Rekan2 Advokat,
Jum'at Kemarin sewaktu raker peradi di Gran melia, saya menyaksikan (sorry 
untuk pertama kalinya) rapat akbar yang mirip munas partai politik atau munas 
profesi advokat lain, dimana (i) pimpinan sidang kebingungan menentukan siapa 
dulu yang akan bicara, karena secara tiba-tiba para advokat mengangkat tangan 
dan berdiri untuk berebut bicara, dan (ii) setelah dapat kesempatan bicara, 
bicaranya nyerocos gak terstruktur serta suaranya kurang diatur lembut, tenang, 
or berwibawa sedikit (seperti Bang Otto pidato misalnya), (iii) cara berpakaian 
peserta raker juga aneh-aneh, ada yang pake jaket lalu berdasi, berwarna warni, 
rok or jilbab tapi kurang formal seperti pegawai bank yang umumnya berblazer 
sehingga tampak rapih dan terstruktur, (iv) rambutnya ada yang jabrik, 
gondrong, berkumis or berjenggot dan banyak tampak kusam dan gelap wajahnya, 
ukuran perut dari yang paling kurus hingga yang paling buncit, seolah kita 
sedang berada di kerumunan pasar kramat
 jati, (cuma bedanya tempatnya agak elit dan ber-ac). 
INIKAH WAJAH ADVOKAT KITA SESUNGGUHNYA ? saya bertutur kata dengan rekan AKHI 
sulistiono, dan beliau menukas : ya tentunya jangan disamakan dengan anggota 
AKHI donk bang. (woops jangan diterusin, nanti ada perkelahian massal antara 
massa advokat kelompok AKHI dengan non AKHI).
Nach, daripada dewan kehormatan peradi pusing mengadakan sidang untuk 
menentukan seorang advokat melanggar kode etik or not, Mengapa energi yang ada 
tidak dikerahkan untuk meng up grade penampilan para ADVOKAT tersebut. bukankah 
peserta raker peradi adalah nota bene merupakan pengurus peradi level 
pusat-daerah. Wajah pengurus peradi aja udah warna warni seperti itu, apa lagi 
ribuan anggota advokat-nya di daerah ?

Wajah advokat kita, wajah organisasi peradi ditentukan langsung oleh cara para 
advokat kita (i) bertutur kata, (ii) berpakaian, (iii) memakai topeng wajah 
yang lembut dan  berwibawa, (iv) sikap dan pola pikir, (v) memandang diri 
sendiri.
Bagaimana bisa meyakinkan klien or hakim or polisi or jaksa, kalau cara 
ngomong/pola pikir/memandang diri advokat kita itu NGGAK NG'GENAH ?
NACH BARANGKALI, PERADI WAJIB DITUGASKAN UNTUK MENINGKATKAN CITRA ADVOKAT 
DENGAN MENGADAKAN KURSUS NON HUKUM, TENTANG BAGAIMANA MENINGKATKAN CITRA DIRI, 
SUPAYA KLIEN, DAN PENEGAK HUKUM LAIN, BISA MENGHORMATI PROFESI ADVOKAT. 
VISI & MISI PERADI YANG BARU SEMESTINYA: 
TO INCREASE THE VALUE OF PERADI MEMBER BY UPGRADING AND CREATING NEW IMAGE TO 
PERADI MEMBER, SO THAT PERADI MEMBER CAN UPGRADE THE VALUE OF HIMSELF AND 
PERADI, AND INDONESIA.

Salam,
Iming Tesalonika
Advokat yang prihatin dengan citra diri anggota advokat peradi
Citra Diri 
pernah melihat politikus meluncurkan buku, kunjungan ke daerah, atau 
mengiklankan diri di televisi. mengapa mereka melakukan upaya itu semua?, hal 
tersebut tidak lain adalah suatu proses mendapat pencitraan diri mereka ke arah 
positif. tapi disini saya melihat pembentukan citra diri yang instan yang 
ditampilkan oleh para politikus tersebut adalah pembuatan Topeng citra diri 
mereka sendiri.

Apa itu citra diri, Citra diri merupakan salah satu unsur penting untuk 
menunjukan siapa diri kita sebenarnya. Ia juga merupakan konsep diri tentang 
individu (Maxwell Maltz dalam Ranjit Singh Malhi,2005, Enhancing Personal 
Quality). Citra diri seseorang terbentuk dari perjalanan pengalaman masa lalu, 
keberhasilan dan kegagalan, pengetahuan yang dimilikinya, dan bagaimana orang 
lain telah menilainya secara obyektif. Kita sering melihat diri kita seperti 
orang lain melihat kita. 

atau secara sederhana citra diri adalah gambaran sebuah potret diri. Apa yang 
kita kenakan, apa yang kita katakan, apa yang kita kerjakan, dan apa yang 
menjadi prinsip hidup kita, semua hal ini membentuk kesan keseluruhan diri kita.

Citra diri merupakan konsep tentang diri sendiri,dimana Citra Diri terbentuk 
dari pembelajaran dan pengalaman sehingga menjadi keyakinan mengenai siapa 
sesungguhnya diri anda Dan segala sesuatu ide/gagasan yang anda yakini benar 
menurut pendapat anda,akan menjadi Program bagi diri anda dan mengendap di 
dalam pikiran bawah sadar anda.

untuk menjadi seorang yang mempunyai citra diri yang baik, Anda harus bisa 
menjadi diri Anda sendiri yang sesungguhnya. Anda harus mengembangkan kekuatan 
keyakinan Anda sendiri, dan berhenti membandingkan-bandingkan diri sendiri 
dengan orang lain, apalagi selalu mengikuti pendapat orang Yang tidak sesuai 
dengan keadaan dirikita.

Kita dalam membentuk citra diri sering terjebak dalam sebuah topeng citra diri, 
kita tidak perlu mendapatkan persetujuan ataupun pengakuan dari orang lain 
untuk menunjukan citra diri kita. berkatalah dengan bangga ini adalah saya, 
kita tidak perlu memakai "topeng" untuk menunjukkan siapa diri kita sebenarnya. 
Kemukakan dengan berani, adalah hak kita untuk menjadi diri kita sendiri. Kita 
harus merasa nyaman dengan konsepcitra diri kita sendiri, bukalah diri anda 
menuju citra diri yang lebih baik dan selalu berkembang secara positif.Jangan 
selalu "melihat orang lain" dan "lihatlah diri kita sendiri".

Kalau kita bisa menjadi diri sendiri dengan semua kelemahan manusiawi kita, 
akan jauh lebih baik daripada seseorang yang terpaksa memakai topeng. citra 
diri positif, hanya untuk menunjukan kehebatan diri mereka yang semu. 
Kadang-kadang topeng citra diri positif melindungi kita dari komentar yang 
mencela diri kita.Sesekali Memakai Topengmemang tidak dilarang,tapi topeng 
boleh dipakai hanya sementara, dan jangan Sifat kepura-puraan menjadi satu 
bagian kepribadian kita. membangun citra diri yang positif agar tampak keluar 
itu juga dimulai dari diri kita sendiri dulu, kita harus percaya Diri kita 
bahwa kita mampu menjadi yang lebih baik.

Lalu bagaimana menciptakan Citra diri kita yang positif

1. menjadi diri anda sendiri, Dan menerima kekurangan dan kelebihan diri 
sendiri.
2. Melakukan Hal Positif untuk diri sendiridan lingkungan
3. Meningkat kan nilai diri 
4. Menghargai Perbedaan anda dan lingkungan, tidak menyalahkan lingkungan.
5. Mengevaluasi semua tindakan yang telah kita lakukan.
6. Menghargai Kelebihan dan Kehebatan Orang Lain.
7. Siap Meminta Maaf jika ternyata kita memang melakukan kesalahan

Apa sih Manfaat kita memiliki citra diri positif

1. Membangun Percaya Diri 
Citra diri yang positif secara alamiah akan membangun rasa percaya diri, yang 
merupakan salah satu kunci sukses. Citra dirinya yang positif mendorongnya 
untuk melakukan sesuatu yang masih dapat ia lakukan. Ia akan fokus pada hal-hal 
yang masih bisa dilakukan, bukannya pada hal-hal yang sudah tidak bisa ia 
lakukan lagi. Dari sinilah, terdongkrak rasa percaya diri orang tersebut.

2. Meningkatkan Daya Juang
Dampak langsung dari citra diri positif adalah semangat juang yang tinggi. 
Orang yang memiliki citra diri positif, percaya bahwa dirinya jauh lebih 
berharga daripada masalah, ataupun penyakit yang sedang dihadapinya. Ia juga 
bisa melihat bahwa hidupnya jauh lebih indah dari segala krisis dan kegagalan 
jangka pendek yang harus dilewatinya. Segala upaya dijalaninya dengan tekun 
untuk mengalahkan masalah yang sedang terjadi dan meraih kembali kesuksesan 
yang sempat. Inilah daya juang yang lebih tinggi yang muncul dari orang dengan 
citra diri positif.

3. Membawa Perubahan Positif
Orang yang memiliki citra diri positif senantiasa mempunyai inisiatif untuk 
menggulirkan perubahan positif bagi lingkungan tempat ia berkarya. Mereka tidak 
akan menunggu agar kehidupan menjadi lebih baik, sebaliknya, mereka akan 
melakukan perubahan untuk membuat kehidupan menjadi lebih baik.Manfaat terbaik 
dari membaiknya citra diri Anda pada usia berapa pun adalah bahwa Anda akan 
merasa lebih nyaman dengan diri sendiri dan berkat itu lebih banyak orang 
bersedia berada di dekat Anda.

Jika kita tidak memulai menghargai diri kita, orang lain juga tidak akan 
menghargai kita. Terima keberadaan diri kita, jangan terpaku pada pendapat 
orang lain untuk membentuk gambar diri kita. Jadilah diri sendiri dan percaya 
bahwa kita adalah manusia unik ciptaan Tuhan yang diberi kemampuan dan 
kelebihan untuk dapat menjalani hidup ini dengan sukses. Dengan mempunyai 
gambar diri yang baik, kita memberi nilai yang tinggi kepada diri sendiri. Saat 
kita sudah melakukan hal ini, lihatlah bagaimana orang lain (juga kita sendiri) 
melihat diri secara lebih baik.

Jadi jika kita memiliki citra diri positif, maka kita akan mengalami berbagai 
macam hal positif sesuai dengan apa yang kita pikirkan. orang yang memiliki 
citra positif adalah orang yang beruntung, dan orang yang beruntung akan 
menikmati banyak hal yang menguntungkan. ternyata, sangat menyenangkan jika 
kita mempunyai citra diri yang positif. Tunggu apa lagi?mari kita membangun 
citra diri positif. 

Depok 26 May 2008http://erwin-arianto.blogspot.com/2008/05/citra-diri.html

--


      

Kirim email ke