----- Original Message -----
Sent: Thursday, October 20, 2005 1:35 PM
Subject: [***SPAM, Silahkan didelete *** Score/Req: 09.18/05.00] [assunnah] URGENT:Mohon pencerahan" Bagaimana takdir kita "

Assalamu 'alaikum wa rohmatullohi wa barokatuhu.
========================================
Wa`alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh
 
Saya ingin sedikit menyampaikan pendapat saya mengenai hal ini, harap di koreksi jika keliru.
========================================

Rekan rekan sekalian, saya mohon pencerahannya mengenai hal-hal menyangkut Takdir, berikut ini:

Sebelumnya saya memahami bahwa semua takdir manusia, yang baik maupun yang buruk ditetapkan oleh Alloh Subhanahu wa ta'ala, dan Alloh Subhanahu wa ta'ala menurunkan manusia di dunia ini untuk diuji apakah ia akan mengambil takdir yang baik, maksudnya dengan mengikuti petunjuk Alloh Subhanahu wa ta'ala yang disampaikan Rosululloh Shollallohu 'alaihi wa sallam. ataukah dia akan mengikuti hawa nafsunya???
Saya meyakini bahwa manusia yang hidup di dunia diberi kebebasan oleh Alloh Subhanahu wa ta'ala untuk menentukan jalan hidupnya.
========================================
Benar, tapi perlu diketahui bahwa kebebasan memilih itu tidak terlepas dari kehendak Allah juga, karena tidak mungkin kehendak Allah dikalahkan oleh kehendak makhluq-Nya
 
Allah berfirman:
"Artinya : Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam." [At Takwir :29]
========================================

Kemudian... tadi pagi saya mengikuti penjelasan tentang takdir.. yang intinya:

Bahwa manusia sebelum lahir ke dunia ini sudah mempunyai pilihan takdir... apakah dia akan memilih baik atau buruk... maksudnya Alloh Subhanahu wa ta'ala menetapkan takdir bagi manusia setelah manusia yakin dengan pilihan takdirnya itu... sehingga ketika manusia hidup di dunia, dia tinggal menjalaninya saja.. jadi apa yang sudah ditakdirkan, itu yang akan terjadi karena memang takdir itu yang sudah dipilihnya dahulu ketika sebelum dilahirkan ke dunia. sehingga manusia nggak bisa protes pada Alloh Subhanahu wa ta'ala nanti.

Kemudian saya bertanya, bagaimana dengan fungsi Alqur-an yang diturunkan di dunia...????
Dia menjawab bahwa dahulu juga manusia itu sudah dikasih tahu sama Alloh Subhanahu wa ta'ala cuma kita saat ini nggak menyadarinya.

Saya bertanya lagi, bagaimana manusia di dunia ini menentukan pilihan hidupnya (baik atau buruknya)???  Dia (penceramah) menjawab: itu tergantung manusia dahulu memilihnya... contonya ada penjahat menjadi baik... karena dahulu dia menginginkan seperti itu.
========================================
Penjelasan dari penceramah tsb tidak jelas dan membingungkan, adakah dalil nya dari penjelasannya itu?
apa maksud dari perkataannya "tergantung manusia dahulu memilihnya" ?
manusia menentukan pilihan hidupnya adalah berdasarkan perbuatan yg dipilihnya sendiri ketika dia melakukannya,
lalu kapan maksudnya "dahulu" ?
========================================

Penceramah jelaskan lagi bahwa hidup di dunia ini seperti wayang atau sinetron katanya.. jadi cerita kita itu dan perbuatan kita itu sudah ada ketentuan dan kita di dunia ini tinggal ngelakoni aja.
 
========================================
Penjelasan si penceramah itu seolah-olah seperti pemahaman taqdir menurut Jabariyah, yaitu bahwa manusia dianggap sepeti wayang yg segala perbuatannya dilakukan bukan berdasarkan kehendaknya/pilihannya sendiri ketika melakukannya.
 
Memang benar bahwa segala sesuatu telah ditentukan oleh Allah dan tercatat di Lauhul Mahfuz termasuk perbuatan para hamba-Nya.
 
Allah berfirman
"Artinya : Apakah kamu belum tahu bahwa Allah mengetahui apa yang ada di langit dan bumi, sesungguhnya hal itu telah ada dalam Kitab, sesungguhnya itu bagi Allah sangat mudah" [Al-Hajj : 70]
 
Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.
"Artinya : Tak seorangpun dari kamu kecuali telah tertulis tempatnya di surga atau tempatnya di neraka" Kemudian (sahabat) bertanya : "Ya Rasulullah, apakah kita tidak menyerah saja" (Dalam suatu riwayat disebutkan :'Apakah kita tidak menyerah saja pada catatan kita dan meninggalkan amal). Beliau menjawab : "Jangan, beramallah, setiap orang dipermudah (menuju takdirnya)"[Hadits Riwayat Bukari]
 
Tapi tidak berarti seorang hamba melakukan segala perbuatannya sama sekali tanpa kehendak dari dirinya sendiri (seperti wayang), seorang hamba tetap melakukan segala sesuatu perbuatannya dgn kehendaknya sendiri, karena sesungguhnya segala perbuatan yang dilakukan oleh orang yang memiliki akal sehat jelas dia lakukan atas dasar kehendaknya/pilihannya sendiri. Sebagaimana firman Allah.:
"Artinya : Maka barangsiapa menghendaki, maka dia mengambil jalan menuju Rabb-Nya" [An-Naba : 39]
"Artinya : Sebagian dari kamu ada orang yang menghendaki dunia dan sebagian dari kamu ada orang yang menghendaki akhirat" [Ali-Imran : 152]
"Artinya : Barangsiapa menghendaki akhirat dan menempuh jalan kepadanya dan dia beriman, maka semua perbuatannya disyukuri (diterima)". [Al-Isra' : 19]
 
Ayat2 tsb menyetakan berarti Allah memberikan "kehendak" kepada hamba-Nya atas perbuatan hamba-Nya itu yg dilakukan atas kehendak hamba itu sendiri, tapi kehendaknya itu tetap berada didlm apa yg telah ditaqdirkan oleh Allah kepada hamba tsb dan kehendaknya itu tidak terlepas dari kehendak Allah, karena tidak ada sesuatupun yg dapat terjadi kecuali atas kehendak Allah, 
Allah berfirman :
"Artinya : Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam." [At Takwir :29]
 
Selengkapnya silahkan baca artikel tanya jawab dgn Syaikh Al Utsaimin mengenai masalah Qadha dan Qadar di www.almanhaj.or.id
========================================

Mohon pencerahannya berikut Dalil dan hujjahnya.

Jazzakallohu khoiron katsiiro

Wassalamu 'alaikum wa rohmatulloh

Jala Abinoval


------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke