Dear pak Wong,
Sampai babak pertama berakhir, prediksi pak Wong memang OK... (saya
sampai deg-degan lho Pak...sambil bertanya-tanya dalam hati..apa bener
desas-desus yang beredar di masyarakat bahwa pak Wong udah alih profesi
jadi paranormal..).
Bagaimanapun perlu diakui, permainan Thailand kali ini memang Top
Markotop. Akan tetapi Markus memang pantas jadi bintang... Huebat
banget penampilannya.
Insiden-insiden kecil cukup mendebarkan... takuuuuuuut klo bentrok...
maklum kita minoritasss... Untung ada Kemal yang gagah berani.. Tengkyu
Kemal..
Hidup Pak Wong!!
Risdy
NB:
Pak Wong, maaf beribu maaf, dengan amat berat terpaksa saya batalin
rencana mo belajar jadi paranormal ke Pak Wong setelah kesekian kalinya
gak pernah bener terawangannya...(mohon uang mukanya dikembalikan ya
Pak..)
Quoting Wong Foek Tjong <[email protected]> on 12/19/2008:
Rekan-rekan, khususnya para bola mania
Kita tahu tim Indonesia tertinggal 1-0 di putaran pertama semifinal.
Namun pertandingan belum berkahir, baru setengah jalan.
Berikut ini prediksi pertandingan kedua di Stadium Rajamangala di
Bangkok (Din, ini stadion yang di dekat Silom, yang juga berdekatan
dengan rumah mantan pacar saya di Bumrungmuang, atau yang di
Ramkamheng?)
Didukung oleh Didin, si jurig Persib, dan teman-teman lainnya seperti
Pak Risdi beserta anak tetangganya, dan supporter lainnya dari
anggota Permitha di beberapa universitas di Thailand, tim sepakbola
Indo bermain penuh semangat untuk memenangkan pertandingan. Budi
Sudarsono berhasil mengoyak gawang Thailand di babak pertama, 1-0
untuk Indonesia.
Di babak kedua, Indonesia dapat menahan skor sampai akhir 1-0. Namun
karena dalam putaran pertama kalah dengan skor yang sama, akhirnya
harus dilakukan perpanjangan waktu. Karena dukungan suara supporter
Indo semakin melemah karena capai berteriak selama 90 menit (mungkin
karena semalam sebelumnya juga capek bertanding gulat), ditambah
dengan terkurasnya tenaga para pemain Indonesia, akhirnya tim
Thailand bisa menyamakan 1-1. Sampai pluit akhir dibunyikan skor
tetap 1-1.
Seandainya Indo bisa mempertahankan skor 1-0 sampai adu penalti, saya
yakin akan melangkah ke final karena saya menilai penjaga gawang
Markis Horozon punya gerak reflek yang sangat baik untuk menangkis
bola penalti.
Demikian prediksi dari pemain bola di Surabaya, dan juga mantan
pemain bola di klub Pathumthani. Sekian.
Wong F.T.
Manchester United vs. Gamba Osaka rame euy, loba gol, 5-3
_______________________________________________
Ait-indo mailing list
[email protected]
https://listserv.ait.ac.th/mailman/listinfo/ait-indo
_______________________________________________
Ait-indo mailing list
[email protected]
https://listserv.ait.ac.th/mailman/listinfo/ait-indo