Hi Mas Dodi Hendra,
Proyek Internert Kecamatan atau yang dikenal dengan Internet masuk Desa
tidak berasal dari uang pajak pemerintah, melainkan menggunakan uang
patungan yang harus disetor oleh operator telekomunikasi indonesia seperti
(Telkomsel, Indosat, XL, AXIS dll) atau yang dikenal dengan program
Universal Service Obligation (USO).
Menurut saya ini adalah prgram yang cukup bagus untuk memeratakan
pembangunan teknologi di beberapa daerah tertinggal.
Thanks,
sl
On , mirza meink <[email protected]> wrote:
emang itu proyek yang tidak pakai perhitungan sama sekali kang....
biasa khan kebijakan seperti itu.....
From: dodi hendra [email protected]>
To: [email protected]; [email protected]
Sent: Thu, June 2, 2011 11:22:16 PM
Subject: [asosiasi-warnet] Proyek Warnet Masuk
Kecamatan ngak bisa bersaing dengan warnet umum
sekedar info seperti warnet masuk kecamatan (koneksi via vsat) tdak dapat
bersaing dengan warnet umum, hal ini disebabkan karena warnet plat merah
ini menggunakan koneksi vsat kuband sementara warnet plat hitam
menggunaan koneksi ADSL telkom. Akhirnya warnet plat merah ini hanya
untuk gaya gayaan aja.
ada 5 lokasi saya lihat seperti itu di Riau, ngak tau di daerah lain.
Sekali lagi ini proyek hanya untuk menghabis uang pajak rakyat aja.