----- Original Message -----
From: "Jazari A.Hamid" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, September 20, 2004 5:43 PM
Subject: RE: [assunnah] [Masalah = 51 Ringkasan Sifat Shalat Nabi 2/4]


> Salalamu'alaikum Wr. Wb.

wa`alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh

> Saya ingin bertanya terhadap shalat saya
> sehari-hari apakah bersalah?
>
> 1. Sebelum shalat saya selalu membaca atau Laval Niat, supaya saya
> bisa berniat. Saya kira orang lain juga melakukan hal seperti itu.
> Dengan melafal maka akan mudah untuk berniat. Begitu tujuannya saya
> melakukan lafal niat. Apakah itu termasuk Fanatik Buta?

ya akhiy, justru niat di dalam hati lebih dulu dari pada lafadz di mulut
kita, antum mengucapkan niat itu pasti karena didalam hati antum ada
dorongan untuk mengucapkannya, iya kan?! itulah niat yg ada didalam hati,
jika antum mengucapkannya tanpa didahului niat didalam hati berarti ucapan
niat antum itu hanyalah igauan atau ucapan tanpa sadar seperi orang yg
mengigau waktu tidur, padahal ketika mengucapkan niat itu antum tentu
mengucapkannya dgn sadar, berarti dlm hati antum sudah ada niatnya sebelum
mengucapkannya, iya kan?!

Jadi antum mengucapkan niat dgn mulut atau tidak, PASTI di dalam hati antum
sudah lebih dulu ada niat untuk itu. Niat itu sudah ada sejak antum bangun
dari tempat antum untuk berwudhu dan ketika antum melangkahkan kaki menuju
mesjid.
Nah kalau didalam hati sudah ada niat, lalu buat apa di lafadzkan lagi?

> 2. Saya berniat pada saat mulai membaca Takbiratur Ihram, bukan
> sejak dari rumah, takut saya nanti ke pasar, atau lupa untuk shalat,
> atau bukan pula pada saat saya masuk mesjid. Apakah seperti itu boleh.

Begini akhiy, tujuan utama antum berangkat dari rumah memang menuju mesjid
untuk shalat kan?! dgn bertujuan seperti itu saja sudah menunjukkan bahwa
antum sudah niat ke mesjid dan niat untuk shalat, walaupun tidak menutup
kemungkinan ditengah perjalanan antum berubah pikiran, tetapi niat awalnya
tetap saja ke mesjid.
Jadi niat antum untuk shalat itu sebenarnya bukan saat takbiratul ihram,
tapi sejak dari rumah antum sudah niat, dan ketika takbiratul ihram antum
niat lagi, maka berarti saat takbiratul ihram itu antum mengulangi niat
antum, itu saja! tentu tidak terlarang....wallahu a'lam.

> Demikian jazakumullah
>
> Wabillahitaufiq wal hidayah wassalamu'alaikum Wr. Wb.
>
> Jazari Abdul Hamid


---
Outgoing mail is certified Virus Free.
Checked by AVG anti-virus system (http://www.grisoft.com).
Version: 6.0.764 / Virus Database: 511 - Release Date: 9/17/04





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke