Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuhu

Wah, nampaknya rame juga nih. Ana ikutan yaa

Mengenai dana, apa yang disampaikan oleh akh tami_jh memang bisa jadi
menjadi sumber dana. Akan tetapi kalau kita terlalu mengandalkan dana dari
sumbangan, apalagi dari organisasi2 yang tidak Islam, dikhawatirkan ada
intervensi sehingga membatasi gerak dakwah itu sendiri.

Kalo ana usul, mungkin sekolah itu haruslah dibagi sesuai kelompok
masyarakat. Maksudnya adalah ada sekolah yang didirikan memang untuk
menjaring kalangan atas, tujuannya adalah selain untuk memeratakan dakwah
kepada semua golongan, adalah juga untuk menjaring dana dari mereka.
Sebenarnya tidak semua orang kaya itu "pelit". Banyak juga diantara mereka
yang baik dan suka menyumbang, walaupun mereka sangat awam terhadap Islam,
hanya saja mereka tidak rela jika dana itu disalahgunakan, dan kecurigaan
itupun tidak bisa disalahkan karena memang demikianlah sebagian besar dari
umat Islam, bahkan sebagian dari ikhwan salafiyyin sendiri juga, walau
sebagian kecil akhlaqnya tidak lebih baik dari kebanyakan manusia.

Setelah sekolah yang untuk kalangan atas tersebut berdiri dan establish,
maka tentunya banyak orang dari kalangan atas yang akan menyekolahkan
anaknya ke sekolah tersebut, dan tentu pemasukannya cukup besar. Nah
keuntungannya inilah yang kemudian dipergunakan selain untuk pengembangan
sekolah itu sendiri, juga untuk membangun sekolah  murah (bahasa singkatnya
subsidi silang). Akan tetapi tentu ini menuntut keikhlasan dari berbagai
pihak, terutama pihak yg dari sekolah "mahal".

Afwan mungkin bahasanya ngga' teratur, tapi bisa dipahamikan maksud ana?

Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuhu


                                                                                
                                   
                    "tami_jh"                                                   
                                   
                    <[EMAIL PROTECTED]        To:     [email protected]  
                                        
                    o.com>               cc:                                    
                                   
                                         Subject:     [assunnah] Re: Sekolah 
Salafy MURAH BERKUALITAS?             
                    04/05/2005           Mungkinkah??                           
                                   
                    06:02 AM                                                    
                                   
                    Please                                                      
                                   
                    respond to                                                  
                                   
                    assunnah                                                    
                                   
                                                                                
                                   
                                                                                
                                   





Assalaamu'alaykum warahmatullahi wabarokatuh

afwan ana mau ikutan ngomentari

kalaupun belum mampu mendirikan sekolah sendiri (butuh tempat, tenaga
pengajar, modal dll yg banyak) kenapa tidak memperkaya lembaga2 yang sudah
dirintis, spt Bin Baz, Imam Bukhari, An Najiyah, ma'had2 lain.. Bagaimana
caranya? masalah yg dibawakan akh Sulaiman di bawah memang memprihatinkan.
karena uang spp banyak yang nunggak, gaji gurunya pun ikut2an sedikit...
bukannya meragukan keikhlasan pengajar2 ma'had, tp apa dengan bayaran
sedikit, guru2 bisa mengajar dgn baik? mereka perlu upgrade, mungkin perlu
beli buku2 untuk nambah ilmu, perlu ngadakan perjalanan mungkin untuk studi
banding.. tp dengan bayaran segitu bgmn..? lalu mungkin kalau anak2
melunasi SPP, siapa tau sekolahnya bisa menambah tenaga ahli?

maka ana hanya ingin menyampaikan yg ana pikirkan.. bahwa sebaiknya masalah
biaya ini dulu yang diselesaikan.. ada segelintir/banyak ikhwah salafy yg
kesulitan membiayai anak2nya utk sekolah, tapi ana yakin banyak juga ikhwah
yg memiliki kelebihan.. krn itu, hanya ingin membagi ide, bagaimana kalau
ikhwah salafy di indo (atau di manapun) merintis lembaga
"penghubung/penyalur" biaya dr ikhwah yg mampu untuk yg tdk mampu..
teknisnya, ikhwah2 yg tdk mampu membiayai anaknya mendaftarkan anaknya,
selanjutnya lembaga itu mencari orang tua asuh yg mau mendaftarkan diri.
Untuk membiayai anak-anak asuh, mungkin bisa dilakukan 2 cara:
1. penyumbang tetap, ya'ni jd ortu asuh. mrk nanti membiayai anak asuh
mungkin sampai lulus
2. penyumbang tdk tetap/ sukarela. utk anak2 yg belum ditemukan ortu asuh,
dibiayai dr sini.

di sekitar tempat tinggal ana, ada sekolah yg murid2nya menerima beasiswa
dr luar negri, kl tidak salah dr kanada atau amerika. orang kanada/amrik
itu jd ortu asuh, membayari SPP, beli alat2 perlengkapan sekolah & mengirim
foto/surat seperti saudara sendiri kepada anak2 asuhnya. dgn bgitu mrk
dapat simpati dr anak2 asuh mrk. kl ini langkah kristenisasi bgmn??
seharusnya ikhwah kita lebih tergugah untuk menarik simpati dr anak2 usia
sekolah, spy teguh iman mereka.

satu lagi yang penting adalah promosi. mungkin sudah ada lembaga yg ana
maksud di indo, tp ana belum pernah dengar.. karena itu yg penting adalah
mengiklankan (poster, website, selebaran dll) lembaga ini supaya banyak
ortu asuh yag mendaftar, dan banyak pula anak asuh yg terdaftar. mslh SPP
pun bisa diminimalisir insyaAllah. mungkin ahli2 IT di indo bisa bantu
mengiklankan. apalagi kalau bisa dibuat website dlm berbagai bahasa (indo,
english, arab..) siapa tau ada ikhwah dr luar yg mau jd ortu asuh juga, iya
kan..
Juga dibuat semudah mungkin bagi penyumbang utk menyalurkan dananya (sebut
nomer rekening dll)

ya sudah itu aja yang kepikiran.. hanya ide yang terlintas.. ana sendiri
pun belum membicarakan ini dgn siapapun & belum mungkin untuk merintis
sendiri.. sekali lagi hanya bagi2 ide.. afwan kalau ada yang kurang karena
ana tidak sedang di indo & tdk begitu mengetahui keadaan lapangan

wassalaamu'alaykum warahmatullahi wabarokatuh


--- In [email protected], "Sulaiman Rasyid" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
> Waktu anak pertama masuk sekolah, ah kuat lah nanggung biayanya,
> sekolahkan ke Ibn Baz di Yogya atau Imam Bukhari di Solo.
> Anak kedua masuk sekolah, masih kuat lah... SPP dan ongkos jemput
> anak setiap tahun masih bisa tertanggung.
> Sudah anak ketiga, keempat.... Mikir lah... Celingak-celinguk di
> kotanya, ada gak mahad seperti di Yogya atau di Solo?
> Gak ada. Bingung lah, orang tua... Nekat sekolahkan, yang terjadi
> mungkin SPP sering nunggak. Yang kelimpungan mahad tempat anaknya
> sekolah.
> Defisit besar-besaran... Itu pun gaji guru cuma dapat 300rb
> sebulan, bahkan ada yang 1500 per jam mengajar...
> Bagi yang hidup di kota-kota besar, gak terbayang khan, gaji cuma
> 300rb sebulan... Bisa hidup berapa hari...?
>
> Ada lagi yang berfikir praktis.... tapi konyol... Anaknya
> dimasukkan ke mahad, tapi gak bayar-bayar uang sekolahnya.
> Cuek saja...
> Makan anaknya juga gak dibayar... Pokoknya, tenang saja. Yang
> penting anak saya sekolah, dah ada yang ngurusi...
> Tanggung jawab sebagai orang tua yang harus memberi makan,
> terlupakan akhirnya....
> Dan kejadian seperti ini, ternyata lumayan banyak....
>
> Pernahkan kita terpikir agar kondisi seperti itu tidak terjadi
> berlarut-larut...?





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Would you Help a Child in need?
It is easier than you think.
Click Here to meet a Child you can help.
http://us.click.yahoo.com/0Z9NuA/I_qJAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke