Saya berpendapat bahwa tidak ada salahnya prabowo bertindak demikian, karena soemitro adalah orang tua dari beliau karena itu tidaklah berlebihan kalau prabowo berkata demikian. Kita sebagai warga negara yg baik ambil sisi positifnya saja toh tidak merugikan kita. Form ini bukan untuk ajang menghujat seseorang, kalau tidak setuju buat kita sendiri saja jangan ajak teman........... -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Oka Widana Sent: Friday, March 13, 2009 12:02 PM To: [email protected] Subject: Memo Admin..e: Bls: [Keuangan] detik.com: Prabowo Sesalkan Jurusan Ayahnya di UI Dihapus Saya kira lontaran emosional member dibawah, tdk ada tempatnya.
Prabowo adalah figur publik, yg ketika dia memilih menjadi figur publik, maka penilaian atas segala tingkah laku tutur kata, menjadi domain publik dan ada dalam ruang demokrasi. Anda boleh berkomentar suka atau sebaliknya. Salam, Oka Widana Moderator Sent from my BlackBerry(r) smartphone -----Original Message----- From: Agung Darmawan <[email protected] <mailto:agung.darmawan%40gmail.com> > Date: Thu, 12 Mar 2009 16:25:47 To: <[email protected] <mailto:AhliKeuangan-Indonesia%40yahoogroups.com> > Subject: Re: Bls: [Keuangan] detik.com: Prabowo Sesalkan Jurusan Ayahnya di UI Dihapus ya sudah, anda saja yang maju jadi Presiden. 2009/3/12 Poltak Hotradero <[email protected] <mailto:hotradero%40gmail.com> >: > At 03:35 PM 3/12/2009, you wrote: > >>Sediki tkomentar. Ada benarnnya juga kalau dia mengatakan, >>perekonomian harus didukung oleh Sektor Riil yang kuat, bukan hanya >>Bursa saham yang kuat. > > Setuju. > Tetapi saya rasa sektor riil sekalipun tidak bisa jalan lewat cara > pembodohan. > Dan bursa saham itu sendiri adalah bentuk usaha peningkatan efisiensi > penggunaan modal masyarakat. > > Semakin kuat sektor riil akan semakin kuat pasar modal suatu negeri - > dan selanjutnya pasar modal akan dapat membantu mendiversifikasikan > pendanaan di luar perbankan serta meningkatkan akuntabilitas (sebagai > konsekuensi berstatus perusahaan publik). > > Coba kita lihat daftar daftar Fortune 500 - lebih dari 90% perusahaan > di daftar itu adalah perusahaan publik. Ini berarti suatu bisnis > hanya bisa menjadi besar dan bertumbuh secara efisien - adalah lewat > pasar modal. Dan kalau kita perhatikan bahwa institusi investasi > terbesar di dunia adalah Dana Pensiun (Pension Fund), Perusahaan > Asuransi, dan Perusahaan Reksa Dana - maka jelas bahwa pasar modal > memberi kontribusi bagi kesejahteraan rakyat banyak, setidaknya bagi > para pensiunan, peserta asuransi, serta investor individu. > > Saya jadi sempat berpikir: Apakah Prabowo memang sebodoh itu - atau > ia manipulatif? > Dan Guru Besar UI pun cuma diam saja.....???? > > Tidak satupun dari kedua kualitas itu tidak saya harapkan dari > seorang Presiden. > >> >>Tapi kalau kalimat Prabowo dibawah ini.....memang kurang tepat. >> >>Akkhh...saya pribadi memang tidak suka dan tidak akan pilih >>dia....belum apa2, kata2 dia sudah kasar.... >> >>Warmly regards, >>Gatot Adhi Wibowo >>A Journey of Success Starts With One Step >>www.imagedelapan.com >>Phone : 021 928 56548 / 0815 8302968 >>"Please consider the environment before printing this e-mail" >> >>--- Pada Kam, 12/3/09, Poltak Hotradero >><<mailto:hotradero%40gmail.com>[email protected] <mailto:hotradero%40gmail.com> > menulis: >> >>Dari: Poltak Hotradero <<mailto:hotradero%40gmail.com>[email protected] <mailto:hotradero%40gmail.com> > >>Topik: [Keuangan] detik.com: Prabowo Sesalkan Jurusan Ayahnya di UI Dihapus >>Kepada: >><mailto:AhliKeuangan-Indonesia%40yahoogroups.com>AhliKeuangan-Indonesi [email protected] <mailto:AhliKeuangan-Indonesia%40yahoogroups.com> >>Tanggal: Kamis, 12 Maret, 2009, 4:27 AM >> >>Membaca tulisan di bawah ini, saya menjadi miris. >> >>Aroma populisme sedemikian kental. >>Sayangnya disertai pula dengan pembodohan. >> >>Yang begini mau jadi presiden? >> >><http://pemilu.>http://pemilu. detiknews. com/read/ 2009/03/12/ >>141215/1098407/ 700/prabowo- sesalkan- jurusan-ayahnya- di-ui-dihapus >> >>Prabowo Sesalkan Jurusan Ayahnya di UI Dihapus >> >>Jakarta - Konsep sistem ekonomi dalam pendidikan yang mulai >>meninggalkan konsep pembangunan ekonomi kerakyatan disesalkan >>Prabowo Subianto. >> >>"Saya sesalkan jurusan yang dulu diajarkan ayah saya (Prof Sumitro >>Djojohadikusumo) sudah tidak diajarkan lagi. Saya dengar di UI >>ekonomi pembangunan sudah tidak ada, malah ada bursa-bursa, '' ujar >>capres Gerindra ini dalam acara peluncuran buku Membangun Kembali >>Indonesia Raya di Hotel Dharmawangsa, Jl Dharmawangsa, Jakarta >>Selatan, Kamis (12/3/2009). >> >>Prabowo juga mengatakan jika the real economy justru ada di pasar, >>posyandu bukan di bursa saham. ''Bursa itu judi,'' tambah Prabowo. >> >>Dengan peluncuran buku ini Prabowo ingin membuka sebuah haluan baru >>yang menurutnya bisa membawa negara ini menuju kemakmuran. >> >>''Saat ini kita terlalu terlena dengan anggapan katanya akan ada >>pertolongan atau invisible hand, pertolongan ndas (kepala)-mu, '' ujar >>Prabowo kesal. >> >>Acara peluncuran buku tersebut juga dihadiri guru besar ekonomi UI, >>Unpad, UGM. Selain itu juga Rektor Universitas Pancasila, Trisakti, >>Pramita Widya dan Rektor Mercu Buana. Eks anggota DPR dari PDIP >>Permadi juga tampak dalam jajaran undangan > > [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
