.



>



> "Ensilasi bisa menghemat hingga 100% dibandingkan dengan ngarit biasa.



> Dengan setiap hari ngarit, biaya per hari Rp 10.000 untuk per ekor sapi.



> Dengan silase, cukup Rp 5.000," ujar Asri.



>



> Selain itu, juga meningkatkan kemampuan petani dalam memelihara sapi dalam



> kandang komunal. Dengan ngarit biasa, satu orang hanya sanggup memelihara



> maksimal tiga ekor sapi. Sedangkan dengan ensilasi, satu orang bisa



> memelihara 20 ekor sapi.



>



> Caranya dengan menabung makanan ketika panen raya dan menyimpannya dalam



> drum-drum ensilasi. Lagi pula, setelah habis, drum-drum ensilasi bisa diisi



> ulang seperti tabung elpiji atau galon air kemasan.



>



> GATRA (Dok. GATRA)



>



> Diah Asri berharap, perbankan mau membantu memodali petani untuk mengadakan



> drum-drum ensilasi. Satu drum harganya sekitar Rp 100.000. Dengan kredit Rp



> 3 juta, petani bisa mengadakan 30 drum dengan kapasitas 3 ton silase. Cukup



> untuk pakan tiga ekor sapi selama dua bulan. Jika biaya produksi per



> kilogram silase Rp 300, maka biaya yang harus dikeluarkan untuk pakan Rp



> 900.000 per dua bulan untuk tiga ekor sapi.



>



> Jika diproduksi secara pabrikan, harga silase bisa Rp 400 per kilogram saat



> panen raya. Sedangkan di musim penghujan dan tidak panen raya, bisa Rp 600



> per kilogram. Pada musim kering bisa lebih mahal lagi.



>



> Dalam setahun, Indonesia memiliki tiga bulan yang sangat kering. "Dalam



> kondisi demikian, dengan harga Rp 1.200 per kilogram pun peternak mau,"



> tutur Asri.



>



> Jika diproduksi secara pabrikan, produksi 300 ton silase memerlukan 3.000



> drum. Biaya yang dibutuhkan sekitar Rp 4,5 milyar. "Itu cukup untuk 1.000



> ekor sapi," katanya. Yang terpenting, petani harus memiliki drum sendiri,



> sehingga ketika habis, tinggal diisi ulang. Memang penyimpanan drum-drum itu



> memerlukan tempat, tapi bisa ditempatkan di pabrik dan dipungut biaya sewa.



>



> Tentu pabrik itu berada di daerah-daerah sentra peternakan, yang sekaligus



> tersedia pertanian dengan tanaman jagung atau tebu. "Meskipun hijauan itu



> pada musim kering sulit didapat," katanya. Dengan tersedianya silase di



> pabrik, peternak tidak perlu lagi menyematkan kacamata hijau untuk memacu



> selera makan ternaknya. Sebab silase yang berbau wangi, manis, dan kesat itu



> sangat disukai ternak.



>



> Berkat inovasinya, Asri mendapat penghargaan sebagai peneliti skema



> insentif ristek yang bisa diterapkan pada industri bidang ketahanan pangan.



>



> Rohmat Haryadi



> [Lingkungan, Gatra Nomor 41 Beredar Kamis, 20 Agustus 2009]



>



> &&&&&&&&&&&& &&&&&&&&& &&&&&&&&&



>



> [Non-text portions of this message have been removed]



>



>



>



[Non-text portions of this message have been removed]



Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari Hotmail, 
Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger ..yahoo.com/ invite/



[Non-text portions of this message have been removed]























[Non-text portions of this message have been removed]

































__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam?  Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke