>From: ROHIMAN IMAN <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: Thu Aug 25, 2005  10:39 am
>Subject: Tanya : Keutamaan mesjid atau mushola
>Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh,
>Afwan,
>Di perusahaan tempat saya bekerja baru dibangun mushola yang cukup
>besar ( bisa menampung >50 orang ), sementara di dekat kantor saya (
>sekitar 200 meter ) juga terdapat mesjid. Beberapa karyawan ada yang
>shalat berjamaah di mesjid, dan sebagian lagi Shalat berjamaah di
>mushola kantor.
>Mana yang lebih utama, shalat berjamaah di mesjid atau shalat di
>mushola kantor. Adakah hadist sahih yang menerangkan tentang hal
>tersebut.
>Jazzakallahuma khoiran katsiro
>Iman

Alhamdulillah, permasalahan yang anda tanyakan, jawabannya akan saya 
salinkan dari situs http://www.almanhaj.or.id

MEMAKMURKAN MASJID DAN MENDATANGI MASJID [UNTUK BERIBADAH]

Oleh
Dr Shalih bin Ghanim bin Abdillah As-Sadlani.

Masjid merupakan Baitullah, di dalamnya Ia disembah dan senantiasa disebut 
nama-Nya. Masjid merupakan menara petunjuk dan bendera Islam. Allah 
memuliakan serta mengagungkan orang yang mengikatkan dirinya dengan masjid.

Allah berfirman.

"Artinya : Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka 
janganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) 
Allah" [Al-Jin : 18]

Masjid-masjid itu dibangun agar manusia mengerjakan shalat dan berdzikir 
kepada Allah, membaca Al-Qur'an dan taqarrub kepada-Nya, merendah di 
hadapan-Nya dan mengharapkan pahala di sisi-Nya.

Sesungguhnya memakmurkan masjid adalah bagian terbesar untuk taqarub kepada 
Allah Subhanahu wa Ta'ala. Di antara bagian dari memakmurkan masjid adalah 
membangun, membersihkan, membentangkan permadani, meneranginya dan masih 
banyak lagi bagian-bagian dari pemerliharaan masjid. Adapula memakmurkan 
masjid dengan i'tikaf di dalamnya, shalat dan senantiasa mendatanginya 
dengan berjama'ah, mengajarkan ilmu-ilmu yang bermanfaat, membaca Al-Qur'an, 
belajar dan mengajarkannya. As-Sunnah telah menjelaskan keutamaan dan 
balasan yang besar dalam memakmurkan, membangun dan memelihara masjid.

Diriwayatkan dalam shahih Muslim, Utsman Radhiyallahu 'anhu telah mendengar 
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Barangsiapa telah membangun masjid karena Allah Subhanahu wa 
Ta'ala (Bukair berkata : Saya menyangka beliau berkata dengan mengharap 
wajah Allah), maka Allah akan membangunkannya rumah di Jannah" [Shahih 
Muslim 1/378 no. 533 urutan 24 kitab al-Masajid bab 4]

Maksudnya karena ikhlas dengan mengharap wajah Allah Subhanahu wa Ta'ala 
semata serta mengharap keridhaan-Nya, tidak riya, sum'ah dan tidak pula 
karena mencari pujian manusia serta bukan karena satu tujuan atau 
tujuan-tujuan yang lain.

Seperti telah dijelaskan tentang keutamaan memakmurkan masjid, dijelaskan 
pula tentang keutamaan menyiapkan masjid untuk shalat dan pujian bagi orang 
yang melaksanakannya. Dalam shahih Muslim, Abu Hurairah berkata : 
Sesungguhnya ada seorang wanita berkulit hitam yang berkhidmat pada masjid 
(dalam riwayat lain ; seorang pemuda). Suatu ketika Rasulullah Shallallahu 
'alaihi wa sallam tidak melihatnya, maka beliau bertanya tentang dia, para 
shahabat menjawab, Ia telah meninggal. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa 
sallam bersabda.

"Apakah tidak ada kemampuan bagimu untuk memberitahukan kepadaku (tentang 
kematiannya, ada yang menjawab, sepertinya mereka menganggap kecil masalah 
itu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Tunjukkan padaku kuburannya, maka ditunjukkanlah beliau pada kuburan 
tersebut, beliau mendo'akannya kemudian bersabda:"Artinya : Sesungguhnya 
ahli kubur ini dipenuhi kegelapan dan Allah meneranginya dengan shalatku 
terhadap mereka" [Shahih Muslim 2/658 no 956 urutan 71 Kitab al-Janaiz bab 
ash-shalat 'ala al-Kubur]

Telah ada beberapa nash sharih lagi shahih yang menjelaskan keutamaan 
mendatangi masjid untuk menunaikan shalat, dzikir dan qira'ah Qur'an. Orang 
yang menziarahi masjid itu berada dalam penjagaan Allah dan mendapatkan 
rahmat-Nya selagi ia duduk didalamnya, menjaga adab-adabnya dan selalu 
menghubungkan hatinya dengan Allah.

Sesungguhnya shalat seseorang di dalam masjid dilebihkan dari shalat yang 
dilakukan di rumah atau di pasar dengan 25 derajat atau 27 derajat. Beberapa 
nash telah menjelaskan bahwa orang yang mendatangi masjid dalam gelap, maka 
Allah akan meneranginya dengan sempurna pada hari kiamat, seperti orang yang 
pergi ke masjid di pagi hari atau di malam hari, Allah akan menyediakan 
baginya rumah di jannah. Ini merupakan fadhilah yang besar, takkan ada orang 
yang melampui batas atau meremehkannya kecuali orang yang lalai atau 
pemalas, maka haram baginya mendapatkan kebaikan saudaranya semuslim.

Lihat beberapa hadits yang telah menjelaskan apa yang telah saya katakana 
ini, supaya menjadi ilmu, bashirah dan petunjuk, dengan itu pula supaya 
kalian melaksanakan rukun ini sebagai ilham dari syi'ar-syi'ar Islam di 
masjid bersama jama'ah lain untuk mendapatkan ridha dan balasan dari Allah 
di dunia dan di akhirat.

Dari Abu Hurairah, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Shalat seseorang (di masjid dengan berjama'ah) itu dilebihkan 
dengan 25 derajat dari shalat yang dikerjakan di rumah dan di pasar, 
sesungguhnya salah seorang di antara kalian jika berwudlu kemudian 
menyempurnakannya lalu mendatangi masjid, tak ada keinginan yang lain 
kecuali untuk shalat, maka tidaklah ia melangkah dengan satu langkah pun 
kecuali Allah mengangkatnya satu derajat, dan terhapus darinya satu 
kesalahan hingga ia masuk masjid ..." [Muttafaqun 'alaih, Lu'lu wal Marjan, 
yang disepakati oleh Bukhari dan Muslim 1/131 no. 387]

Orang yang menziarahi masjid berada dalam perlindungan dan rahmat dari Allah 
selagi tetap dalam duduk dan menjaga adab-adabnya dengan menghadapkan hati 
kepada Allah semata.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa 
sallam bersabda.

"Artinya : Maukah aku tunjukkan kepadamu sesuatu yang menyebabkan Allah
menghapuskan kesalahan-kesalahan dan mengangkat derajat ..? para shahabat 
menjawab ; Ya wahai Rasulullah, beliau bersabda, "Menyempurnakan wudlu meski 
dalam keadaan susah dan banyak-banyak mendatangi masjid, menunggu shalat 
setelah shalat.... itulah ribat, itulah ribat, itulah ribat" [Shahih Muslim 
1/219 no 251 urutan 41 bab 14 kitab At-Thaharah]

Allah berfirman.

"Artinya : Bertasbihlah kepada Allah di masjid-masjid yang telah 
diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu 
pagi dan waktu petang, laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan 
tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, dan (dari) mendirikan 
sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari 
yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang. (Mereka mengerjakan 
yang demikian itu) supaya Allah memberi balasan kepada mereka (dengan 
balasan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan, dan supaya 
Allah menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan Allah memberi rezki kepada 
siapa yang dikehendaki-Nya tanpa batas" [An-Nur : 36-38]

Banyak sekali ayat dan hadits-hadits dalam bab ini, maka bagi orang yang 
berkhidmat di masjid dan bertanggung jawab atas masjid baik atas nama 
pribadi, jama'ah, yayasan atau yang lain haruslah menghidupkan masjid dengan 
membangun, membersihkan, menghamparkan permadani, penerangan dan 
kesinambungan pemenuhan air serta lainnya yang termasuk di dalamnya demi 
kemudahan dan kelancaran hamba Allah untuk melaksanakan amal-amal yang besar 
di dalam masjid.

[Disalin dari kitab Shalat Al-Jama'ah Hukmuha Wa Ahkamuha Wat Tanbih 'Ala Ma 
Yaqa'u Fiiha Min Bid'ain Wa Akhthain edisi Indoensia Shalat Berjama'ah, 
Panduan Hukum, Adab, Hikmah. hal 61-65, Pustaka Arafah]
sumber http://www.almanhaj.or.id

_________________________________________________________________
Express yourself instantly with MSN Messenger! Download today it's FREE! 
http://messenger.msn.click-url.com/go/onm00200471ave/direct/01/






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke