Wa'alaikumsalam wa rahmatullah
Sebenarnya apabila ikhtiar sudah disempurnakan, maka kita dalam posisi bertawakkal (menunggu ketetapan Allah). Namun, untuk kasus berbuat dzalim kepada orang lain, efek psikologis kadang masih tersisa. Sedikit masukan dari saya, perasaan bersalah dapat dihilangkan dengan memperbanyak istighfar dan ibadah, kemudian memperbanyak berbuat baik (membantu) orang lain yang kesusahan. Untuk tetap dapat mengendalikan diri dengan baik, jangan bosan-bosan mempelajari dan menelaah kitab-kitab hadis, untuk kemudian diamalkan dengan konsisten dalam kondisi bagaimanapun. Semoga bermanfaat. Wassalaamu'alaikum wa rahmatullaah Faradiba Amari Astatine wrote: >Assalamu'alaikum, > >Saya mohon pencerahan dari antum semua. Saya sudah >berbuat tidak baik terhadap seseorang, saya merasa >berdosa dan sangat menyesal. Saya sudah mohon ampun >pada Allah subhanahu wa ta'ala, dan juga sudah minta >maaf sama orangnya, tapi kenapa perasaan berdosa itu >tetap ada. Gimana cara menghilangkan persaan berdosa >tersebut, karena membuat saya jadi tidak konsentrasi. > >Jazakumullahi khoir. > >Wassalam > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Would you Help a Child in need? It is easier than you think. Click Here to meet a Child you can help. http://us.click.yahoo.com/0Z9NuA/I_qJAA/i1hLAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ------------------------------------------------------------------------ Website Islam pilihan anda. http://www.assunnah.or.id http://www.almanhaj.or.id Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu Berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] ------------------------------------------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
