At 12:45 PM 3/13/2009, you wrote:

>Saya berpendapat bahwa tidak ada salahnya prabowo bertindak demikian,
>karena soemitro adalah orang tua dari beliau karena itu tidaklah
>berlebihan kalau prabowo berkata demikian.


Masalahnya, apakah memang yang dikatakan Prabowo adalah benar?

Apakah memang mahasiswa Ekonomi UI sekarang tidak lagi belajar 
Ekonomi Pembangunan?
(Terlepas dari apakah ada jurusannya atau tidak).  Dan apa iya UI 
tidak lagi melakukan penelitian ekonomi pembangunan? (lantas LPEM-UI 
itu apa?  kandang kambing?)

Apa iya Fakultas Ekonomi UI isinya "bursa-bursa"...???  (maksudnya apa sih?)
Apa iya Bursa itu cuma Judi...?

Apa yang begitu omongan seorang pemimpin???

Ketimbang meragukan Prabowo adalah anaknya Soemitro - saya malah 
berpikir jangan-jangan Prabowo beneran nggak ngerti apa kerjaan bapaknya.

Hal ini menjadi sangat kontras bila kita pernah membaca apa saja 
kontribusi Soemitro - dan mengapa ia sampai diusir oleh Bung Karno, 
karena aliran ekonominya dianggap tidak cukup "kerakyatan" menurut 
kaca mata Bung Karno...


>Kita sebagai warga negara yg baik ambil sisi positifnya saja toh tidak
>merugikan kita.
>Form ini bukan untuk ajang menghujat seseorang, kalau tidak setuju buat
>kita sendiri saja jangan ajak teman...........


Saya tidak setuju pada beberapa pendapat Prabowo, terutama pada 
hal-hal yang tidak faktual.
Dan di level (calon) pemimpin, hal demikian adalah bentuk pembodohan.

Kalau yang ngomong cuma sebatas (calon) Ketua RT atau Lurah - saya 
sih akan masa bodo aja...



Untuk Sdr. Agung Darmawan:
Apa iya semua ketidak sukaan harus berujung dengan rebutan menjadi presiden?



Kirim email ke